Selasa, 06 Oktober 2026
17:49 WIB
TERKINI
Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Direktur RSUDAM Imam Ghozali Tanggapi Isu Mutasi: Siap Mengabdi Sesuai Kompetensi Lampung Timur Ceceran Minyak Misterius Kembali Cemari Pantai Cemara Lampung Timur Bandar Lampung Mendiktisaintek Brian Yuliarto Optimis Itera Jadi Institut Teknologi Terbaik Asia Tenggara Hukum Pengiriman 1,68 Juta Batang Rokok Ilegal Terbongkar di Tol Tulang Bawang Hiburan No Na Kibarkan Merah Putih: Video Musik 'Work' Tembus UK Music Video Awards 2026 Regional Duel Sengit Barito Putera dan Tira Persikabo Ramaikan Panggung Liga 1 Regional Barito Putera Taklukkan Persebaya Surabaya dengan Skor Tipis 1-0 Regional Evakuasi Korban Tabrakan Speedboat Paspampres di Palangkaraya Dilakukan Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Direktur RSUDAM Imam Ghozali Tanggapi Isu Mutasi: Siap Mengabdi Sesuai Kompetensi Lampung Timur Ceceran Minyak Misterius Kembali Cemari Pantai Cemara Lampung Timur Bandar Lampung Mendiktisaintek Brian Yuliarto Optimis Itera Jadi Institut Teknologi Terbaik Asia Tenggara Hukum Pengiriman 1,68 Juta Batang Rokok Ilegal Terbongkar di Tol Tulang Bawang Hiburan No Na Kibarkan Merah Putih: Video Musik 'Work' Tembus UK Music Video Awards 2026 Regional Duel Sengit Barito Putera dan Tira Persikabo Ramaikan Panggung Liga 1 Regional Barito Putera Taklukkan Persebaya Surabaya dengan Skor Tipis 1-0 Regional Evakuasi Korban Tabrakan Speedboat Paspampres di Palangkaraya Dilakukan
Kaitenzushi

Kaitenzushi

perusahaan asal Jepang

Bagikan:
250px-Tokyo-Kaiten_sushi%2C_Japan_%282010%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kaitenzushi
250px-ConveyorBeltSushi.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Meja pengunjung di restoran Kaintenzushi

Kaitenzushi (回転寿司) adalah model penjualan sushi siap saji yang meletakkan sushi dalam piring-piring kecil yang beredar dengan bantuan ban berjalan sehingga pengunjung restoran dapat mengambil sendiri piring sushi yang diinginkan.

Ciri khas

Jumlah harga makanan yang harus dibayar dihitung berdasarkan jumlah, warna, atau motif piring yang telah kosong. Pada beberapa restoran Kaitenzushi, sup dan minuman harus dipesan secara terpisah. Pengunjung juga bisa meminta secara langsung kepada ahli sushi agar dibuatkan sushi yang diingini jika kebetulan jenis sushi yang disenangi tidak beredar.

Teknologi modern banyak yang digunakan oleh restoran Kaitenzushi, mulai dari layar sentuh untuk memesan sushi dan memberi tahu pengunjung bahwa sushi yang dipesan hampir tiba, ban berjalan khusus untuk minuman, sampai pada piring-piring kosong yang bisa dikumpulkan secara otomatis berikut perhitungan harga makanan yang harus dibayar.

Ban berjalan yang digunakan Kaitenzushi biasanya berputar sesuai arah jarum jam, desain ini sesuai untuk orang yang memegang sumpit dengan menggunakan tangan kanan.

Di restoran Kaitenzushi juga bisa ditemui makanan lain seperti tempura, furai (gorengan berbalut tepung roti), soba, chawanmushi, hidangan pencuci mulut seperti bolu, dan minuman keras seperti bir dan sake yang diedarkan dengan menggunakan ban berjalan.

Sejarah

250px-Fuse_headquarter_of_Genroku_Zushi.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kaitenzushi yang pertama, restoran pusat Genroku susyi

Shiraishi Toshiaki yang membuka warung yang pengunjungnya makan sushi sambil berdiri mendapat gagasan untuk menggunakan ban berjalan untuk restoran sushi setelah melihat ban berjalan yang digunakan pabrik bir Asahi. Pesanan pengunjung yang terdiri dari beraneka ragam sushi diharapkan bisa dipenuhi dengan sistem ban berjalan, sekaligus dapat menekan biaya operasi sampai serendah-rendahnya.

Pada tahun 1958, Genrokuzushi yang merupakan restoran Kaitenzushi pertama di dunia dibuka di dekat stasiun Fuse milik Kintetsu yang terletak di kota Fuse (sekarang kota Higashi Osaka, Prefektur Osaka). Restoran Genrokuzushi memegang merek dagang untuk istilah mawaru (廻る, berputar) dan kaiten (廻る, beredar), sehingga restoran susyi yang sejenis tidak dapat menggunakan istilah Kaitenzushi sampai tahun 1997.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan