Sabtu, 10 Oktober 2026
02:45 WIB
TERKINI
Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Hukum Pujianto Divonis 8 Bulan Penjara: Perdagangan Ajinomoto Palsu Merugikan Konsumen Lampung Lampung Diprediksi Cerah Berawan, Hujan Lokal Sambangi Beberapa Wilayah Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Hukum Pujianto Divonis 8 Bulan Penjara: Perdagangan Ajinomoto Palsu Merugikan Konsumen Lampung Lampung Diprediksi Cerah Berawan, Hujan Lokal Sambangi Beberapa Wilayah

Kaamelott

Bagikan:

Kaamelott adalah serial televisi komedi fantasi abad pertengahan Perancis yang dibuat, disutradarai, ditulis, dicetak, dan diedit oleh Alexandre Astier, yang juga berperan sebagai karakter utama. Berdasarkan legenda Arthurian, serial ini mengikuti kehidupan sehari-hari Raja Arthur (Alexandre Astier) dan para Ksatria Meja Bundar di Camelot. Serial ini berjalan selama enam musim (disebut sebagai "buku"), dan ditayangkan dari 3 Januari 2005 hingga 31 Oktober 2009 di jaringan M6.[1]

Serial ini diawali pada tahun 2003 oleh sebuah film pendek, Dies iræ, dengan pemeran dan konsep yang sama, yang digunakan untuk menawarkan ide tersebut kepada jaringan televisi yang pada saat itu sedang mencari pengganti serial TV pendek sukses lainnya, Caméra Café. Namun, Kaamelott melampaui jumlah penonton Caméra Café hanya dalam tiga Minggu setelah penayangan dimulai. Serial ini secara luas dianggap sebagai salah satu serial TV Prancis terbaik, paling ikonik, dan paling populer sepanjang masa.[2] [3]Serial ini juga dipuji karena kesetiaannya, karena, selain kebebasan komedi dan bahasa, serial ini tetap memiliki mitologi dan konteks sejarah, baik yang diduga maupun terverifikasi.[4]

Meskipun serial ini berlatar abad ke-5, serial ini menggunakan bahasa dan situasi modern untuk menawarkan pandangan humoris tentang legenda Arthur. Namun, di musim-musim selanjutnya, suasana menjadi lebih gelap dan lebih dramatis karena kerajaan Arthur yang mulai hancur. Para pemeran termasuk kolaborator tetap Astier, Jean-Christophe Hembert (Caradoc), yang menyutradarai dua pertunjukan tunggal berikutnya, dan ayah Astier, Lionnel (Leodegrance), ibunya, Joëlle Sevilla (Dame Séli), dan saudara tirinya Simon (Yvain).[5]

Setelah seri tersebut berakhir pada tahun 2009, Astier mulai mengerjakan trilogi film untuk mengakhiri cerita seri tersebut. Pertama kali diumumkan pada tahun 2012 dan direncanakan untuk syuting pada tahun 2013, produksi pada film pertama Kaamelot: The First Chapter, ditangguhkan dan berulang kali ditunda karena berbagai masalah; syuting akhirnya dimulai pada Januari 2019, dan dirilis pada 21 Juli 2021. Setelah perilisan film pertama, Astier mengkonfirmasi bahwa ceritanya akan dilanjutkan dalam dua bagian, bukan satu sekuel. Kaamelott: The Second Chapter - Part 1 dirilis pada 22 Oktober 2025.[6]

Episode

Format dan Siaran

Formar episode Kaamelott pada awalnya sangat singkat. Episode pilot yang tidak ditayangkan mencoba format enam menit yang ditolak oleh jaringan televisi. Episode yang ditayangkan dari musim 1 hingga 4 berdurasi sekitar tiga setengah menit, sama seperti Caméra Café. Musim-musim ini terdiri dari 100 episode pendek, dan awalnya tujuh musim semacam itu direncanakan oleh Astier dan M6. Sebuah musim disebut sebagai "livre" (bahasa Perancis untuk "buku") dalam materi promosi dan sampul DVD.[7]

Episode-episode tersebut ditayangkan di M6 di Perancis mulai tahun 2005 pada jam tayang utama (pukul 20.30 hingga 20.40), dua kali setiap malam selama musim 1-4. Kesepuluh episode lengkap setiap Minggu ditayangkan pada hari Sabtu di minggu yang sama. Setiap musim berlangsung selama sepuluh minggu. Satu episode per Minggu berdurasi sekitar 35 menit, sebanding dengan format jaringan televisi Amerika selama satu jam sekitar 44 menit atau format setengah jam Inggris sekitar 30 menit. Setiap episode menampilkan cuplikan, judul pembuka, tiga babak, judul penutup, dan tag, seperti episode sitkom Amerika. Musim 1 ditayangkan pada awal tahun 2005, musim 2 pada musim gugur 2005, musim 3 pada awal tahun 2006, dan musim 4 pada musim gugur 2006.

Setiap musimnya menarik perhatian banyak penonton, dengan rekor mencapai sekitar 5 juta penonton setiap malamnya.

Paruh pertama musim ke-5 ditayangkan pada musim semi 2007 sebagai dua episode berdurasi 52 menit, diikuti oleh 5 Minggu episode berdurasi 7 menit (menceritakan kisah yang sama, tetapi dengan materi tambahan) yang disajikan sesuai jadwal yang sama dengan musim-musim sebelumnya. Paruh kedua mengikuti format yang sama pada musim gugur 2007.

Musim ke-4 adalah musim pertama yang menampilkan alur cerita utama yang berkesinambungan. Jika pada musim-musim sebelumnya episode-episode pendek dapat ditonton dalam urutan apapun, pada musim ke-4 lebih dari setengah episode terhubung dengan sebuah plot (dan episode 99 & 100 membentuk satu episode tanpa jeda).

Musim ke-5 menampilkan beberapa alur cerita yang saling terkait dan disajikan secara kronologis sepanjang musim. Hal ini menimbulkan masalah dalam penceritaan dan penyuntingan yang tidak sesuai dengan format lama 3 setengah menit, sehingga menghasilkan setidaknya 3 versi berbeda dari musim ke-5: 3 episode berdurasi 52 menit seperti yang ditayangkan di televisi, 50 episode berdurasi 7 menit seperti yang ditayangkan di televisi, dan 8 episode berdurasi 52 menit dalam versi "director's cut" DVD. Dalam wawancara di DVD, Astier menjelaskan bahwa musim ke-5 harus ditonton dalam versi director's cut.

Musim ke-6 sejak awal direncanakan sebagai serial episode berdurasi 40 menit yang disajikan sebagai miniseri, bukan dipotong menjadi episode yang lebih pendek.

Sekitar waktu dimulainya syuting musim ke-6, Astier mengumumkan bahasa tidak akan ada musim ke-7. Musim ke-6 terdiri dari sebuah prekuel (bagaimana Arthur menjadi raja Britania) diikuti oleh sebuah episode yang berfungsi sebagai sekuel dari musim ke-5.

Musim ke-6 ditayangkan perdana di bioskop sebagai bagian dari festival "Paris fair sa comédie", dengan pemutaran 7 episode di Grand Rex pada 24 Maret 2009 sebagai serial sembilan episode berdurasi 40 menit, tiga episode setiap Sabtu malam. Rating untuk Livre 6 relatif rendah (2,2-2,65 juta), mungkin karena DVD-nya diperkirakan akan segera dirilis setelahnya.

Serial ini juga telah ditayangkan di TSR2 di Swiss, di Club RTL Belgia, dan Historia Kanada.

Produksi

Sejak awal, serial ini difilmkan dalam format layar lebar dan fotografi yang digunakan sebanding dengan kualitas film. Dengan demikian, secara sepintas, film ini lebih mirip drama daripada sitkom.

Seiring berjalannya serial, semakin banyak adegan luar ruangan. Musim 1-4 hampir seluruhnya berlatar di dalam atau di dekat benteng Kaamelott. Untuk dua musim pertama, adegan salam ruangan difilmkan di Paris, tetapi produksi pindah ke Lyon untuk musim ketiga (yang mengakibatkan perubahan pada beberapa set, khususnya Laboratorium Merlin). Adegan luar kastil difilmkan di Montmelas-Saint-Sorlin, sebuah kastil abad pertengahan di dekat Lyon. Sebagian dari musim 5 dan 6 difilmkan di Brittany, dan sebagian dari musim 6 difilmkan di Roma di Studio Cinecittà di set yang dibangun untuk serial HBO Rome.

Jadwal syuting untuk 100 episode adalah 50 hari di musim-musim awal, kemudian diperluas menjadi 60 hari; Astier menyiapkan skenario untuk seluruh musim terlebih dahulu. Untuk syuting seefisien dan secepat mungkin, semua adegan yang menggunakan set tertentu (terutama eksterior) difilmkan secara berurutan. Hal ini memberikan setiap musim tekstur tersendiri, karena latar eksterior akan selalu memiliki cuaca yang kurang lebih sama, dan karakter mengenakan pakaian yang sama di latar tertentu ketika muncul kembali di beberapa episode. 12 episode terakhir di musim 2 difilmkan bersamaan dengan episode musim 3.

Kontinuitas kostum dicapai pada musim pertama hanya dengan membuat karakter utama mengenakan pakaian yang sama di hampir setiap episode. Para Ksatria yang duduk di Meja Bundar mengenakan baju zirah di empat musim pertama dan dimusim pertama mereka juga mengenakan baju zirah di medan pertempuran. Sepanjang lima musim pertama, meskipun kostum baru diperkenalkan, Caradoc biasanya mengenakan warna merah, Perceval biru, Lancelot putih gading, dan Bohort hijau (dalam beberapa episode, Sir Herve muncul dengan kostum kuning). Arthur mengenakan warna hitam dengan merah tua dan ungu, Leodagan mengenakan warna abu-abu atau abu-biru dan hitam.

Astier biasanya menulis dialog pada malam sebelum adegan difilmkan. Jadi jika sebuah episode tiga menit mencakup adegan luar ruangan, adegan kamar tidur, dan adegan lorong, para aktor akan mempelajari dialog mereka untuk episode tersebut (bersama dengan dialog untuk bagian episode lain yang menggunakan set tersebut) pada tiga hari yang berbeda.

Catatan

  1. ↑ "Kaamelott". Robin & Co (dalam bahasa Prancis). Diakses tanggal 2026-10-03.
  2. ↑ rédaction, la (2015-11-03). "Kaamelott : les 5 meilleures répliques de la série ! - Télé-Loisirs". www.programme-tv.net (dalam bahasa Prancis). Diakses tanggal 2026-10-03.
  3. ↑ Galouise, Pierre (2023-10-26). "Top 40+ des meilleures séries télé françaises de tous les temps, celles qu'il faut regarder à tout prix". 10h26 (dalam bahasa Prancis). Diakses tanggal 2026-10-03.
  4. ↑ "Camelot – Kaamelott – Merlin : c'est dans les vieux chaudrons qu'on fait les meilleures séries ?". Premiere.fr (dalam bahasa Prancis). 2015-09-16. Diakses tanggal 2026-10-03.
  5. ↑ Kaamelott, diakses tanggal 2026-10-03
  6. ↑ "On a vu « Kaamelot : Deuxième volet, partie 1 » et franchement, « on en a gros »". Le HuffPost (dalam bahasa Prancis). 2025-10-21. Diakses tanggal 2026-10-03.
  7. ↑ "Kaamelott (série)". Wiki Kaamelott Officiel (dalam bahasa Prancis). Diakses tanggal 2026-10-03.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan