Kamis, 29 Oktober 2026
10:33 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Jumaldi Alfi

Jumaldi Alfi

Bagikan:
Jumaldi Alfi
250px-Jumaldi_Alfi.webp?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lahir19 Juli 1973 (umur 53)
AlmamaterInstitut Seni Indonesia, Yogyakarta
PekerjaanPerupa

Jumaldi Alfi Chaniago (lahir 19 Juli 1973) adalah seorang perupa kontemporer Indonesia.[1] Ia bersama empat orang rekannya, yaitu Handiwirman Saputra, Rudi Mantofani, Yunizar, dan Yusra Martunus, tergabung dalam Kelompok Seni Rupa Jendela (KSR Jendela) yang lahir dan berbasis di kota Yogyakarta, DIY.[2]

Sebagai pelukis, Jumaldi telah melakukan banyak pameran atau eksebisi, baik di berbagai kota di dalam negeri maupun di luar negeri seperti di Amsterdam, Singapura, Kuala Lumpur, Hong Kong, New York, Shanghai, Beijing, Paris, dan lainnya. Ia merupakan alumni dari Institut Seni Indonesia Yogyakarta (ISI Yogyakarta) (1993-1999).[3] Sebelumnya ia menamatkan pendidikan menengah di Sekolah Menengah Seni Rupa (SMSR) Yogyakarta.[4]

Jumaldi Alfi bersama 20 perupa Indonesia lainnya masuk dalam daftar 500 pelukis terlaris di dunia berdasarkan Top 500 Artprice 2008/2009 yang disusun oleh sebuah lembaga analis perkembangan pasar seni rupa dunia, Artprice, yang berbasis di Paris, Prancis.[5]

Penghargaan

  • Karya Lukis Terbaik FSR ISI, Yogyakarta (1998)
  • Finalis Indonesian Art Award V (1998)
  • Finalis Indonesian Art Award X (2003)

Referensi

  1. ↑ Heru C. Nugroho (16 September 2010). "Provokasi Jumaldi Alfi". Seni. TEMPO Interaktif. Diakses tanggal 18 Desember 2013.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Jim Supangkat, CP Foundation, Museum Bank Indonesia (1 Januari 2005). "CP Biennale 2005: Urban/Culture". Kepustakaan Populer Gramedia. Diakses tanggal 18 Desember 2013.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link)
  3. ↑ "Jumaldi Alfi Profile". Jogja Contemporary. Diarsipkan dari asli tanggal 2013-12-17. Diakses tanggal 18 Desember 2013.
  4. ↑ Dio Pamola Chandra (1 April 2012). "Kelompok Seni Rupa Jendela". Berita. Sakatoartcommunity.com. Diarsipkan dari asli tanggal 2013-12-17. Diakses tanggal 22 Desember 2013.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ Tim Indonesia Art News (25 Juli 2010). "Perupa terlaris di Indonesia Bertambah". Indonesia Art News. Diarsipkan dari asli tanggal 2013-12-24. Diakses tanggal 22 Desember 2013.

Pranala luar


20px-Soekarno.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Artikel bertopik biografi Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan