Jumat, 23 Oktober 2026
12:24 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Jejak Multidisiplin Anshori Djausal Terekam dalam Pameran Kayu Ara di Lampung Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Jejak Multidisiplin Anshori Djausal Terekam dalam Pameran Kayu Ara di Lampung Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal
Kakap telessi

Kakap telessi

Bagikan:
Kakap telessi
250px-Tripletail_Lobotes_surinamensis.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Dewasa
250px-Lobotes_surinamensis_Malta.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
remaja
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Actinopterygii
Ordo: Acanthuriformes
Famili: Lobotidae
Genus: Lobotes
Spesies:
L. surinamensis
Nama binomial
Lobotes surinamensis
(Bloch, 1790)
Sinonim[2]
  • Holocentrus surinamensis Bloch, 1790
  • Bodianus triourus Mitchill, 1815
  • Lobotes somnolentus Cuvier, 1830
  • Lobotes erate Cuvier, 1830
  • Lobotes farkharii Cuvier, 1830
  • Lobotes incurvus Richardson, 1846
  • Lobotes citrinus Richardson, 1846
  • Lobotes auctorum Günther, 1859

Kakap telessi atau ikan tidur (Lobotes surinamensis) adalah sejenis ikan laut air hangat yang ditemukan di perairan tropis; ikan ini bisa tumbuh hingga 90 cm dan berat 18 kg. Ikan ini juga dikenal oleh nelayan di berbagai daerah dengan nama seperti bekuku, cabeh watu atau lapag. Ikan mudanya memiliki kebiasaan mengapung di sisi tubuh mereka, seringnya di samping kapar, dan tampak seperti daun kering.[3]

Sebaran geografis

Kakap telessi adalah satu-satunya ikan dalam keluarga Lobotidae (kakap batu) yang dapat ditemukan di Samudra Atlantik. Namun ikan ini kebanyakan tersebar di lautan tropis terutama di wilayah Indonesia, dimana ikan ini banyak dijumpai di pasar ikan seperti di Pontianak, Kalimantan Barat.[4] Di perairan AS, kakap telessi ditemukan dari Massachusetts dan Bermuda hingga ke Argentina, lalu di Atlantik timur dan Laut Mediterania, dari Pulau Madeira hingga Teluk Guinea. Di Pasifik timur, ikan ini ditemukan dari Kosta Rika hingga Peru, sementara di Pasifik barat dari Jepang hingga Fiji dan Tuvalu. Ikan ini jarang ditemukan di sebelah utara Teluk Chesapeake. Di AS, ikan ini ditemukan di Pantai Teluk mulai dari April hingga Oktober dan kemudian bermigrasi ke perairan yang lebih hangat selama musim dingin. Di musim semi, kakap telessi ditemukan terpusat di lepas pantai dari dua tempat tertentu: Pelabuhan Canaveral, Florida (Maret–Juni) dan Pulau Jekyll, Georgia (April–Juli).

Rujukan

  1. ↑ Carpenter, K.E. & Robertson, R. (2015). "Lobotes surinamensis". IUCN Red List of Threatened Species (dalam bahasa Inggris). 2015 e.T198670A16644032. doi:10.2305/IUCN.UK.2015-4.RLTS.T198670A16644032.en. Diakses tanggal 15 Juli 2023.
  2. ↑ Froese, Rainer and Pauly, Daniel, eds. (2023). "Lobotes surinamensis" di situs FishBase. Versi Juni 2023.
  3. ↑ Gudger, EW (1931). "The Triple-Tail, Lobotes surinamensis, Its Names, Occurrence on our Coasts and Its Natural History". The American Naturalist. 65 (696): 49–69. doi:10.1086/280346.
  4. ↑ "BPS Kota Pontianak". pontianakkota.bps.go.id. Diakses tanggal 2022-10-30.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan