Kamis, 22 Oktober 2026
03:51 WIB
TERKINI
Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama
Kaleidoskop

Kaleidoskop

Alat optik

Bagikan:

Kaleidoskop (/kəˈlaɪdəskoʊp/) adalah suatu alat instrumen optik yang terbuat dari beberapa cermin yang disusun dengan sudut kemiringan tertentu, sehingga satu atau lebih bagian dari objek pada ujungnya cermin ini memperlihatkan pola simetris karena adanya refleksi berulang. Reflektor ini tertutup dalam tabung dan isinya berupa potongan-potongan kaca berwana lepas yang akan dipantulkan, sehingga dapat menghasilkan pantulan cahaya dengan warna yang indah dengan tampilan yang terus berubah[1][2] Kaleidoskop ditemukan oleh ilmuwan asal Skotlandia bernama Sir David Brewster pada tahun 1816 setelah melakukan penelitian sejak tahun 1814.[1][3]

250px-Gambar_kaleidoskop_warna-warni.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Gambar Kaleidoskop

Etimologi

Kaleidoskop berasal dari bahasa Yunani kuno καλός (kalos) yang berarti ‘indah’, εἶδος (eidos) yang berarti ‘bentuk’, dan σκοπέω (skopeō) yang berarti ‘melihat’: 'pengamatan bentuk yang indah'.[1][2] Istilah "kaleidoskop" dicetuskan oleh Sir David Brewster dan pertama kali dipublikasikan dalam paten pada 10 Juli 1817.[4]

Sejarah

Sir David Brewster memperoleh ide awal pembuatan kaleidoskop pada tahun 1814 dalam penelitiannya mengenai polarisasi cahaya dengan menggunakan kaca.[1] Brewster membuat kaleidoskop pertamanya berbentuk tabung dengan meletakkan sepasang piringan tembus cahaya di satu ujung tabung dan sepasang cermin di ujung lainnya.[2] Di tengah kaleidoskop diletakkan manik-manik sehingga cahaya yang masuk ke dalam kaleidoskop akan memantul dan menghasilkan warna yang disebut Brewster sebagai suatu keindahan optik.[1] Dalam proses paten kaleidoskop, Brewster mengalami kendala dan menyebabkan dirinya merugi karena secara tiba-tiba ada perusahaan yang memproduksi kaleidoskop setelah mengetahui ide penemuannya.[2] Dalam 3 bulan, telah ada ratusan ribu kaleidoskop yang terjual di Inggris dan Prancis.[2]

Referensi

  1. 1 2 3 4 5 Sir David Brewster . 1858 . The Kaleidoscope: Its History, Theory, and Construction . London: John Murray, Albemarle Street
  2. 1 2 3 4 5 Pickover, Clifford A. . 2008 . Archimedes to Hawking: Laws of Science and the Great Minds Behind Them . New York: Oxford University Press, Inc. . ISBN 978-0-19-533611-5
  3. ↑ Brewster, David (1858). The kaleidoscope, its history, theory and construction with its application to the fine and useful arts. University of Wisconsin - Madison. London, J. Murray.
  4. ↑ Repertory of Arts, Manufactures, and Agriculture: Consisting of Original Communications, Specifications of Patent Inventions ... (dalam bahasa Inggris). T. and G. Underwood. 1817.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan