Kamis, 29 Oktober 2026
03:50 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK

Jungyangjeol

Bagikan:

Jungyangjeol, Jungyang Nori, (Festival Jungyang, Permainan Jungyang, 중양절;重陽節) atau Junggu adalah festival yang jatuh pada hari ke-9 bulan ke-9 Kalender Imlek (sekitar bulan Oktober) di Korea.[1][2] Pada hari ini, ibu-ibu membuat panekuk (gukhwajeon) dan minuman keras dengan kelopak bunga seruni.[1][2] Orang-orang banyak pergi ke gunung menikmati pemandangan dedaunan musim gugur sambil membawa bekal makanan dan minum arak.[1] Festival ini dikaitkan dengan tradisi menulis puisi dan melukis pemandangan musim gugur.[2] Pada hari dimulainya Junggu, menurut penanggalan Korea, nyamuk telah pergi, burung layang-layang terbang ke selatan, ular dan katak masuk ke tanah untuk berhibernasi.[1]

Lihat pula

Referensi

  1. 1 2 3 4 (Inggris) Sesi Customs[pranala nonaktif permanen], koreanculture.org. Diakses pada 28 September 2010.
  2. 1 2 3 (Inggris) Choe, Sang-su (1983). Annual Customs of Korea. Seomundang Publishing Company, Seoul, Republic of Korea. hlm. 143–144.
Ikon rintisan

Artikel bertopik budaya ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan