Sabtu, 26 September 2026
04:40 WIB
TERKINI
Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Account KG Media ID: Satu Akun untuk Kemudahan Akses Seluruh Layanan Digital Ekonomi Dan Bisnis Harga Buyback Emas Antam Anjlok Rp20 Ribu per Gram pada 25 September 2026 Lampung DPRD Lampung Tengah Soroti Perubahan Substansi Perda SOTK Tanpa Pemberitahuan Teknologi Meta Rilis Muse Charm: Gadget Saku Cerdas dengan Asisten AI Revolusioner Berita KAI Siap Gerakkan Rail Clinic ke Pelosok, Perluas Akses Kesehatan Masyarakat Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Account KG Media ID: Satu Akun untuk Kemudahan Akses Seluruh Layanan Digital Ekonomi Dan Bisnis Harga Buyback Emas Antam Anjlok Rp20 Ribu per Gram pada 25 September 2026 Lampung DPRD Lampung Tengah Soroti Perubahan Substansi Perda SOTK Tanpa Pemberitahuan Teknologi Meta Rilis Muse Charm: Gadget Saku Cerdas dengan Asisten AI Revolusioner Berita KAI Siap Gerakkan Rail Clinic ke Pelosok, Perluas Akses Kesehatan Masyarakat Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia
Kanban

Kanban

model bisnis Jepang

500px-Kanban_principles.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kanban menjaga tingkat persediaan. Pada saat bahan baku digunakan, sebuah sinyal dikirim untuk memulai produksi bahan baku tersebut.[1]

Kanban (カンバン), berarti sinyal, yang merupakan sebuah konsep berhubungan dengan Lean Manufacturing dan Just In Time (JIT). Menurut pencetusnya, Taiichi Ohno, kanban merupakan salah satu cara untuk mencatat JIT.[2][3]

Kanban bukanlah sistem pengontrol persediaan, namun merupakan sistem pengaturan yang membantu menentukan apa, kapan, dan berapa banyak sebuah produk harus dibuat.[4]

Kartu kanban

Kartu kanban merupakan komponen kunci dari implementasi kanban yang digunakan sebagai sinyal kebutuhan akan material di dalam sebuah fasilitas produksi, atau memindahkan material dari penyuplai ke fasilitas produksi.

Kartu kanban dalam implementasinya tidak selalu berbentuk kartu, melainkan bisa berbentuk wadah, lampu, atau bahkan sinyal komputer.

Sistem dua tempat

Sistem dua tempat biasanya digunakan di situasi dimana waktu untuk pengisian ulang tempat yang kosong lebih cepat dari waktu untuk mengkonsumsinya. Konsepnya adalah sementara tempat yang kosong menunggu untuk diisi ulang, produksi tetap bisa berjalan dengan tempat yang satunya lagi, dan sebelum tempat yang kedua habis dikonsumsi, tempat pertama sudah diisi ulang.

Sistem tiga tempat

Sistem tiga tempat biasanya digunakan untuk menjalankan konsep kanban antara perusahaan dengan penyuplai. Konsepnya adalah, satu tempat sedang digunakan di produksi, satu tempat ada di gudang, dan satu tempat ada di penyuplai untuk diisi ulang.

Sistem kanban elektronik

250px-Papan_Andon_Baru_%282009%3F%29_di_dalam_kilang_Cummins_India_Limited.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Papan Andon (Kanban) di dalam kilang Cummins India Limited

Banyak perusahaan sudah menjalankan sistem kanban elektronik.[5] Sistem kanban elektronik ini membantu untuk menghilangkan kesalahan umum yang selalu terjadi dengan sistem kanban kartu, seperti kartu yang hilang.[6] Sistem kanban elektronik juga memberi sinyal langsung seketika tanpa ada keterlambatan.[7]

Baca juga

Pranala luar

Referensi

  1. ↑ Waldner, Jean-Baptiste (September, 1992). Principles of Computer-Integrated Manufacturing [http://en.wikipedia.org/w/index.php?title=Special:Booksources&isbn=047193450X]. London: John Wiley & Sons. hlm. 128-p132. ISBN 0-471-93450-X.{{cite book}}: Periksa nilai tanggal dalam: |date=; Tautan eksternal dalam |title=
  2. ↑ "Kanban". Random House Dictionary. Dictionary.com. 2011. Diakses tanggal April 12, 2011.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ Ohno, Taiichi (Juni 1988). Toyota Production System - beyond large-scale production. Productivity Press. hlm. 29. ISBN 0-915299-14-3.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ Shingō, Shigeo (1989). A Study of the Toyota Production System from an Industrial Engineering Viewpoint. Productivity Press. hlm. 228. ISBN 0-915299-17-8.
  5. ↑ Vernyi, Bruce (Desember 1, 2005). "Easing into E-Kanban". IndustryWeek. Diakses tanggal April 12, 2008.{{cite journal}}: Parameter tidak dikenal |coauthors= diabaikan (|author= disarankan)Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. ↑ Drickhamer, David (Maret 2005). "The Kanban E-volution". Material Handling Management: 24–26.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)[pranala nonaktif permanen]
  7. ↑ Cutler, Thomas R. (September 2006). "Examining Lean Manufacturing Promise". SoftwareMag.com. Diarsipkan dari asli tanggal 2006-11-01. Diakses tanggal April 12, 2008.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)


Ikon rintisan

Artikel bertopik produksi ramping ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan