Jumat, 06 November 2026
09:49 WIB
TERKINI
Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan
Junker

Junker

Gelar kebangsawanan Jerman

Bagikan:
250px-Nikolaus_Meyer_zum_Pfeil_und_Barbara_zum_Luft_Wandbehang.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pelukis Humanis era Renaissance bernama Nikolaus Meyer zum Pfeil, keluarga Meyer zum Pfeil dari Swiss, diberikan gelar kehormatan Junker

Junker (bahasa Jerman:Junker, bahasa Belanda:Jonkheer, bahasa Inggris:Yunker, Skandinavia: Junker) adalah sebuah gelar kehormatan kebangsawanan, berasal dari daerah Tengah Tinggi jerman Juncherre, yang berarti "bangsawan muda"[1] atau "tuan muda" (derivasi dari jung dan Herr). Istilah ini secara tradisional digunakan di seluruh daerah-daerah berbahasa jerman, berbahasa belanda dan Skandinavia di pelbagai belahan Eropa.

Gelar kehormatan

Di wilayah Brandenburg, Junker awalnya merupakan salah satu anggota bangsawan edelfrei (segera) yang stratanya lebih tinggi, tanpa atau sebelum pengangkatan resmi. Titel ini berevolusi denotasi umum sebagai penyebut para tuan muda atau bangsawan rendah, sebagian tidaklah penting dalam konteks politik, biasa juga diartikan sebagai sebagai "kesatria desa".[2]

Martin Luther menyamarkan dirinya sebagai "Junker Jörg" di Wartburg; kemudian ia mengejek Raja Henry VIII dari Inggris dengan sebutan "Juncker Heintz".[3]

Sebagai bagian dari kaum bangsawan, banyak bagian dari keluarga-keluarga Junker yang hanya memiliki preposisi seperti von atau zu sebelum nama keluarga mereka tanpa gelar yang lainnya. Singkatan dari gelar itu Jkr., paling sering ditempatkan sebelum nama dan gelar, misalnya: Jkr. Heinrich von Hohenberg. Untuk perempuan diberi gelar Junkfrau (Jkfr.) digunakan hanya secara sporadis saja dan tidaklah sering. Dalam beberapa kasus, gelar kehormatan Jkr. juga digunakan untuk Freiherren (Baron) dan Grafen (Dipati).[4]

Lainya

  • Bangsawan Belanda
  • Bangsawan Jerman
  • Jonkheer
  • Yonkers

Referensi

  1. ↑ Duden; Meaning of Junker, in German.
  2. ↑ William W. Hagen, Ordinary Prussians: Brandenburg Junkers and Villagers, 1500-1840 (2002).
  3. ↑ Henry VIII: September 1540, 26-30', Letters and Papers, Foreign and Domestic, Henry VIII, Volume 16: 1540-1541 (1898), p. 51. URL: http://www.british-history.ac.uk/report.aspx?compid=76214 Diarsipkan 2014-10-11 di Wayback Machine Date accessed: 10 June 2012
  4. ↑ Rosenberg, 1943
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan