Jumat, 30 Oktober 2026
01:18 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Kampung Pulau Apil

Kampung Pulau Apil

Bagikan:
Pulau Apil
Kampung Pulu Apil (bahasa Melayu)
Kampung Pulu Apil
Kampung Pulau Apil di Brunei
Kampung Pulau Apil
Lokasi di Brunei Darussalam
Koordinat: 4°31′52″N 114°34′10″E / 4.531°N 114.5695°E / 4.531; 114.5695
NegaraBrunei Darussalam
DistrikBelait
MukimBukit Sawat
Luas
 • Total1,704 km2 (658 sq mi)
Populasi
 (2021)[1]
 • Total43
 • Kepadatan0,025/km2 (0,065/sq mi)
Zona waktuUTC+8 (BNT)
Kode Pos
KF4538

Kampung Pulau Apil atau Kampung Pulu Apil adalah sebuah desa di Daerah Belait, Brunei Darussalam. Jumlah penduduknya adalah 43 jiwa pada tahun 2021.[1] Ini adalah salah satu desa di Mukim Bukit Sawat. Kode posnya adalah KF4538.[2][3]

Demografi

Berdasarkan sensus tahun 2021, jumlah penduduk desa ini adalah 43 jiwa dengan 65.1% laki-laki dan 34.9% perempuan. Seluruh penduduk tinggal di daerah pedesaan.[4]

Referensi

  1. 1 2 Department of Economic Planning & Statistics (Oktober 2021). "Laporan Banci Penduduk dan Perumahan (BPP) 2021: Ciri-ciri Demografi, Isirumah dan Perumahan" (PDF). Diakses tanggal 8 Agustus 2024.
  2. ↑ "Buku Poskod Edisi Kedua (Kemaskini 26 Desember 2018)" (PDF). post.gov.bn (dalam bahasa Melayu). Jabatan Perkhidmatan Pos. 26 Desember 2018. Diakses tanggal 20 Juli 2021.
  3. ↑ "Kampong Pulu Apil, Bukit Sawat, Belait: KF4538". brn.postcodebase.com. Diakses tanggal 28 Agustus 2018.
  4. ↑ KOMPILASI RENCANA KNK 2015 (PDF) (dalam bahasa Melayu). Kenali Negera Kitani. 2015. hlm. 193–198.
Kota atau Bandaran
Mukim
Desa atau Kampung


Brunei

Artikel bertopik geografi atau tempat Brunei ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan