Kamis, 15 Oktober 2026
13:22 WIB
TERKINI
Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: Satpol PP Cek STNK Kendaraan Besar di SPBU Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Merosot Rp20 Ribu, Cek Rincian Lengkap per Gram Hari Ini Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 14 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan di Tanggamus Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: Satpol PP Cek STNK Kendaraan Besar di SPBU Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Merosot Rp20 Ribu, Cek Rincian Lengkap per Gram Hari Ini Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 14 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan di Tanggamus

Kangen Band

grup musik asal Indonesia

Bagikan:
Untuk kegunaan lain, lihat Kangen (disambiguasi).
Kangen Band
Nama lain
  • Cleopatra (sebelum 2005)
  • Kangen Band (2005–Sekarang)
AsalBandar Lampung, Indonesia
GenrePop melayu
Tahun aktif2005–2017
2019–2020
2021–Sekarang
Label
  • Oke Record (2026 - sekarang)
Anggota
Mantan anggota

Kangen Band (sebelumnya bernama Cleopatra) adalah grup musik beraliran pop melayu asal Indonesia yang dibentuk pada tanggal 4 Juli 2005 di Bandar Lampung oleh Dodhy Hardiyanto dan teman temannya. Band ini sering bongkar pasang personil Walaupun begitu, band ini kembali ke formasi awal pada awal tahun 2020.[1]

Etimologi

Sebelum Dodhy Hardiyanto membentuk band dengan nama Kangen, ia terlebih dulu mempunyai band dengan nama Cleopatra, band inilah yang menjadi cikal bakal Kangen Band. Formasi Cleopatra berbeda dengan personil Kangen Band yang kita ketahui sekarang, yang sama hanyalah basisnya Bebe dan Dodhy sendiri, nama Kangen adalah nama samaran Dodhy ketika berkenalan dengan seseorang. Belakangan, nama Kangen dijadikan sebagai nama band ini.

Riwayat

Kangen Band dibentuk di Bandar Lampung pada tahun 2005 yang didirikan oleh Dodhy Hardiyanto (gitar sekaligus pencipta lagu), ia mengajak satu persatu teman temanya untuk membuat sebuah grup band, ia mengajak Tama (gitar), Bebe (bass), Izzy (keyboard), dan Baim (drum), sebelum Andika Mahesa bergabung sebagai vokalis, Kangen band vokalnya diisi oleh Dodhy sendiri, ia merangkap sebagai vokalis dan gitaris. Namun pada suatu momen ia mengalami sakit tenggorokan, sehingga ia mengajak Andika Mahesa yang sebelumnya hanyalah seorang crew, untuk menjadi member tetap vokalis Kangen Band. Dodhy mengetahui suara Andika punya warna yang bagus pada saat Andika nongkrong dan nyanyi di depan rumah Dodhy, menurutnya Andika cocok membawakan lagu ciptaan Dodhy meskipun secara teknik Andika masih kaku mengolah vokal.

Uniknya adalah ketika Dodhy mengajak teman temannya untuk membentuk band, teman-temannya pada saat itu belum bisa bermain alat musik sama sekali. Sehingga Dodhy perlu mengajarinya terlebih dahulu, seperti halnya Izzy waktu diajak untuk nge-band, ia belum bisa bermain keyboard sama sekali. Kerana Izzy sebelumnya hobi gemar otomotif, akhirnya ia diajari bermain keyboard oleh Dodhy yang pada saat itu sudah jago walaupun posisinya sebagai gitaris. Nama "Kangen" sendiri dipilih oleh Dodhy sebagai nama band, nama tersebut berawal dari ia sendiri yang merupakan leader, ketika berkenalan dengan seseorang sering menggunakan nama samaran "Kangen" yang pada akhirnya oleh Dodhy dijadikan sebagai nama bandnya.

Pada awalnya, Kangen Band merupakan sebuah band indie di Lampung, mereka sendiri sudah memproduksi beberapa lagu mereka secara indie walaupun awalnya mereka masih awam mengedarkannya secara komersial. Waktu mereka mengirim demo album di salah satu stasiun radio milik pemerintah di Lampung, awalnya ditolak oleh pihak stasiun radio lantaran masih dalam bentuk kaset pita (tanpa proposal). Akhirnya dibuatlah sebuah proposal dan mereka mencoba mengirim kembali demo album mereka ke radio dalam bentuk Compact Disc (CD) dan akhirnya pihak stasiun radio tertarik dengan salah satu lagu mereka di track pertama dengan judul Penantian Yang Tertunda.

Tak puas sampai di situ mereka mengakali dengan cara merequest lagu mereka sendiri dengan cara menelpon, salah satu mereka meminta memutar lagu track kedua dengan judul Usai Sudah (Tentang Aku Kau, & Dia), alhasil lagu mereka pun sering mengudara di radio selama seminggu berturut- turut. Hingga banyaknya pelanggan pendengar radio itu ikut serta meriquest lagu kedua mereka hingga akhirnya lagu Usai Sudah mendapat posisi peringkat 1 kerana paling banyak pendengarnya. Konon katanya lagu mereka meledak melebihi angka komersial band-band ternama, padahal pada saat itu penjualan album original sedang lesu dengan maraknya pembajakan yang membuat mereka dijuluki sebagai band hantu, kerana nama dan lagunya di mana-mana tetapi wujud personelnya tidak tau siapa. Hingga pada suatu hari Pak Sujana, selaku produser manajemen Positif Art, berminat untuk mengubah aransemen lagu mereka secara komersial kerana lagu-lagu mereka memiliki nilai jual yang tinggi.

Hingga akhirnya pertengahan tahun 2006, Pak Sujana mendapat contact person manager mereka dari salah satu artis sekaligus talent Positif Art yaitu Yuni Sulistyowati, hingga akhirnya mereka hijrah ke Jakarta dan tampil perdana di acara HUT TVRI sekaligus promosi dan perkenalan diri mereka sebagai band pendatang baru.

Album perdana mereka adalah Tentang Aku, Kau & Dia (2007) dan Yang Sempurna yang merupakan repackage dari album perdana.

Beberapa lagu dalam album ini, Tentang Bintang dan Selingkuh menjadi hit yang populer di masyarakat. Selain itu, Kangen Band juga berhasil masuk sebagai Grup Band Tervaforit pada SCTV Awards 2007. Pada tahun yang sama, mereka membintangi sebuah sinetron berjudul Aku Memang Kampungan, yang bercerita tentang perjalanan karier mereka.[2]

Pada tahun 2008, Kangen Band meluncurkan album kedua yaitu Bintang 14 Hari.[2] Bintang 14 Hari menyajikan warna musik yang berbeda dengan menampilkan unsur Melayu dan mengeksplorasi unsur Jawa. Di album ini, Kangen menggaet arranger Andi Bayou (yang juga pernah jadi arranger Sheila on 7) dengan backing vocal Eren.[3][4]

Pada tanggal 6 Mei 2009, Kangen Band merilis album ketiga mereka yang diberi judul Pujaan Hati, dengan hits single Terbang Bersamaku dan Pujaan Hati.[2]

Pada tahun 2010 Kangen Band muncul sebagai cameo di film “Minggu Pagi Di Victoria Park”, berperan sebagai grup musik yang menghibur para TKW di Hongkok. Kangen Band merilis album keempat mereka, "Jangan Bertengkar", pada tahun 2011 dengan hits single seperti "Jangan Bertengkar Lagi", "Yang Aku Tahu", "Cinta Terlarang", dan "Kehilanganmu Berat Bagiku". Namun, album ini mengalami penurunan penjualan karena vokalis Andika Mahesa dan kibordis Muhammad Bari Alfarizi terlibat kasus narkoba dan harus menjalani rehabilitasi.

Pada tahun 2012, Andika Mahesa secara resmi dipecat dari Kangen Band karena masalah internal dan pelanggaran kontrak yang terkait dengan kasus narkoba yang pernah dialaminya sebelumnya. Setelah pemecatan tersebut, Kangen Band melanjutkan karier musik mereka dengan mencari vokalis lewat audisi. Audisi yang digelar di tiga kota memunculkan nama Reyhan sebagai frontman grup musik Kangen Band, menggantikan Andika. Reyhan sendiri mengikuti audisi di kota Jakarta, selain vokalis Kangen Band juga menambah satu gitaris lagi yang bernama Rezka. Dodhy mengaku, Kangen Band tak punya andil dalam audisi ini. Semua itu atas inisiatif dan pilihan dari pihak perusahaan label di mana band ini bernaung. Tergabungnya Reyhan dan Rezka di Kangen Band, menurut Dodhy, membuat formasi mereka jadi lebih berwarna. Namun untuk urusan materi, pihak perusahaan meminta mereka untuk tidak bergeser dari Kangen Band yang dulu.

Album "The Best of Kangen Band" dirilis pada tahun 2013, menampilkan 16 lagu terbaik mereka, termasuk 2 lagu baru dan 14 lagu hits dari album sebelumnya. Album ini dipromosikan dengan hits seperti "Ijab Kabul" dan "Picisan Hati", dan didistribusikan secara luas melalui Indomaret di seluruh Indonesia.

Pada tahun 2014 Kangen Merilis dua single “Tiba Waktunya” dan “Ada Ada Saja”. pada tahun ini juga Dodhy keluar dari Kangen Band karena masalah internal band dan perbedaan kreatif. Dodhy meninggalkan Kangen Band karena kepergian Andika Mahesa yang lebih dulu keluar dan kondisi band yang mulai tidak stabil. Usai keluar dari kangen band Dodhy membentuk band bersama Andika yang diberi nama Kangen Lagi. Meski tanpa Dodhy, kangen band masih diberi kesempatan konser di Hong Kong, Taiwan, dan Singapura.

Pada tahun 2015 Kangen Band merilis single “Sudah Ku Bilang” selain itu mereka terus melakukan aktivitas musik, seperti konser dan promosi lagu-lagu baru, untuk mempertahankan popularitas mereka. Setelah kontrak mereka dengan Warner Music Indonesia berakhir pada tahun 2016, Reyhan memutuskan untuk keluar dari Kangen Band. Kepergian Reyhan kemudian diikuti dengan kembalinya Andika sebagai vokalis Kangen Band, mengembalikan formasi lama yang sangat dicintai oleh para penggemar. Dengan kembalinya Andika, Kangen Band merilis beberapa single di antaranya, "Kembalilah Padaku", "Untukmu Tercinta", "Takkan Terganti", "Serpihan Rasa", dan "Indah Pada Waktunya".

Tidak sampai dua tahun setelah Andika kembali, Kangen Band kembali pecah ketika Dodhy mengambil alih band di awal tahun 2018. Dengan kembalinya Dodhy, formasi baru dibentuk dengan Dodhy sebagai gitaris, Deden dan Rina sebagai vokalis utama, Endru di posisi bass, dan Risa di posisi drum. Formasi ini melahirkan single "Binti Ayahnya", tetapi hanya bertahan setahun karena Endru dan Risa keluar dari Kangen Band pada tahun 2019.

Pada awal tahun 2020, Kangen Band membuat gebrakan baru dengan merilis single terbaru berjudul "Jangan Nakal Lagi". Namun, perjalanan karier formasi ini kemudian berubah, karena pada bulan Oktober 2020, Kangen Band melakukan reuni dengan formasi awal mereka, yang terdiri dari Andika (vokal), Dodhy (gitar), Izzy (keyboard), Tama (gitar), dan Bebe (bass), dalam acara Synchronize Fest. Reuni ini tidak lepas dari peran Kiki Ucup yang membujuk Andika dan Dodhy untuk tampil bersama, setelah sempat ragu, akhirnya mereka memutuskan untuk tampil dengan formasi lengkap di festival tersebut. Penampilan sukses di Synchronize Fest 2020 menjadi titik balik bagi Kangen Band, dan setelah itu mereka memutuskan untuk kembali bersama dan melanjutkan karier musik mereka dengan formasi awal, menandai awal baru bagi grup musik ini.

Pada tahun 2022, Kangen Band merilis ulang single Cinta Sampai Mati bekerja sama dengan label Wahana Production yang sebelumnya dibawakan penyanyi pendatang baru yaitu Raffa Affar, lagu ini menjadi top trending #1 di platform digital, selama berturut-turut. Pada tahun yang sama, Kangen Band merilis single ke-16 nya dengan judul Kamu Gila.

Pada akhir 2026 Dodhy mengumuman lewat instagram untuk membubarkan kangen band yang sudah jalan 20 tahun lebih, dari ramainya kabar tersebut andikapun turun tangan dan membantah persoalan internal kepada dirinya dan dodhy, tak berselang lama 2 atau 3 hari andika ke jakarta dan ingin mediasi kepada dodhy dan rekan rekan di kangen band, setelah diskusi panjang, kangen band tidak jadi bubar, dari persoalan tersebut mereka berlima menyiapkan materi single dengan ciptaan masing masing, proses 1 hari yang singkat single tersebut langsung dibuat secara mendadak dan di hari itu juga langsung rekaman,dan jadilah sebuah single terbaru kangen band dengan judul "Jangan Bubar Lagi" Yang di rilis tanggal 09 September 2026, dan sudah siap di dengar di semua platform.

Tanggapan

Kangen Band dinilai sebagai sebuah fenomena yang menggambarkan naik kelasnya kalangan ekonomi bawah ke kelas menengah secara masif.[5] Meskipun disambut meriah oleh pasar dengan penjualan yang mampu menembus 300.000 keping, kehadiran mereka mengejutkan karena baik penampilan maupun kualitas musik dianggap di bawah band menengah-elit. Kehadiran mereka juga dituduh merusak kualitas musik Indonesia.[5] Dalam sebuah acara yang diadakan oleh Rollingstone, vokalis band Naif, David Bayu Danangjaya, secara terbuka menyatakan keberatannya terhadap Kangen Band, termasuk label tempat bernaung band tersebut.[5][6] Keberatan David dilatari oleh banyaknya produser musik yang pada saat itu cenderung mematikan heterogenitas musik Indonesia dengan hanya fokus menggarap band-band bercorak pop melayu.[7]

Dalam bukunya Cracking Zone, pakar manajemen perubahan Rhenald Kasali mengungkapkan bahwa cemoohan terhadap Kangen Band menggambarkan "kegalauan psikologis masyarakat menengah ke atas (di Indonesia) dalam menerima strata sosial yang lebih rendah sebagai konsumen pada strata yang sama..." Penolakan tersebut menyimbolkan ketidakmampuan menafsirkan kode-kode baru kehidupan sosial. Kasali juga menyamakan fenomena penolakan ini dengan kegalauan psikologis yang dialami bangsa Amerika pada tahun 60-an, ketika Martin Luther King memimpin gerakan kaum sipil membebaskan Amerika dari belengu-belenggu perbedaan warna kulit.

Kasus

Pada tanggal 11 Maret 2011 seluruh anggota Kangen Band kecuali Eren (Dodhy, Andika, Tama, Iim, Izzy, dan Bebe) ditangkap atas tuduhan pemakaian narkoba.[8] empat dari enam anggota bebas dari narkoba berdasarkan hasil tes urine.[9] Andika dan Izzy ditahan sedangkan anggota yang lain bebas dari tuduhan.[10]

Anggota Band

Anggota

Mantan Anggota

  • Reyhan Githa Umara – vokalis (2012–2016)
  • Deden Hidayat – vokalis (2018–2020)
  • Rina Avia – vokalis (2018–2020)
  • Rezka Chaniago – gitaris utama (2012–2018)
  • Enddru Hitaro – bassis (2018–2019)
  • Risa Ismael – drummer (2018–2019)
  • Baim Kurniawan – drummer (2005–2018, 2021–2022)
  • Soga Than – drummer (2022–2026)

Garis waktu

9c80qgmf1hi29z5akxrvcrsdsr4n28g.png

Diskografi

Album studio

un Rilis Judul
2007 Tentang Aku, Kau & Dia
Yang Sempurna (Repackage)
2008 Bintang 14 Hari
2009 Pujaan Hati
2011 Jangan Bertengkar
2013 The Best of Kangen Band

Lagu studio

Tahun Judul Album MTV Ampuh
[butuh rujukan]
Inbox
[butuh rujukan]
On The Spot
[butuh rujukan]
Dahsyat
[butuh rujukan]
Radio Airplay
[butuh rujukan]
2007 Tentang Bintang Tentang Aku, Kau & Dia - - - - 1 (1 Minggu)
Penantian Yang Tertunda - - - 4 -
Tentang Aku, Kau & Dia - - - 1 (2 Minggu) -
Selingkuh - - - 3 -
2008 Cinta Yang Sempurna Yang Sempurna (Repackage) - 10 - - 6
Doy Bintang 14 Hari 2 1 (3 Minggu) - 4 1 (4 Minggu)
Kembali Pulang 2 1 (1 Minggu) - 1 (1 Minggu) -
Yolanda 1 (1 Minggu) 1 (2 Minggu) 9 4 -
2009 Terbang Bersamaku Pujaan Hati 5 7 1 (1 Minggu) 1 (1 Minggu) 1 (2 Minggu)
Pujaan Hati 7 1 (2 Minggu) 1 (2 Minggu) 1 (2 Minggu) -

Singel non album

  • Jalan Menuju Surga (2008)
  • Rindu Bersatu - feat. Indonesia United (2010)
  • Tiba Waktunya (2014)
  • Ada-Ada Aja (2014)
  • Sudah Kubilang (2015)
  • Kembalilah Padaku (2016)
  • Untukmu Tercinta (2016)
  • Takkan Terganti (2016)
  • Serpihan Rasa (2016)
  • Indah Pada Waktunya (2016)
  • Binti Ayahnya (2018)
  • Jangan Nakal Lagi (2020)
  • Sesaknya Dada (2021)
  • Sherin (2021)
  • Babang Tamvan (2021)
  • Cabut Tuduhanmu (2021)
  • Batinmu Telah Mati (2021)
  • Dengarkan Sayang (2021)
  • Takkan Terganti (2021) - new arransement
  • Aku Rela (2022)
  • Aku Ini Milik Siapa (2022)
  • Cinta Sampai Mati (2022)
  • Kau Begitu Cepat (2022)
  • Cinta Sampai Mati #2 (2022)
  • Terimakasih Patah Hati (2022)
  • Selamat Tinggal Mantan (2022)
  • Usai Sudah (2022)
  • Kamu Gila (2022)
  • Kembalilah Padaku (2022) - new arransement
  • Merayu Tuhan (2023)
  • Dear Mantan (2023)
  • Masa Laluku (2024)
  • Maha Cinta (2024)
  • Ku Ikhlaskan Dirimu (2024)
  • Setengah Mati Mengejar Dia (2024)
  • Aku Pinjam Cintamu (2024)
  • Dulumu Aku Kamu Cinta (2025)
  • Cepat Pulang (2025)
  • Hey Yolanda (2026)
  • Cinta Abadi (2026)
  • Rodecia (2026)
  • Bila Nikah Denganku (2026)
  • Kamu (2026)
  • Jangan Bubar Lagi (2026)

Video Musik

Judul Tahun Rilis Sutradara Model
"Tentang Aku, Kau dan Dia (Usai Sudah)" 2007 Rizal Mantovani Francine Roosenda,
Michael Manuardas
"Selingkuh" Tidak diketahui Junior Liem
"Cinta yang Sempurna" 2008 Tidak diketahui —
"Menunggu" Tidak diketahui —
"Penantian yang Tertunda" Tidak diketahui Tidak diketahui
"Tentang Bintang" Tidak diketahui Metta Permadi
"Doy" Hedy Suryawan Tidak diketahui
"Kembali Pulang" Tidak diketahui Mario Maulana
"Jalan Menuju SurgaMu" Tidak diketahui —
"Yolanda" Tidak diketahui Mario Maulana
"Bintang 14 Hari" 2009 Tidak diketahui Tidak diketahui
"Terbang Bersamaku" Tidak diketahui Tidak diketahui
"Pujaan Hati" Nicholas Nicky Arumi Bachsin,
Irfan Hakim
"Nilailah Aku" 2010 Renny Fernandez Donna Harun,
Ferry Salim,
Indra Birowo
"Jangan Bertengkar Lagi" Tidak diketahui Tidak diketahui
"Ijab Kabul" 2013 Tidak diketahui Tidak diketahui
"Kembalilah Padaku" 2016 Tidak diketahui —
"Binti Ayahnya" 2018 Ronny Djalil —
"Jangan Nakal Lagi" 2020 Tidak diketahui —
"Sesaknya Dada" 2021 Tidak diketahui Tidak diketahui
"Sherin" Tidak diketahui Tidak diketahui
"Babang Tamvan" Tidak diketahui Tidak diketahui
"Cabut Tuduhanmu" Tidak diketahui Tidak diketahui
"Batinmu Telah Mati" Tidak diketahui Tidak diketahui
"Dengarkan Sayang" Tidak diketahui —
"Takkan Terganti [Aransemen Baru]" Tidak diketahui Tidak diketahui
"Aku Rela" 2022 Tidak diketahui Tidak diketahui
"Aku Ini Milik Siapa" Tidak diketahui Tidak diketahui
"Cinta Sampai Mati" Tidak diketahui TBA
"Kau Begitu Cepat" Tidak diketahui Tidak diketahui
"Cinta Sampai Mati 2" Tidak diketahui TBA
"Terima Kasih Patah Hati" Tidak diketahui TBA
"Selamat Tinggal Mantan" Tidak diketahui Tidak diketahui
"Usai Sudah" Tidak diketahui Tidak diketahui
"Kamu Gila" Tidak diketahui Tidak diketahui
"Kembalilah Padaku [Aransemen Baru]" Tidak diketahui Tidak diketahui
"Merayu Tuhan" 2023 Tidak diketahui Tidak diketahui
"Dear Mantan" Tidak diketahui Tidak diketahui
"Masa Laluku" 2024 Erockest Tidak diketahui
"Maha Cinta" Tidak diketahui
"Ku Ikhlaskan Dirimu" Tidak diketahui
"Sampai Mati Mengejar Dia" TBA
"Aku Pinjam Cintamu" Cindy Xaveria Tidak diketahui
"Cepat Pulang" 2025 Tidak diketahui
"Hey Yolanda" 2026 Tidak diketahui Tidak diketahui
"Cinta Abadi" Tidak diketahui Tidak diketahui
"Rodecia" Tidak diketahui Tidak diketahui
"Bila Nikah Denganku" Tidak diketahui Tidak diketahui
"Kamu" Tidak diketahui Tidak diketahui
"Jangan Bubar Lagi" Tidak diketahui Tidak diketahui

[11]

Filmografi

Film

FTV

  • Aku Memang Kampungan (produksi AmaarDyo PicturA, 2008)

Referensi

  1. ↑ Media, Kompas Cyber. "Asal Bandar Lampung, Ini Awal Terbentuknya Kangen Band, Demo Lagu Menyebar di Lapak Bajakan". KOMPAS.com. Diakses tanggal 2023-01-23.
  2. 1 2 3 (Indonesia) Profil di Kapanlagi.com. Diakses 10 Februari 2011.
  3. ↑ (Indonesia) Rilis Album Ke-2, Kangen Band Tampil Beda, diakses 7 Agustus 2008
  4. ↑ (Indonesia) 'Pelacur' Milik Kangen Band Diganti, diakses 7 Agustus 2008
  5. 1 2 3 (Indonesia) Kasali, Rhenald. 2011. Cracking Zone. Jakarta: Gramedia. ISBN 978-979-22-6633-7. Hal. 58.
  6. ↑ (Indonesia) Dian, Yulika. David 'Naif': 'Kangen Band' Please Deh!. DetikHot. Diakses 9 Februari 2010.
  7. ↑ "David Naif komentari band plagiat dan band melayu". 11 Mei 2009. Diarsipkan dari asli tanggal 2012-01-28. Diakses tanggal 27 Juli 2005.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  8. ↑ "Enam Personel Kangen Band Tertangkap Karena Narkoba". detikcom. Diakses tanggal 12 Maret 2011.
  9. ↑ "Hanya Drummer Kangen Band yang Tidak Terbukti Pakai Narkoba". detikcom. Diakses tanggal 12 Maret 2011.
  10. ↑ "Personel Kangen Band Direhab Agar Tak Dipenjara?". detikcom. Diakses tanggal 28 Maret 2011.
  11. ↑ Kunci Gitar Kangen Band - Cepat Pulang Chord - Chordlagu.id

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan