Jumat, 25 September 2026
15:56 WIB
TERKINI
Berita KAI Siap Gerakkan Rail Clinic ke Pelosok, Perluas Akses Kesehatan Masyarakat Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia Otomotif EXOBOT: Bukti Ambisi Arab Saudi di Pasar Mobil Listrik Dunia Olahraga Modernisasi Pendataan Atlet: KONI Lampung Buka Pendaftaran Daring Porprov X 2026 Olahraga Porprov X Lampung 2026: Pendaftaran Peserta Resmi Dibuka Secara Daring Eropa & Amerika Delegasi AS Walk Out Saat Presiden Iran Kecam Serangan di Sidang PBB Eropa & Amerika Presiden Iran Kecam AS di PBB: Kami Korban Terorisme, Bukan Pelaku Internasional Ekspresi Tak Terduga Donald Trump Kala Pesawat Pengebom B-1 Meraung di Udara Berita KAI Siap Gerakkan Rail Clinic ke Pelosok, Perluas Akses Kesehatan Masyarakat Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia Otomotif EXOBOT: Bukti Ambisi Arab Saudi di Pasar Mobil Listrik Dunia Olahraga Modernisasi Pendataan Atlet: KONI Lampung Buka Pendaftaran Daring Porprov X 2026 Olahraga Porprov X Lampung 2026: Pendaftaran Peserta Resmi Dibuka Secara Daring Eropa & Amerika Delegasi AS Walk Out Saat Presiden Iran Kecam Serangan di Sidang PBB Eropa & Amerika Presiden Iran Kecam AS di PBB: Kami Korban Terorisme, Bukan Pelaku Internasional Ekspresi Tak Terduga Donald Trump Kala Pesawat Pengebom B-1 Meraung di Udara
Kalamay

Kalamay

Kalamay
250px-Calamay.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kalamay yang sudah dibuka di dalam tempurung kelapa.
Nama lainCalamay
SajianHidangan penutup
Tempat asalFilipina
DaerahBisaya, Luzon Selatan
Suhu penyajianPanas, suhu kamar, dingin
Bahan utamaSantan, beras ketan, gula merah

Kalamay (juga dieja sebagai Calamay), yang berarti "gula", adalah sebuah manisan yang populer di beberapa daerah di Filipina. Makanan ini terbuat dari santan, gula merah, dan beras ketan. Makanan ini juga dapat ditambah dengan margarin, selai kacang, atau vanilla. Kalamay dapat dimakan sendiri tetapi biasanya digunakan sebagai pemanis untuk beberapa hidangan penutup dan minuman asal Filipina.[1] Makanan ini mirip dengan Nian gao asal Tiongkok (juga dikenal sebagai tikoy di Filipina) tetapi lebih manis dan kental. Makanan lain yang mirip dengan kalamay adalah dodol, ditemukan di Indonesia, Malaysia, Brunei, Singapura dan di beberapa bagian Filipina.

Persiapan

Kalamay dibuat dengan mengekstrak santan dari parutan kelapa dua kali. Beras ketan ditambahkan ke santan pertama. Gula merah ditambahkan ke santan kedua dan direbus selama beberapa jam untuk membuat latík. Campuran dasar beras ketan dan santan kelapa ini kemudian dituangkan ke dalam latík dan diaduk sampai menjadi sangat tebal. Makanan ini dapat disajikan saat panas atau dalam suhu kamar terutama bila dimakan dengan hidangan lainnya. Kalamay yang kental sering disajikan dalam suhu lebih dingin untuk membuatnya lebih tipis dan lebih mudah untuk dimakan.

Konsumsi

Kalamay adalah sebuah pasulabong (oleh-oleh saat tradisi mudik di Filipina) yang populer. Makanan ini sering dimakan sendiri, langsung dari kemasan. Kalamay juga digunakan dalam berbagai hidangan tradisional khas Filipina sebagai pemanis, termasuk suman dan bukayo. Makanan ini juga dapat ditambahkan ke minuman seperti kopi, susu, atau cokelat panas.

250px-Cuchintajf.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Puto cuchinta dan biko

Biko dan sinukmani adalah makanan yang mirip dengana kalamay yang berbahan beras ketan. Di beberapa daerah (terutama di Filipina Utara), hidangan ini disebut sebagai kalamay, sedangkan yang kental dibedakan sebagai kalamay-hati.

Latík dalam kalamay dapat digunakan bersama makanan penutup lainnya, terutama dengan hidangan yang dibuat dari singkong (kemudian disebut sebagai 'kalamay singkong').

Asal

Kalamay, dalam beberapa bahasa Bisaya (terutama bahasa Hiligaynon), identik dengan kata 'gula' (diekstrak dari tebu).[2] Kata ini biasanya disebut kamay dalam dialek modern Cebuano. Dalam bahasa Waray, kalamay mengacu pada molase yang dikeraskan untuk digunakan sebagai pemanis bagi banyak makanan penutup. Pembatan kalamay telah dikenal sejak zaman kolonial Spanyol di Filipina.

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ Vicente Labro (2006-11-18). "'Kalamay'-making survives high-tech sugar mills". newsinfo.inquirer.net. Diakses tanggal Januari 7, 2011.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) Pemeliharaan CS1: layanan pengarsipan yang sudah usang (link)
  2. ↑ Jenny B. Orillos (Juni 21, 2010). "Sweet and Sticky Pinoy Treats: Our Top 10 Kakanin". spot.ph. Diarsipkan dari asli tanggal 2010-07-20. Diakses tanggal Januari 7, 2011.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pranala luar

Media terkait Kalamay di Wikimedia Commons

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan