Selasa, 20 Oktober 2026
01:48 WIB
TERKINI
Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global
Kameralisme

Kameralisme

Bagikan:
250px-Friedrich_Wilhelm_I_1713.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Friedrich William I: Penganut kameralisme

Kameralisme (Inggris: Cameralism) adalah aliran merkantilisme di Jerman dan Austria pada abad ke-18.[1] Aliran ini bercorak absolutisme.[1] Aliran ini juga digunakan untuk menyebut sistem politik yang menempatkan dirinya sebagai monarki absolut.[1] Hal yang membedakan merkantilisme yang terjadi di Jerman dan Austria dengan negara-negara Eropa lainnya adalah kenyataan bahwa di kedua negara tersebut konsolidasi politik dalam negeri berjalan bersamaan dengan kebijakan merkantilisme.[1] Usaha unifikasi elemen-elemen politik dimulai di Jerman oleh Frederick William I.[1] Di Austria hal serupa dilakukan oleh Maria Theresa.[1] Sentralisasi pemerintahan di Austria membuka jalan ke arah absolutisme.[1] Tahap paling penting adalah sentralisasi keuangan.[1] Peraturan pajak yang seragam dinyatakan berlaku untuk seluruh Austria.[1] Di Jerman proses kameralisme di bidang ekonomi terutama dilaksanakan dengan jalan sentralisasi pemerintahan, pemisahan atau pembebasan industri dari organisasi gilda, rancangan peraturan perkotaan yang seragam dan perumusan kebijakan ekonomi yang merkantilistik.[1] Selain itu, Frederick William I melaksanakan kebijakan kameralisme dalam merangsang pertanian dan manufaktur sekaligus mengurangi pengeluaran yang tidak perlu.[2]

Referensi

  1. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Ichtiar Baru Van Hoeve; Hassan Shadily. Ensiklopedia Indonesia, Jilid 7 (edisi khusus). Jakarta: PT Ichtiar Baru van Hoeve.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link) Pemeliharaan CS1: Lokasi penerbit (link)
  2. ↑ "Cameralism". Diakses tanggal 17 Juni 2014.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan