Selasa, 22 September 2026
07:03 WIB
TERKINI
Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya
Junker

Junker

Gelar kebangsawanan Jerman

250px-Nikolaus_Meyer_zum_Pfeil_und_Barbara_zum_Luft_Wandbehang.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pelukis Humanis era Renaissance bernama Nikolaus Meyer zum Pfeil, keluarga Meyer zum Pfeil dari Swiss, diberikan gelar kehormatan Junker

Junker (bahasa Jerman:Junker, bahasa Belanda:Jonkheer, bahasa Inggris:Yunker, Skandinavia: Junker) adalah sebuah gelar kehormatan kebangsawanan, berasal dari daerah Tengah Tinggi jerman Juncherre, yang berarti "bangsawan muda"[1] atau "tuan muda" (derivasi dari jung dan Herr). Istilah ini secara tradisional digunakan di seluruh daerah-daerah berbahasa jerman, berbahasa belanda dan Skandinavia di pelbagai belahan Eropa.

Gelar kehormatan

Di wilayah Brandenburg, Junker awalnya merupakan salah satu anggota bangsawan edelfrei (segera) yang stratanya lebih tinggi, tanpa atau sebelum pengangkatan resmi. Titel ini berevolusi denotasi umum sebagai penyebut para tuan muda atau bangsawan rendah, sebagian tidaklah penting dalam konteks politik, biasa juga diartikan sebagai sebagai "kesatria desa".[2]

Martin Luther menyamarkan dirinya sebagai "Junker Jörg" di Wartburg; kemudian ia mengejek Raja Henry VIII dari Inggris dengan sebutan "Juncker Heintz".[3]

Sebagai bagian dari kaum bangsawan, banyak bagian dari keluarga-keluarga Junker yang hanya memiliki preposisi seperti von atau zu sebelum nama keluarga mereka tanpa gelar yang lainnya. Singkatan dari gelar itu Jkr., paling sering ditempatkan sebelum nama dan gelar, misalnya: Jkr. Heinrich von Hohenberg. Untuk perempuan diberi gelar Junkfrau (Jkfr.) digunakan hanya secara sporadis saja dan tidaklah sering. Dalam beberapa kasus, gelar kehormatan Jkr. juga digunakan untuk Freiherren (Baron) dan Grafen (Dipati).[4]

Lainya

  • Bangsawan Belanda
  • Bangsawan Jerman
  • Jonkheer
  • Yonkers

Referensi

  1. Duden; Meaning of Junker, in German.
  2. William W. Hagen, Ordinary Prussians: Brandenburg Junkers and Villagers, 1500-1840 (2002).
  3. Henry VIII: September 1540, 26-30', Letters and Papers, Foreign and Domestic, Henry VIII, Volume 16: 1540-1541 (1898), p. 51. URL: http://www.british-history.ac.uk/report.aspx?compid=76214 Diarsipkan 2014-10-11 di Wayback Machine. Date accessed: 10 June 2012
  4. Rosenberg, 1943
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan