Jumat, 02 Oktober 2026
23:00 WIB
TERKINI
Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Regional Penyaluran Bantuan Logistik Mendesak untuk Korban Banjir di Kalimantan Selatan Regional Antusiasme Warga Banjarmasin Tinggi, Sentra Vaksinasi Covid-19 Ramai Berita Tangki Motor Bocor Picu Kebakaran Hebat Bengkel di Cilincing, Kerugian Capai Rp 75 Juta Berita DPR Tugaskan Komisi III Uji Kelayakan Komjen Suyudi Ario Seto Sebagai Calon Kapolri Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Regional Penyaluran Bantuan Logistik Mendesak untuk Korban Banjir di Kalimantan Selatan Regional Antusiasme Warga Banjarmasin Tinggi, Sentra Vaksinasi Covid-19 Ramai Berita Tangki Motor Bocor Picu Kebakaran Hebat Bengkel di Cilincing, Kerugian Capai Rp 75 Juta Berita DPR Tugaskan Komisi III Uji Kelayakan Komjen Suyudi Ario Seto Sebagai Calon Kapolri Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri
Kabel 243

Kabel 243

Bagikan:
250px-Ngo_Dinh_Diem_-_Thumbnail_-_ARC_542189.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Presiden Ngo Dinh Diem dari Vietnam Selatan

DEPTEL 243, juga dikenal sebagai Telegram 243, kabel 24 Agustus atau paling umum Kabel 243, adalah sebuah pesan berprofil tinggi yang dikirim pada 24 Agustus 1963, oleh Departemen Negara Amerika Serikat untuk Henry Cabot Lodge, Jr., duta besar AS untuk Vietnam Selatan. Kabel diplomatik tersebut datang pada tengah malam penyerbuan pada 21 Agustus oleh rezim Ngo Dinh Diem terhadap pagoda-pagoda Buddha di sepanjang negara tersebut, di mana ratusan orang diyakini tewas. Penyerbuan tersebut didalangi oleh adik Diem Ngô Đình Nhu dan mengakibatkan perubahan dalam kebijakan AS. Kabel tersebut mendeklarasikan bahwa Washington tak akan mentoleransi kenaikan kekuasaan Nhu dan memerintahkan Lodge untuk membujuk Diem agar melengserkan adiknya. Pesan tersebut menyatakan bahwa jika Diem menolak, pihak Amerika akan mengeluarkan kemungkinan untuk kepemimpinan alternatif di Vietnam Selatan. Dampaknya, kabel tersebut memerintahkan Lodge untuk memberi lampu hijau kepada para perwira Tentara Republik Vietnam (ARVN) untuk meluncurkan sebuah kudeta melawan Diem jika ia tak mengkehendaki pelengseran Nhu. Kabel tersebut menandai titik baik hubungan AS dengan Diem dan disebut "kontroversial" oleh Pentagon Papers. Sejarawan John W. Newman menyebutnya "kabel paling kontroversial tunggal dari Perang Vietnam".[1]

Kabel tersebut juga menyoroti perpecahan internal dalam pemerintahan Kennedy, dengan para pejabat anti-Diem dalam Departemen Negara menyangkali para jenderal dan pejabat Departemen Pertahanan yang masih optimistik bahwa Perang Vietnam berjalan lancar di bawah Diem. Ini digarisbawahi dalam hal di mana kabel tersebut disiapkan sebelum ditransmisikan ke Lodge.

Catatan

  1. ↑ Jacobs, p. 161.

Referensi

Templat:Krisis Buddha

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan