Selasa, 29 September 2026
11:37 WIB
TERKINI
Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Regional Gagal Menulis Ulang: Konten Berita Tidak Memadai Way Kanan Kepala Toko Alfamart Way Kanan Diduga Gelapkan Rp141 Juta, Dua Pelaku Ditangkap Hiburan Lisa BLACKPINK Ukir Sejarah: Solois Asia Pertama Sabet Best Pop MTV VMAs 2026 Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Turun Drastis Rp17 Ribu, Cek Daftar Lengkap 29 September 2026 Hiburan TXT Gegerkan Penggemar dengan Mini Album 'PERFECT STORM' dan Tur Dunia Termasuk Jakarta Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Regional Gagal Menulis Ulang: Konten Berita Tidak Memadai Way Kanan Kepala Toko Alfamart Way Kanan Diduga Gelapkan Rp141 Juta, Dua Pelaku Ditangkap Hiburan Lisa BLACKPINK Ukir Sejarah: Solois Asia Pertama Sabet Best Pop MTV VMAs 2026 Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Turun Drastis Rp17 Ribu, Cek Daftar Lengkap 29 September 2026 Hiburan TXT Gegerkan Penggemar dengan Mini Album 'PERFECT STORM' dan Tur Dunia Termasuk Jakarta Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan
Juniperus communis

Juniperus communis

Bagikan:
Juniperus communis
250px-Jeneverbes.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Juniperus communis subsp. communis
di Belanda
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Plantae
Klad: Tracheophyta
Klad: Gymnospermae
Divisi: Pinophyta
Kelas: Pinopsida
Ordo: Cupressales
Famili: Cupressaceae
Subfamili: Cupressoideae
Genus: Juniperus
Spesies:
J. communis
Nama binomial
Juniperus communis
250px-Juniperus_communis_range_map.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Jangkauan alami di seluruh dunia
250px-Juniperus_communis_North_American_range_map_1.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Jangkauan alami di Amerika Utara

Juniperus communis dikenal sebagai arar umum merupakan spesies konifer dalam famili Cupressaceae yang tumbuh sebagai pohon kecil atau semak. Tanaman runjung ini memiliki sebaran paling luas di antara semua tumbuhan berkayu, menempati wilayah Holarktik di berbagai daerah beriklim dingin di Belahan Bumi Utara.

Deskripsi

Juniperus communis memiliki bentuk yang sangat beragam, dapat tumbuh sebagai pohon setinggi sekitar 10 meter dan kadang mencapai 16 meter atau tampil sebagai semak rendah yang menyebar di area terbuka. Daunnya berbentuk jarum yang tersusun dalam tiga baris melingkar. Warnanya hijau dengan satu pita stomata putih di sisi bagian dalam. Berbeda dari banyak kerabatnya dalam genus yang sama, spesies ini tidak pernah mengembangkan daun dewasa berbentuk sisik. Tanaman ini berumah dua, sehingga kerucut jantan dan betina muncul pada individu yang berbeda, dengan angin berperan membawa serbuk sari dari kerucut jantan ke kerucut betina. Individu jantan cenderung memiliki umur lebih panjang daripada individu betina dan dapat bertahan hidup lebih dari dua milenium.[3][4][5]

Kerucut jantan berwarna kuning dengan panjang sekitar 2–3 milimeter, dan segera gugur setelah melepaskan serbuk sari pada bulan Maret hingga April. Kerucut betina, yang dikenal sebagai buah beri arar, berwarna hijau pada awalnya, lalu matang dalam waktu sekitar 18 bulan menjadi ungu kehitaman dengan lapisan lilin kebiruan. Bentuknya bulat dengan diameter 4–12 milimeter dan umumnya terdiri dari tiga, kadang enam, sisik berdaging yang menyatu, masing-masing berisi satu biji. Penyebaran benih terjadi ketika burung memakan buah tersebut, mencerna bagian berdagingnya, dan mengeluarkan biji keras tak bersayap melalui kotoran.[6][7][8]

Penelitian dendrokronologi pada semak di wilayah tundra mengungkap adanya individu yang berusia sangat tua, termasuk beberapa di antara tanaman berkayu tertua yang diketahui di Eropa. Salah satu temuan menonjol adalah spesimen berumur 1.647 tahun dari kawasan Lapland, Finlandia, yang berada di dalam Lingkaran Arktik.[9]

Persebaran

Spesies ini memiliki wilayah sebaran terluas dibandingkan semua tumbuhan berkayu, meliputi daerah beriklim dingin di seluruh Belahan Bumi Utara secara sirkumpolar, mulai dari kawasan selatan Arktik di daerah pegunungan hingga sekitar garis lintang 30° LU di Amerika Utara, Eropa, dan Asia. Populasi tersisa juga dijumpai di Pegunungan Atlas, Afrika. Juniperus communis termasuk salah satu jenis tumbuhan yang berumur paling panjang di Irlandia.[10][11]

Referensi

  1. ↑ Farjon, A. (2013). "Juniperus communis". IUCN Red List of Threatened Species (dalam bahasa Inggris). 2013 e.T42229A2963096. doi:10.2305/IUCN.UK.2013-1.RLTS.T42229A2963096.en. Diakses tanggal 11 November 2021.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ NatureServe (2024). "Juniperus communis". Arlington, Virginia. Diakses tanggal 28 November 2025.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ Lena K. Ward, The Conservation of Juniper: Longevity and Old Age, Journal of Applied Ecology, Vol. 19, No. 3 (Dec. 1982), pp. 917–928.
  4. ↑ Lloyd, D. G. and C. J. Webb. 1977. Secondary sex characters in plants. The Botanical Review, 43: 177–216.
  5. ↑ Forsberg, G. E. 1888. Ueber die Geschlechterverteilung bei Juniperus communis. Bot. Zentralbl. 33, 91–92.
  6. ↑ Rushforth, K. (1987). Conifers. Helm ISBN0-7470-2801-X.
  7. ↑ Adams, R. P. (2004). Junipers of the World: The genus Juniperus. Victoria: Trafford. ISBN1-4120-4250-X.
  8. ↑ "Arboretum de Villardebelle". www.pinetum.org. Diakses tanggal 2025-11-28.
  9. ↑ Carrer, M (2025). "Common juniper, the oldest nonclonal woody species across the tundra biome and the European continent". Ecology. 106 (1) e4514. Bibcode:2025Ecol..106E4514C. doi:10.1002/ecy.4514. PMC 11751590. PMID 39838703.
  10. ↑ Bo Mossberg; Lennart Stenberg (2020). Nordens flora (dalam bahasa Dansk) (Edisi Nye, udvidede og omarbejdede udgave). Copenhagen: Gyldendal. ISBN 978-87-02-28916-9. OCLC 1158895781.
  11. ↑ Preston, S. J.; Wilson, C.; Jennings, S.; Provan, J.; McDonald, R. A. (2007). "The status of Juniperus communis L. in Northern Ireland in 2005". Ir. Nat. J. 28: 372–378.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan