Jumat, 25 September 2026
00:09 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia Otomotif EXOBOT: Bukti Ambisi Arab Saudi di Pasar Mobil Listrik Dunia Olahraga Modernisasi Pendataan Atlet: KONI Lampung Buka Pendaftaran Daring Porprov X 2026 Olahraga Porprov X Lampung 2026: Pendaftaran Peserta Resmi Dibuka Secara Daring Eropa & Amerika Delegasi AS Walk Out Saat Presiden Iran Kecam Serangan di Sidang PBB Eropa & Amerika Presiden Iran Kecam AS di PBB: Kami Korban Terorisme, Bukan Pelaku Internasional Ekspresi Tak Terduga Donald Trump Kala Pesawat Pengebom B-1 Meraung di Udara Hukum Mobil Halangi Ambulans Pasien Kritis di Surakarta: Sorotan Pentingnya Prioritas Jalan dan Sanksi Hukum Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia Otomotif EXOBOT: Bukti Ambisi Arab Saudi di Pasar Mobil Listrik Dunia Olahraga Modernisasi Pendataan Atlet: KONI Lampung Buka Pendaftaran Daring Porprov X 2026 Olahraga Porprov X Lampung 2026: Pendaftaran Peserta Resmi Dibuka Secara Daring Eropa & Amerika Delegasi AS Walk Out Saat Presiden Iran Kecam Serangan di Sidang PBB Eropa & Amerika Presiden Iran Kecam AS di PBB: Kami Korban Terorisme, Bukan Pelaku Internasional Ekspresi Tak Terduga Donald Trump Kala Pesawat Pengebom B-1 Meraung di Udara Hukum Mobil Halangi Ambulans Pasien Kritis di Surakarta: Sorotan Pentingnya Prioritas Jalan dan Sanksi Hukum
Ka Mate

Ka Mate

250px-Te_Raparaha%2C_chief_of_the_Kawias%2C_watercolour_by_R._Hall%2C_c._1840s.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Te Rauparaha

Ka Mate adalah sebuah tarian adat dari suku Maori menyambut kedatangan tamu. Namun, dalam beberapa kasus, ekspresi wajah yang garang dimaksudkan untuk mengintimidasi. Meskipun sering dikaitkan dengan persiapan pertempuran tradisional prajurit pria, Haka Ka Mate dapat dilakukan oleh laki-laki dan wanita. Selain itu, Haka Ka Mate merupakan tarian perang untuk memberi semangat prajurit saat menuju medan perang. Tarian tersebut berasal dari legenda Maori, yaitu Dewa Matahari Tama-nui-te-ra dan salah satu istrinya, Hine-raumati yang memiliki seorang putra bernama Tane-rore.

Suku Maori menganggap getaran udara pada hari-hari musim panas sebagai tanda bahwa Tane-rore menari untuk ibunya. Secara tradisional, haka dilakukan sebagai bagian dari ritual pertemuan saat dua pihak bertemu atau saat seorang pengunjung datang ke komunitas. Contoh modern dari acara Haka, termasuk ulang tahun, pernikahan, pemakaman, dan acara perayaan lainnya. Sejak 1972, pertunjukan Haka telah menjadi salah satu ciri khas festival seni pertunjukan Te Matatini yang sangat populer dan diadakan dua tahun sekali di Selandia Baru. Haka yang paling terkenal adalah “Ka Mate,” yang diciptakan sekitar tahun 1820 oleh kepala suku Maori, Te Rauparaha. Tarian tersebut semakin dikenal usai tim rugby Selandia Baru menggunakannya dalam ritual sebelum pertandingan.[1]

Lihat pula

Referensi

40px-Flag-map_of_New_Zealand.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Artikel bertopik Selandia Baru ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan