Senin, 02 November 2026
11:07 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare
Kagami mochi

Kagami mochi

Bagikan:
250px-Kagami_mochi_%28Japanese_New_Year_decoration%29%3B_January_2020.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kagami mochi pada perayaan Tahun Baru 2020

Kagami mochi (鏡餅, arti harfiah: mochi cermin) adalah hiasan tahun baru Jepang berupa mochi yang dijadikan sajen untuk dewa tahun yang merangkap dewa padi-padian. Kagami mochi biasanya terdiri dari dua mochi berbentuk bundar. Mochi berukuran lebih kecil berada di atas mochi berukuran lebih besar.

Kagami mochi diletakkan di atas nampan yang disebut sanpō (三宝). Kertas alas mochi berupa kertas putih dengan tepian berwarna merah yang disebut shihō beni (四方紅). Di atas mochi yang berukuran lebih kecil diletakkan daidai (sebuah jeruk pahit) berikut daunnya.[1]

Makanan ini diberi nama kagami mochi karena berbentuk bundar mirip cermin dari perunggu yang juga digunakan dalam upacara keagamaan di Jepang. Hiasan tahun baru Jepang berupa kagami mochi, jeruk pahit daidai dan kesemek kering merupakan perlambang dari Tiga Mustika Suci Kekaisaran Jepang. Kagami mochi melambangkan cermin Yata no Kagami; jeruk pahit daidai melambangkan permata Yasakani no Magatama, dan kushigaki (setusuk kesemek kering) dipakai sebagai perlambang pedang Kusanagi.

Referensi

  1. ↑ "鏡餅". Digital Tamagoya. Diarsipkan dari asli tanggal 2008-06-15. Diakses tanggal 2012-12-29.

Pranala luar

Media terkait Kagami mochi di Wikimedia Commons

Jepang

Artikel bertopik Jepang ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan