Selasa, 20 Oktober 2026
21:47 WIB
TERKINI
Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari
Ka Mate

Ka Mate

Bagikan:
250px-Te_Raparaha%2C_chief_of_the_Kawias%2C_watercolour_by_R._Hall%2C_c._1840s.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Te Rauparaha

Ka Mate adalah sebuah tarian adat dari suku Maori menyambut kedatangan tamu. Namun, dalam beberapa kasus, ekspresi wajah yang garang dimaksudkan untuk mengintimidasi. Meskipun sering dikaitkan dengan persiapan pertempuran tradisional prajurit pria, Haka Ka Mate dapat dilakukan oleh laki-laki dan wanita. Selain itu, Haka Ka Mate merupakan tarian perang untuk memberi semangat prajurit saat menuju medan perang. Tarian tersebut berasal dari legenda Maori, yaitu Dewa Matahari Tama-nui-te-ra dan salah satu istrinya, Hine-raumati yang memiliki seorang putra bernama Tane-rore.

Suku Maori menganggap getaran udara pada hari-hari musim panas sebagai tanda bahwa Tane-rore menari untuk ibunya. Secara tradisional, haka dilakukan sebagai bagian dari ritual pertemuan saat dua pihak bertemu atau saat seorang pengunjung datang ke komunitas. Contoh modern dari acara Haka, termasuk ulang tahun, pernikahan, pemakaman, dan acara perayaan lainnya. Sejak 1972, pertunjukan Haka telah menjadi salah satu ciri khas festival seni pertunjukan Te Matatini yang sangat populer dan diadakan dua tahun sekali di Selandia Baru. Haka yang paling terkenal adalah “Ka Mate,” yang diciptakan sekitar tahun 1820 oleh kepala suku Maori, Te Rauparaha. Tarian tersebut semakin dikenal usai tim rugby Selandia Baru menggunakannya dalam ritual sebelum pertandingan.[1]

Lihat pula

Referensi

40px-Flag-map_of_New_Zealand.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Artikel bertopik Selandia Baru ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan