Sabtu, 24 Oktober 2026
21:48 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung

Kalang obong

tradisi upacara kematian dalam suku Kalang, Jawa Tengah

Bagikan:

Kalang obong adalah tradisi upacara kematian dalam suku Kalang, terutama yang berada di Provinsi Jawa Tengah. Upacara ini biasanya dilakukan setelah setahun seseorang meninggal seseorang, atau dalam bahasa Jawa disebut sependhak.[1] Meskipun sama-sama berangkat dari tradisi Hindu, Upacara Kalang Obong berbeda dengan Ngaben di Bali, karena yang dibakar (diobong) hanyalah boneka (puspa), bukan jenazah asli manusia.

Upacara Kalang Obong sempat terancam kepunahan karena sudah jarang dilaksanakan. Dalam kurun 1948 sampai 1960, tercatat hanya tiga kali diadakan upacara Kalang Obong. Upacara keempat, yaitu pada 27 Juli 1961, dilakukan di Jatingarang, Gunung Kidul.[2]

Dalam rangka melestarikan budaya masyarakat Kalang ini, Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta mengadakan beberapa upaya revitalisasi, antara lain melalui penerbitan buku saku Upacara Kalang Obong, pertunjukan teatrikal terkait upacara obong, dan lain-lain. Di samping itu, pada 2018 lalu, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan juga menetapkan Kalang Obong Kendal sebagai salah satu dari Warisan Budaya Takbenda di Indonesia.

Referensi

  1. ↑ Paluseri, dkk, Dais Dharmawan (2018). Penetapan Budaya Warisan Takbenda Indonesia 2018 (PDF). Direktorat Warisan dan Diplomasi Budaya, Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. hlm. 209.
  2. ↑ "Revitalisasi Upacara Kalang Obong di Kotagede Yogyakarta". Tembi.net. 2017-12-15. Diarsipkan dari asli tanggal 2019-02-18. Diakses tanggal 2019-02-18.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan