Kamis, 08 Oktober 2026
23:07 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya
Kali Mookervaart

Kali Mookervaart

kanal di Kota Jakarta Barat, Provinsi Jakarta

Bagikan:
Kali Mookervart(Sungai Mookervart)
Mookervaart Canal, Kali Mokervart
Sungai, kanal
330px-Kali_Mookervaart_near_Rawa_Buaya_Transjakarta_Station.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kali Mookervaart dekat Stasiun Transjakarta Rawa Buaya
Negara  Indonesia
Provinsi Jakarta
Elevasi 7 m (23 ft)
Sumber Ci Sadane
Muara Kali Angke
Panjang 13 km (8 mi)
Zona waktu WIB(UTC+7)
250px-Map_of_rivers_and_canals_in_Jakarta_2012.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kali Mookervart ("K. Mookervart") sebelah kiri atas pada Peta Tata Air Jakarta (2012)
250px-COLLECTIE_TROPENMUSEUM_Bamboevlotten_in_de_Mookervaart_TMnr_60016091.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kanal Mookervaart melintasi daerah Cengkareng.

Kali Mookervart (juga ditulis Mokervart) adalah sebuah saluran air di provinsi Jakarta yang menghubungkan Kali Angke dengan Ci Sadane di Kota Tangerang.[1][2] Saluran dengan diameter sekitar 25-30 meter ini dirancang oleh ahli hidrologi pada tahun 1678-1689 dan merupakan salah satu saluran penting dalam sistem pengendalian banjir kota Jakarta.[3]

Sejarah

Kali Mookervaart asalnya dibangun pada tahun 1678 sampai 1689 untuk mengalirkan sepertiga aliran sungai Cisadane dan menghubungkannya dengan kanal-kanal di kota Batavia untuk menambah suplai air serta mengendalikan banjir.[3] Pada tahun 1732 Gubernur Jenderal Diederik Durven memerintahkan pengerukan kanal supaya mensuplai lebih banyak air ke kota, tetapi ini menyebabkan banyak genangan air diam yang membawa penyakit mematikan, seperti malaria, yang meningkatkan angka kematian.[4] Selain itu, kanal itu juga meluap tinggi pada musim hujan, sehingga pintu air dibangun di bagian ujung atas sungai pada tahun 1770.[5] Meskipun demikian, kali Mookervaart tetap memberi suplai air terbanyak untuk kota Batavia pada abad ke-18.[5]

Hidrologi

Kali Mookervaart panjangnya 13 kilometer (8,1 mi), dengan Daerah Pengaliran Sungai (DPS) seluas 67 km².[6] Curah hujan harian rata-rata sebesar 132 mm, dan debit puncak 125 m³.[6]

Geografi

Sungai ini mengalir di wilayah barat laut pulau Jawa yang beriklim hutan hujan tropis (kode: Af menurut klasifikasi iklim Köppen-Geiger).[7] Suhu rata-rata setahun sekitar 27 °C. Bulan panas adalah Maret, dengan suhu rata-rata 30 °C, dan terdingin Mei, sekitar 26 °C.[8] Curah hujan rata-rata tahunan adalah 3674 mm. Bulan dengan curah hujan tertinggi adalah Desember, dengan rata-rata 456 mm, dan yang terendah September, rata-rata 87 mm.[9]

250px-COLLECTIE_TROPENMUSEUM_Vrouwen_doen_de_was_bij_stroomversnellingen_in_de_Mookervaart_tussen_Batavia_en_Tangerang_TMnr_60016090.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Para perempuan mencuci baju dekat jeram-jeram di sungai 'Mookervaart' antara Batavia dan Tangerang. Antara tahun 1920-1945.

Tempat bersejarah

250px-AMH-7041-KB_Map_of_Fort_Ank%C3%A9.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Peta Benteng Angke
250px-AMH-4633-NA_Map_of_the_Anke_entrenchment.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Peta pertahanan Angke

Benteng Angke dibangun oleh Vereenigde Oostindische Compagnie di pinggir Kali Angke di sebelah barat kota Jakarta pada tahun 1657[10] pada pertemuan Kali Mookervaart dan Kali Angke.[11] Nama benteng ini sering ditulis dalam berbagai bentuk: Anké, Anckee, Anke, Ankee.[12]

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ Mookervaart - Mapcarta.
  2. ↑ Mookervaart - Geonames.org.
  3. 1 2 Jan Kop, Wim Ravesteijn, Kasper Kop. Irrigation Revisited: An anthology of Indonesian-Dutch cooperation 1965-2014. Eburon Uitgeverij B.V., 2015. pp. 307-309. ISBN9789463010283
  4. ↑ R.J. Ross, Gerard J. Telkamp (eds). Colonial Cities: Essays on Urbanism in a Colonial Context. Volume 5 of Comparative Studies in Overseas History. Springer Science & Business Media, 2012. ISBN9789400961197
  5. 1 2 Stockdale, John Joseph. Sketches, Civil and Military, of the Island of Java and Its Immediate Dependencies, Comprising Interesting Details of Batavia, and Authentic Particulars of the Celebrated Poison-tree Harvard University, 1811. pp 221-222.
  6. 1 2 BBWS Ciliwung Cisadane. Pengendalian Banjir dan Perbaikan Sungai Ciliwung Cisadane (PBPS CC). Archived in Konservasi DAS Ciliwung - April 2012.
  7. ↑ Peel, M C; Finlayson, B L; McMahon, T A (2007). "Updated world map of the Köppen-Geiger climate classification". Hydrology and Earth System Sciences. 11. doi:10.5194/hess-11-1633-2007.{{cite journal}}: Kutipan memiliki parameter tidak dikenal yang kosong: |1=Pemeliharaan CS1: DOI bebas tanpa ditandai (link)
  8. ↑ "NASA Earth Observations Data Set Index". NASA. 30 Januari 2016. Diarsipkan dari asli tanggal 2013-08-06. Diakses tanggal 2017-09-01.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  9. ↑ "NASA Earth Observations: Rainfall (1 month - TRMM)". NASA/Tropical Rainfall Monitoring Mission. 30 Januari 2016. Diarsipkan dari asli tanggal 2019-04-19. Diakses tanggal 2017-09-01.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  10. ↑ "Angke, Fort" (dalam bahasa Indonesian). Jakarta City Administration. Diarsipkan dari asli tanggal 2016-11-07. Diakses tanggal Juli 6, 2011.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  11. ↑ "Vijfhoek Redoute". Jakarta Encyclopedia. Department of Communication, Informatics and Public Relations of Jakarta Capital City. 1995–2012. Diarsipkan dari asli tanggal 2014-08-08. Diakses tanggal Agustus 1, 2014.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  12. ↑ "Anckee". Atlas of Mutual Heritage. AMH. 2014. Diakses tanggal Agustus 1, 2014.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan