Jumat, 09 Oktober 2026
15:27 WIB
TERKINI
Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Hukum Pujianto Divonis 8 Bulan Penjara: Perdagangan Ajinomoto Palsu Merugikan Konsumen Lampung Lampung Diprediksi Cerah Berawan, Hujan Lokal Sambangi Beberapa Wilayah Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Hukum Pujianto Divonis 8 Bulan Penjara: Perdagangan Ajinomoto Palsu Merugikan Konsumen Lampung Lampung Diprediksi Cerah Berawan, Hujan Lokal Sambangi Beberapa Wilayah Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP
Kamardy Arief

Kamardy Arief

Bagikan:
Kamardy Arief
250px-Mr._Kamardy_Arief%2C_Bank_Dagan_Nasional_Indonesia.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kamardy Arief pada tahun 1995
Lahir14 Agustus 1932 (umur 94)
AlmamaterUniversitas Gadjah Mada
PekerjaanEkonom, bankir
Dikenal karenaDirektur Utama BRI
Pasangan menikahAns Warnida

Kamardy Arief (lahir 14 Agustus 1932) adalah seorang ekonom dan bankir Indonesia. Ia dikenal sebagai Direktur Utama Bank Rakyat Indonesia (BRI) yang visioner dan juga dianggap sebagai "founding father" bisnis mikro BRI. Sepanjang masa kepemimpinannya di BRI, selama periode 1983-1992 ia telah mengubah kebiasaan lama dengan membawa paradigma baru yang mengedepankan sistem kerja yang berbasis enterpreneur dan meninggalkan sistem lama yang birokratis.[1]

Dalam masa kepemimpinannya pula BRI berhasil mengembangkan produk perbankan Simpedes dan Kupedes. Di samping itu dia juga sukses membangun citra baru BRI dari citra bank pedesaan menjadi bank yang bercitra modern dengan cara membangun kantor yang sesuai perkembangan zaman, logo baru dan membangun museum BRI.[2]

Riwayat

Kehidupan pribadi

Kamardy Arief yang lahir di Muaralabuh, Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat, pada 14 Agustus 1932 ini adalah putra dari seorang pedagang kayu. Ia merupakan bungsu dari tiga bersaudara. Ia dikaruniai tiga orang anak, hasil pernikahannya pada tahun 1966 dengan seorang wanita asal Gorontalo, Ans Warnida.[3]

Pendidikan

Ia menamatkan pendidikan sekolah dasar pada tahun 1946 di kampung halamannya, Muaralabuh, sebelum pindah ke Bukittinggi untuk bersekolah di salah satu SMP di kota itu. Selanjutnya, seperti kebanyakan pemuda Minangkabau, dia pun merantau mencari ilmu. Sampailah dia di Yogyakarta, dan melanjutkan sekolahnya di SMA setelah lulus SMP pada tahun 1950. Setamatnya dari SMA pada tahun 1953, dia meneruskan pendidikannya ke Fakultas Ekonomi Universitas Gadjah Mada (UGM) dengan mengambil jurusan Ekonomi Perusahaan. Ia berhasil mendapatkan gelar S1 pada tahun 1960.

  • Financial & Banking Course di Praha (1960)
  • General Development Course di Washington (1969)
  • Advanced Management Course di India (1972)

Karier

Kamardy Arief pernah jadi Asisten Dosen di Fakultas Ekonomi UGM pada tahun 1958-1960. Setelah menyandang gelar sarjana (S1) pada tahun 1960, dia bekerja sebagai seorang profesional di Bank Indonesia (BI), dan ditempatkan di bagian riset & statistik. Setelah mengalami beberapa kali perpindahan posisi jabatan di BI akhirnya dia mendapat kesempatan belajar ke Washington, Amerika Serikat, pada tahun 1969. Sepulangnya dari Amerika Serikat ia pun mendapat promosi untuk menjadi Wakil Direktur Muda BI Pusat. Selanjutnya, pada tahun 1976 dia menjabat sebagai salah satu direktur di bank sentral negara itu yang disandangnya selama 7 tahun, sampai tahun 1983. Kariernya pun semakin menanjak dengan diangkatnya ia sebagai Direktur Utama Bank Rakyat Indonesia (BRI) pada tahun 1983, yang diembannya selama sembilan tahun, sampai tahun 1992.

Referensi

  1. ↑ Fadilla (6 Agustus 2012). "Pengalaman BRI: Kepemimpinan Bank yang Efektif". Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia. Diarsipkan dari asli tanggal 2012-11-06. Diakses tanggal 10 Januari 2014.
  2. ↑ Djokosantoso Moeljono. "Budaya korporat dan keunggulan korporasi". Elex Media Komputindo. Diakses tanggal 10 Januari 2014.
  3. ↑ Profil Tokoh, Aktivis, dan Pemuka Masyarakat Minang. Permo Promotion. 1995. hlm. 270–272. ISBN 978-979-8931-00-0. Diakses tanggal 11 Januari 2024.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)

Pranala luar

Direktur Utama Bank Rakyat Indonesia
120px-BRI_2025.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan