Sabtu, 26 September 2026
04:13 WIB
TERKINI
Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Account KG Media ID: Satu Akun untuk Kemudahan Akses Seluruh Layanan Digital Ekonomi Dan Bisnis Harga Buyback Emas Antam Anjlok Rp20 Ribu per Gram pada 25 September 2026 Lampung DPRD Lampung Tengah Soroti Perubahan Substansi Perda SOTK Tanpa Pemberitahuan Teknologi Meta Rilis Muse Charm: Gadget Saku Cerdas dengan Asisten AI Revolusioner Berita KAI Siap Gerakkan Rail Clinic ke Pelosok, Perluas Akses Kesehatan Masyarakat Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Account KG Media ID: Satu Akun untuk Kemudahan Akses Seluruh Layanan Digital Ekonomi Dan Bisnis Harga Buyback Emas Antam Anjlok Rp20 Ribu per Gram pada 25 September 2026 Lampung DPRD Lampung Tengah Soroti Perubahan Substansi Perda SOTK Tanpa Pemberitahuan Teknologi Meta Rilis Muse Charm: Gadget Saku Cerdas dengan Asisten AI Revolusioner Berita KAI Siap Gerakkan Rail Clinic ke Pelosok, Perluas Akses Kesehatan Masyarakat Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia
Juniperus macrocarpa

Juniperus macrocarpa

Juniperus macrocarpa
250px-Juniperus_macrocarpa_Paros3.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Juniperus macrocarpa di habitat bukit pasir, Pulau Paros, Yunani
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Plantae
Klad: Tracheophyta
Klad: Gymnospermae
Divisi: Pinophyta
Kelas: Pinopsida
Ordo: Cupressales
Famili: Cupressaceae
Genus: Juniperus
Spesies:
J. macrocarpa
Nama binomial
Juniperus macrocarpa

Juniperus macrocarpa atau arar berbuah besar, adalah spesies arar yang berasal dari wilayah Mediterania utara, mulai dari barat daya Spanyol di barat hingga bagian barat Turki dan Siprus di timur. Spesies ini biasanya tumbuh di bukit pasir pesisir, dari permukaan laut hingga ketinggian sekitar 75 meter. Selain itu, satu pohon terisolasi juga ditemukan lebih jauh ke barat, di sebuah tebing di Portugal selatan.[2][3][4][5]

Taksonomi

Nama ilmiah Juniperus macrocarpa pertama kali diberikan oleh ahli botani Inggris James Edward Smith pada tahun 1816, dalam publikasi Florae Graecae Prodromus edisi kedua, bagian 2, halaman 263. Sepanjang sejarah, spesies ini pernah dimasukkan ke takson lain, misalnya sebagai varietas atau subspecies dari Juniperus oxycedrus, dengan salah satu sinonim historisnya adalah Juniperus oxycedrus subsp. macrocarpa (Sm.) Ball, yang diterbitkan pada tahun 1877. Dalam taksonomi modern, J. macrocarpa kembali diakui sebagai spesies yang sah. Epitet “macrocarpa” berasal dari bahasa Latin yang berarti “berbuah besar”, merujuk pada kerucut bijinya yang lebih besar dibandingkan sebagian besar spesies lain dalam genus Juniperus.[6][7]

Deskripsi

Spesies ini biasanya tumbuh sebagai semak yang menyebar dengan tinggi antara 2 hingga 5 meter, meskipun jarang dapat berkembang menjadi pohon kecil setinggi sekitar 14 meter. Daunnya berbentuk lanset lebar, tersusun dalam lingkaran tiga, berwarna hijau, dengan panjang 12–20 milimeter dan lebar 2–3 milimeter. Pada permukaan bagian dalam daun terdapat dua pita stomata putih yang dibelah oleh tulang tengah hijau. Spesies ini bersifat tumbuhan berumah dua, sehingga individu jantan dan betina berada pada pohon yang berbeda. Kerucut bijinya berbentuk seperti buah beri, awalnya berwarna hijau dan matang dalam waktu sekitar 18 bulan menjadi oranye-merah dengan lapisan lilin merah muda yang bervariasi. Bentuknya bulat dengan diameter 12–18 milimeter, tersusun dari enam sisik yang membentuk dua lingkaran, di mana tiga sisik menghasilkan satu biji masing-masing. Penyebaran biji terjadi melalui burung yang memakan kerucut, mencerna bagian berdaging dari sisik, dan membuang biji keras melalui kotoran mereka. Kerucut jantannya berwarna kuning, panjang 2–3 milimeter, dan akan gugur segera setelah melepaskan serbuk sari pada akhir musim dingin.[8][4][3]

Referensi

  1. ↑ Farjon, A. (2013). "Juniperus macrocarpa". IUCN Red List of Threatened Species (dalam bahasa Inggris). 2013 e.T16348745A16348765. doi:10.2305/IUCN.UK.2013-1.RLTS.T16348745A16348765.en. Diakses tanggal 27 Januari 2024.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Muñoz-Reinoso, José Carlos (6 Mei 2004). "Diversity of maritime juniper woodlands". Forest Ecology and Management. 192 (2–3): 267–276. Bibcode:2004ForEM.192..267M. doi:10.1016/j.foreco.2004.01.039.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. 1 2 Adams, R. P. (2004). Junipers of the World. Trafford. ISBN1-4120-4250-X
  4. 1 2 Farjon, A. (2005). Monograph of Cupressaceae and Sciadopitys. Royal Botanic Gardens, Kew. ISBN1-84246-068-4
  5. ↑ Sánchez-Gullon, E.; Javier Nieva, F.; Muñoz Rodríguez, A.F. (2015). "El enebro costero, novedad para Portugal". Conservación Vegetal. 19: 4.
  6. ↑ "Juniperus macrocarpa (large-fruited juniper) description". www.conifers.org. Diakses tanggal 2025-11-29.
  7. ↑ "Juniperus macrocarpa Sm. | Plants of the World Online | Kew Science". Plants of the World Online (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-11-29.
  8. ↑ "Arboretum de Villardebelle". www.pinetum.org. Diakses tanggal 2025-11-29.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan