|
Ertz bersama tim nasional Amerika Serikat pada 2017 | |||
| Informasi pribadi | |||
|---|---|---|---|
| Nama lengkap | Julie Beth Ertz | ||
| Tanggal lahir | 6 April 1992 (umur 34) | ||
| Tempat lahir | Phoenix, Arizona, Amerika Serikat | ||
| Tinggi | 1,70 m | ||
| Posisi bermain | Gelandang bertahan, bek tengah | ||
| Karier junior | |||
| 2000–2004 | Arizona Arsenal Soccer Club | ||
| 2004–2010 | Sereno Soccer Club | ||
| Karier senior* | |||
| Tahun | Tim | Tampil | (Gol) |
| 2014–2021 | Chicago Red Stars | 95 | (6) |
| 2023 | Angel City FC | 7 | (1) |
| Tim nasional | |||
| – | Amerika Serikat U-15 | ||
| – | Amerika Serikat U-18 | ||
| 2012 | Amerika Serikat U-20 | ||
| 2013 | Amerika Serikat U-23 | ||
| 2013–2023 | Amerika Serikat | 123 | (20) |
Prestasi | |||
| * Penampilan dan gol di klub senior hanya dihitung dari liga domestik | |||
Julie Beth Ertz (lahir dengan nama Julie Beth Johnston pada 6 April 1992) adalah mantan pemain sepak bola wanita profesional Amerika Serikat yang bermain sebagai gelandang bertahan dan bek tengah. Ia membela tim nasional sepak bola wanita Amerika Serikat dari 2013 hingga 2023 dan mengakhiri karier internasional dengan 123 penampilan, 20 gol, serta enam assist. Ertz menjadi anggota tim Amerika Serikat yang menjuarai Piala Dunia Wanita FIFA 2015 dan Piala Dunia Wanita FIFA 2019, serta meraih medali perunggu pada Olimpiade Tokyo.[1]
Kemampuan Ertz memainkan lebih dari satu posisi menjadi salah satu ciri utama kariernya. Pada Piala Dunia 2015 ia tampil sebagai bek tengah dan memainkan setiap menit dari tujuh pertandingan Amerika Serikat, sedangkan pada Piala Dunia 2019 perannya telah bergeser menjadi gelandang bertahan yang berada di depan lini belakang. Perubahan posisi tersebut membuatnya menjadi pemain penting dalam dua tim juara dunia dengan tanggung jawab taktikal yang berbeda.[1][2]
Sebelum mencapai tim senior, Ertz menjadi kapten Amerika Serikat ketika memenangkan Piala Dunia Wanita U-20 FIFA 2012 di Jepang. Ia menerima Bronze Ball sebagai pemain terbaik ketiga turnamen, sebuah penghargaan yang jarang diberikan kepada pemain bertahan. Pengalaman tersebut menjadi gelar dunia pertamanya sebelum kemudian memenangkan dua Piala Dunia senior.[3]
Di tingkat klub, sebagian besar karier Ertz berlangsung bersama Chicago Red Stars di National Women's Soccer League (NWSL). Ia dipilih sebagai pemain ketiga secara keseluruhan dalam NWSL College Draft 2014 dan langsung memperoleh NWSL Rookie of the Year pada musim pertamanya. Setelah tidak bermain selama lebih dari satu tahun, ia kembali ke NWSL bersama Angel City FC pada 2023 sebelum mengumumkan pensiun pada Agustus tahun tersebut.[4][5]
Ertz dua kali menerima penghargaan U.S. Soccer Female Player of the Year, yakni pada 2017 dan 2019. Ia sebelumnya memperoleh U.S. Soccer Young Female Player of the Year pada 2012, menjadikannya satu-satunya pemain yang memenangkan penghargaan pemain muda tersebut sebelum dua kali menjadi pemain wanita senior terbaik U.S. Soccer.[6]
Pengakuan terhadap kariernya berlanjut setelah pensiun. Ertz masuk West Coast Conference Hall of Honor pada 2024 dan terpilih sebagai anggota Santa Clara Athletics Hall of Fame kelas 2026. Santa Clara mencatatnya sebagai tiga kali First-Team All-American dan salah satu pemain paling berprestasi dalam sejarah program sepak bola wanita universitas tersebut.[7][8]
Kehidupan awal
Ertz lahir di Phoenix, Arizona, dan dibesarkan di kawasan Mesa. Ia adalah putri David dan Kristi Johnston. Santa Clara University mencatat Mesa sebagai kampung halamannya, sementara profil pemain universitas menyebut Phoenix sebagai tempat kelahirannya.[9]
Ketertarikan Ertz pada sepak bola berkembang sejak kecil. Ia sempat bermain untuk Arizona Arsenal sebelum bergabung dengan Sereno Soccer Club di Phoenix. Dari 2004 sampai 2010, ia bermain dalam kelompok umur U-13 hingga U-19 Sereno dan ikut memenangkan sembilan gelar negara bagian.[3]
Ertz bersekolah di Dobson High School di Mesa dari 2006 sampai 2010. Meskipun sepak bola menjadi olahraga utamanya, ia tidak memperkuat tim sepak bola sekolah dan memilih memusatkan perhatian pada sepak bola klub bersama Sereno. Selama bersekolah, ia juga menjadi sukarelawan sebagai student athletic trainer.[3][9]
Perkembangannya di sepak bola klub membawanya ke sistem tim nasional usia muda Amerika Serikat. Sebelum masuk perguruan tinggi, Ertz telah terlibat dengan program U-18 dan berbagai kegiatan Olympic Development Program, termasuk program Arizona dan Region IV.[9]
Setelah lulus sekolah menengah pada 2010, Ertz memilih Santa Clara University. Selain bermain sepak bola, ia mengambil bidang studi komunikasi. Santa Clara kemudian menjadi tempat yang membentuk fleksibilitas posisinya karena ia dimainkan sebagai gelandang, penyerang, dan bek dalam berbagai tahap karier perguruan tinggi.[9][7]
Karier perguruan tinggi
Santa Clara Broncos
Ertz memulai karier perguruan tinggi bersama Santa Clara Broncos pada 2010. Pada musim pertamanya, ia tampil dalam 20 pertandingan dan menjadi starter sebanyak 16 kali. Ia mencetak dua gol serta menghasilkan lima assist, jumlah assist terbanyak di tim pada musim tersebut.[9]
Penampilan sebagai mahasiswa tahun pertama membuat Ertz terpilih sebagai WCC Freshman of the Year. Ia juga masuk Second-Team All-WCC, WCC All-Freshman Team, serta NSCAA All-West Region Second Team, sehingga langsung memperoleh peran penting dalam program Santa Clara.[9]
Sebagai mahasiswa tahun kedua pada 2011, Ertz meningkatkan produktivitas serangannya. Statistik resmi Santa Clara mencatatnya bermain dalam 21 pertandingan, mencetak sembilan gol, dan menghasilkan lima assist untuk total 23 poin. Ia memimpin tim dalam jumlah gol dan poin pada musim tersebut.[10]
Performa 2011 menghasilkan penghargaan First-Team All-America pertama bagi Ertz. Ia kemudian mempertahankan status tersebut selama tiga musim beruntun dari 2011 sampai 2013, sekaligus tiga kali masuk First-Team All-West Region dan First-Team All-WCC.[8]
Salah satu faktor yang kemudian berpengaruh terhadap karier internasional Ertz adalah kesediaannya berpindah posisi. Pelatih Santa Clara Jerry Smith pernah memindahkannya dari lini tengah ke bek tengah ketika tim membutuhkan penguatan pertahanan, meskipun sebagian besar pengalaman awalnya berlangsung dalam peran yang lebih ofensif.[7]
Perubahan posisi tersebut menjadi penting ketika Ertz mencoba mendapatkan tempat dalam tim U-20 Amerika Serikat pada 2012. Smith menyarankan agar ia dievaluasi sebagai bek tengah, dan Ertz kemudian berhasil masuk skuad, dipilih sebagai kapten, serta memimpin Amerika Serikat menjuarai Piala Dunia U-20.[7]
Pada musim 2012 bersama Santa Clara, Ertz tampil dalam 15 pertandingan dan menjadi starter 14 kali. Ia mencetak delapan gol, menghasilkan lima assist, dan mengakhiri musim sebagai pemimpin tim dengan 21 poin.[11]
Musim tersebut berlangsung bersamaan dengan pencapaian besar di tingkat internasional. Selain menerima First-Team All-America dan First-Team All-WCC, Ertz menjadi semifinalis MAC Hermann Trophy dan terpilih sebagai U.S. Soccer Young Female Player of the Year setelah memimpin Amerika Serikat menjuarai Piala Dunia U-20.[11][12]
Ertz menjalani musim perguruan tinggi terbaiknya secara statistik pada 2013. Ia tampil dalam seluruh 22 pertandingan Santa Clara, mencetak 12 gol, memberikan delapan assist, dan menghasilkan 32 poin. Empat dari gol tersebut merupakan gol penentu kemenangan.[8]
Kontribusi tersebut membantu Santa Clara menjadi salah satu tim dengan produktivitas serangan tertinggi di tingkat nasional. Broncos mencapai babak ketiga turnamen NCAA dan menyelesaikan musim dengan peringkat nasional ketujuh.[7]
Pada akhir musim, Ertz menerima WCC Player of the Year dan kembali dipilih sebagai First-Team All-American untuk ketiga kalinya secara beruntun. Ia juga menjadi semifinalis MAC Hermann Trophy untuk musim ketiga berturut-turut.[8][7]
Selama empat musim bersama Santa Clara, Ertz tampil dalam 79 pertandingan dan mencetak 31 gol serta 22 assist. Broncos lolos ke turnamen NCAA dalam setiap musim yang dijalaninya di universitas.[13]
Kemampuan bermain di beberapa lini yang dikembangkan di Santa Clara kemudian menjadi ciri karier profesional Ertz. Jerry Smith menggambarkannya sebagai pemain yang mampu tampil efektif sebagai penyerang, gelandang, maupun pemain bertahan, sementara Ertz sendiri menilai kesediaan menerima peran berbeda sebagai salah satu kekuatan terbesarnya.[7]
Statistik perguruan tinggi
| Musim | Penampilan | Gol | Assist | Penghargaan utama |
|---|---|---|---|---|
| 2010 | 20 | 2 | 5 | WCC Freshman of the Year |
| 2011 | 21 | 9 | 5 | First-Team All-America |
| 2012 | 15 | 8 | 5 | First-Team All-America |
| 2013 | 22 | 12 | 8 | WCC Player of the Year |
| Total karier | 79 | 31 | 22 | — |
Data Santa Clara mencatat total resmi 79 pertandingan, 31 gol, dan 22 assist selama karier Ertz. Perbedaan satu pertandingan antara penjumlahan sejumlah statistik musim yang tersedia secara daring dan total resmi universitas mengikuti catatan karier yang diterbitkan Santa Clara dan West Coast Conference.[13][8]
Karier klub
Chicago Red Stars
Chicago Red Stars memilih Ertz—ketika masih menggunakan nama Julie Johnston—sebagai pilihan ketiga secara keseluruhan dalam NWSL College Draft 2014. Pemilihan tersebut berlangsung setelah ia menyelesaikan empat musim di Santa Clara dan mulai memasuki lingkungan tim nasional senior Amerika Serikat.[14]
Pada musim profesional pertamanya, Ertz langsung menjadi pemain inti Chicago. Ia menjadi starter dalam 21 pertandingan dan memainkan seluruh 90 menit dari setiap pertandingan tersebut, mencetak dua gol dan menghasilkan dua assist.[14]
Konsistensi tersebut membuat Ertz memenangkan NWSL Rookie of the Year 2014. NWSL masih mencatatnya sebagai pemenang penghargaan pemain debutan terbaik untuk musim tersebut, sementara Chicago kemudian memasukkannya ke dalam daftar pemain penting dari draft klub.[4][14]
Pada 2015, sebagian kalender klub Ertz terganggu tugas internasional bersama Amerika Serikat di Piala Dunia. Ia tampil dalam 11 pertandingan musim reguler Chicago dan menghasilkan dua assist setelah kembali dari turnamen di Kanada.[14]
Tahun tersebut juga menghasilkan pengakuan liga lainnya. Ertz masuk NWSL Best XI Second Team 2015 setelah sebelumnya terpilih ke tim kedua pada musim 2014.[15]
Musim 2016 kembali dipengaruhi tugas tim nasional dan Olimpiade Rio. Ertz membuat 12 penampilan sebagai starter untuk Chicago dan memainkan 1.080 menit musim reguler.[14]
Perubahan besar terjadi pada 2017 ketika Chicago mulai lebih sering memainkan Ertz sebagai gelandang bertahan. Posisi tersebut memungkinkannya terlibat lebih banyak dalam perebutan bola di lini tengah sekaligus masuk ke kotak penalti ketika tim mendapatkan situasi bola mati.[14][16]
Dalam musim reguler 2017, Ertz tampil dalam 22 pertandingan dan mencetak empat gol serta menghasilkan tiga assist. Perubahan posisi yang sama kemudian diterapkan bersama tim nasional dan menjadi salah satu faktor yang mengubah arah karier internasionalnya.[14]
Chicago secara rutin mencapai babak playoff selama periode Ertz. Meskipun klub beberapa kali berhenti di semifinal, ia menjadi bagian dari fondasi tim yang secara konsisten berada di papan atas liga sebelum akhirnya mencapai final NWSL pada 2019.[6]
Pada musim 2018, Ertz tampil dalam 14 pertandingan liga. Tahun tersebut juga menjadi periode ketika tugasnya bersama tim nasional meningkat menjelang kualifikasi Piala Dunia sehingga jadwal klub dan internasional kembali saling beririsan.[17]
Musim 2019 menjadi salah satu musim terbaik Chicago. Setelah kembali dari Piala Dunia, Ertz membantu Red Stars finis di posisi kedua musim reguler dan mencapai NWSL Championship untuk pertama kalinya dalam sejarah klub.[6]
Ertz menjadi starter dalam 14 pertandingan musim reguler Chicago pada 2019 dan memainkan setiap menit dalam seluruh pertandingan tersebut. Ia kemudian juga memainkan setiap menit dalam semifinal dan final playoff.[6]
Chicago mengalahkan Portland Thorns pada semifinal dan kemudian menghadapi North Carolina Courage dalam NWSL Championship. Red Stars kalah pada pertandingan final, tetapi pencapaian tersebut tetap menjadi perjalanan terjauh klub selama periode Ertz.[6]
Penampilannya sepanjang 2019 membuat Ertz kembali menerima NWSL Best XI, kali ini sebagai gelandang. Musim tersebut juga berakhir dengan penghargaan U.S. Soccer Female Player of the Year keduanya.[6]
Kompetisi NWSL 2020 berubah akibat pandemi COVID-19 dan musim reguler digantikan oleh Challenge Cup serta Fall Series. Ertz masuk dalam skuad Chicago untuk Challenge Cup, yang menjadi turnamen utama NWSL pada musim panas tersebut.[18]
Ertz tampil sepanjang turnamen dan terpilih ke NWSL Challenge Cup Best XI 2020. Chicago mencapai final Challenge Cup sebelum kalah dari Houston Dash.[15]
Musim 2021 berlangsung sangat singkat bagi Ertz di tingkat klub. Ia hanya bermain 28 menit dalam pertandingan musim reguler setelah mengalami cedera lutut, sementara cedera tersebut kemudian juga memengaruhi persiapannya menuju Olimpiade Tokyo.[17][1]
Ketika Chicago dan Ertz akhirnya berpisah, catatan U.S. Soccer menyebutnya telah membuat 95 penampilan musim reguler bersama Red Stars dari 2014 sampai 2021. Periode delapan musim tersebut menghasilkan Rookie of the Year, sejumlah penghargaan Best XI, dan satu penampilan NWSL Championship.[1]
Hak bermain Ertz kemudian diperdagangkan ke Angel City FC pada akhir 2021 menjelang ekspansi liga. Namun, ia tidak tampil pada musim 2022 ketika fokus pada keluarga dan kelahiran anak pertamanya.[1][5]
Angel City FC
Angel City mengumumkan penandatanganan Ertz pada 17 April 2023 dengan kontrak satu tahun. Perekrutan itu menandai kembalinya Ertz ke NWSL setelah lebih dari dua tahun tanpa pertandingan liga reguler.[5]
Kepindahan ke Angel City terjadi hanya beberapa hari setelah Ertz kembali membela tim nasional Amerika Serikat. Klub menyatakan pengalaman Ertz sebagai juara dunia dan peraih medali Olimpiade diharapkan dapat memperkuat lini tengah sekaligus menambah kepemimpinan dalam skuad.[5]
Ertz menjalani pertandingan NWSL pertamanya bersama Angel City melawan San Diego Wave pada April 2023. Setelah pertandingan, ia menggambarkan kembalinya ke liga sebagai pengalaman yang berbeda setelah menjadi ibu dan melihat perkembangan NWSL selama masa absennya.[19]
Gol pertama Ertz untuk Angel City terjadi pada 29 April 2023 ketika klub bermain imbang 3–3 dengan Portland Thorns. Ia mencetak salah satu dari tiga gol Angel City dalam pertandingan tersebut.[20]
Data pertandingan musim 2023 mencatat Ertz membuat tujuh penampilan liga untuk Angel City dan mencetak satu gol. Ia memainkan sekitar 571 menit sebelum meninggalkan klub untuk bergabung dengan tim nasional menjelang Piala Dunia.[21]
Setelah Piala Dunia 2023, Ertz tidak kembali bermain dalam pertandingan kompetitif untuk Angel City. Pada 31 Agustus 2023 ia mengumumkan keputusan pensiun dari sepak bola profesional.[22]
Angel City menyampaikan bahwa klub mendukung keputusan tersebut dan mengakui masa singkat Ertz sebagai bagian penting dari perjalanan tim pada 2023. Ertz menutup karier klubnya setelah bermain profesional di NWSL selama sembilan musim kompetisi yang tersebar antara 2014 dan 2023.[22][13]
Karier internasional
Tim nasional usia muda
Sebelum mendapatkan tempat di tim nasional senior, Ertz menjalani perkembangan melalui beberapa kelompok umur Amerika Serikat. Ia pernah terlibat dengan tim U-15 dan U-18 sebelum menjadi bagian penting tim U-20.[1][9]
Menjelang Piala Dunia U-20 2012, Ertz pada awalnya berusaha mendapatkan tempat sebagai gelandang. Setelah pengalaman bermain sebagai bek di Santa Clara, ia kemudian mendapat kesempatan sebagai bek tengah dalam kamp tim nasional dan berhasil masuk skuad final.[7]
Rekan-rekan setim memilih Ertz sebagai kapten untuk Piala Dunia U-20 di Jepang. Ia menjadi starter dalam seluruh pertandingan dan hanya melewatkan 32 menit sepanjang turnamen.[3]
Amerika Serikat menempati posisi kedua grup sebelum menghadapi Korea Utara pada perempat final. Tim kemudian mengalahkan Nigeria pada semifinal dan menghadapi Jerman pada pertandingan final.[3]
Lini belakang yang dipimpin Ertz hanya kebobolan satu gol dalam tiga pertandingan fase gugur. Amerika Serikat mengalahkan Jerman 1–0 pada final melalui gol Kealia Ohai dan memenangkan gelar dunia U-20.[3]
Performa Ertz menghasilkan Bronze Ball sebagai pemain terbaik ketiga turnamen. U.S. Soccer menyoroti penghargaan itu sebagai pencapaian yang tidak biasa bagi seorang bek tengah.[2]
Pada akhir 2012, U.S. Soccer menobatkannya sebagai Young Female Player of the Year. Gelar tersebut diperoleh sebelum Ertz menjalani satu pun pertandingan internasional senior.[12]
Debut bersama tim nasional senior
Ertz melakukan debut tim nasional senior pada 9 Februari 2013 dalam pertandingan melawan Skotlandia di Jacksonville. Pada saat itu ia masih bermain untuk Santa Clara dan masih menggunakan nama Julie Johnston.[1]
Meskipun sudah memiliki pengalaman sebagai kapten juara dunia U-20, Ertz tidak langsung menjadi pemain reguler di tim senior. Dalam dua tahun pertama setelah debut, jumlah penampilannya masih terbatas karena persaingan di lini pertahanan Amerika Serikat.[2]
Perubahan mulai terjadi pada awal 2015 ketika Ertz memperoleh kesempatan lebih besar sebagai bek tengah. Performa dalam Algarve Cup membantu menguatkan posisinya menjelang pemilihan skuad Piala Dunia.[23]
Gol internasional senior pertamanya tercipta pada 11 Maret 2015 ketika Amerika Serikat menghadapi Prancis di Algarve Cup. Pencapaian tersebut datang hanya beberapa bulan sebelum Ertz mengikuti Piala Dunia senior pertamanya.[1]
Piala Dunia Wanita FIFA 2015
Ketika masuk skuad Piala Dunia Wanita FIFA 2015, Ertz baru memiliki pengalaman internasional yang relatif sedikit. U.S. Soccer mencatat ia memiliki sembilan penampilan ketika daftar pemain diumumkan, jumlah terendah di antara pemain lapangan Amerika Serikat yang masuk skuad.[24]
Meski demikian, Ertz menjadi starter sebagai bek tengah dalam pertandingan pertama dan tidak kehilangan tempatnya sepanjang turnamen. Ia memainkan setiap menit dari seluruh tujuh pertandingan Amerika Serikat di Kanada.[1]
Bersama Becky Sauerbrunn dan pemain belakang lainnya, Ertz membantu Amerika Serikat membangun salah satu pertahanan terbaik turnamen. Tim menjalani rangkaian 540 menit tanpa kebobolan selama perjalanan menuju pertandingan final.[2]
Dalam perempat final melawan Tiongkok, Ertz memberikan assist kepada Carli Lloyd untuk satu-satunya gol pertandingan. Kemenangan 1–0 tersebut membawa Amerika Serikat menuju semifinal menghadapi Jerman.[1]
Amerika Serikat kemudian mengalahkan Jerman 2–0 dan bertemu Jepang pada final di Vancouver. Kemenangan 5–2 memberi Amerika Serikat gelar Piala Dunia pertama sejak 1999 dan menjadikan Ertz juara dunia senior hanya tiga tahun setelah memimpin tim U-20 menjadi juara dunia.[1]
Penampilan Ertz sepanjang turnamen membuatnya masuk FIFA Women's World Cup All-Star Team. Beberapa bulan kemudian ia juga terpilih dalam FIFPRO Women's World 11 edisi perdana sebagai salah satu pemain bertahan terbaik tahun tersebut.[1][25]
Olimpiade Rio 2016
Ertz tetap menjadi bagian tim nasional setelah keberhasilan Piala Dunia dan terpilih untuk Olimpiade Musim Panas 2016 di Rio de Janeiro. Turnamen tersebut merupakan Olimpiade senior pertamanya.[1]
Ia tampil dalam dua pertandingan selama kompetisi. Amerika Serikat lolos dari fase grup tetapi tersingkir oleh Swedia melalui adu penalti pada perempat final, sehingga untuk pertama kalinya tim gagal mencapai semifinal dalam sejarah turnamen sepak bola wanita Olimpiade.[1]
Periode setelah Olimpiade kemudian menjadi awal perubahan posisi Ertz. Tim nasional mulai menggunakannya lebih sering sebagai gelandang bertahan, peran yang memberinya kesempatan melakukan tekanan lebih tinggi dan terlibat dalam pembangunan serangan.[16]
Perubahan posisi dan tahun 2017
Perubahan Ertz dari bek tengah ke gelandang bertahan semakin nyata dalam Tournament of Nations 2017. Posisi tersebut akhirnya menjadi peran utamanya untuk sebagian besar sisa karier tim nasional.[16]
Dalam pertandingan melawan Brasil pada 30 Juli 2017, Amerika Serikat tertinggal 1–3 sebelum melakukan kebangkitan. Ertz mencetak gol kemenangan pada menit ke-89 untuk memastikan kemenangan 4–3.[26]
Gol tersebut menjadi awal periode produktif Ertz dari posisi gelandang. Ia menjadi starter dalam seluruh pertandingan yang tersisa pada 2017 dan mencetak total enam gol sepanjang tahun.[26]
Kombinasi kontribusi bertahan, kemampuan merebut bola, dan ancaman dalam situasi bola mati membuat Ertz dinobatkan sebagai U.S. Soccer Female Player of the Year 2017.[12][6]
Penghargaan tersebut menunjukkan perubahan besar dalam kariernya. Dua tahun sebelumnya ia dikenal terutama sebagai bek tengah dalam tim juara dunia, sementara pada akhir 2017 ia telah menjadi salah satu gelandang bertahan utama Amerika Serikat.[16]
2018 dan CONCACAF Women's Championship
Ertz mempertahankan peran gelandang bertahan sepanjang 2018. Ia menjadi starter dalam 15 dari 16 pertandingan tim nasional yang diikutinya dan mencetak empat gol sepanjang tahun.[27]
Pada CONCACAF Women's Championship 2018, Ertz membantu Amerika Serikat memenangkan turnamen dan memastikan tempat di Piala Dunia 2019. Tim mengalahkan Kanada 2–0 pada pertandingan final.[28]
Konfederasi memberikan Golden Ball kepada Ertz sebagai pemain terbaik turnamen. Ia juga terpilih ke Best XI kompetisi bersama tujuh pemain Amerika Serikat lainnya.[28]
Kesuksesan tersebut memperkuat posisinya sebagai salah satu pemain inti menjelang Piala Dunia 2019. Kemampuannya menutup ruang di depan lini belakang menjadi salah satu elemen penting dalam struktur permainan Amerika Serikat.[27]
Piala Dunia Wanita FIFA 2019
Ertz masuk skuad Amerika Serikat untuk Piala Dunia Wanita FIFA 2019 di Prancis sebagai salah satu pemain paling berpengalaman dalam tim. Berbeda dengan 2015, ia kali ini dimainkan terutama sebagai gelandang bertahan.[1]
Ia menjadi starter dalam enam pertandingan dan mencatat 474 menit selama turnamen. Ertz hanya melewatkan pertandingan fase grup melawan Chile karena pengaturan kebugaran dan rotasi, meskipun pertandingan melawan Chile justru menjadi laga ketika ia mencetak gol Piala Dunia pertamanya—sebuah sundulan dari situasi sepak pojok.[6]
Kontribusinya tidak hanya terlihat melalui gol. U.S. Soccer menyoroti kemampuan Ertz merebut bola di udara maupun di tanah serta perannya membantu menentukan tempo ketika Amerika Serikat mengalihkan permainan dari fase bertahan menuju serangan.[6]
Amerika Serikat melewati Spanyol pada babak 16 besar, Prancis di perempat final, dan Inggris di semifinal sebelum menghadapi Belanda pada pertandingan final.[1]
Pada final di Lyon, Amerika Serikat menang 2–0 melalui gol Megan Rapinoe dan Rose Lavelle. Hasil tersebut memberi Ertz gelar Piala Dunia senior kedua secara berturut-turut.[1]
Performa sepanjang 2019 membuat Ertz dipilih ke FIFA FIFPRO Women's World 11 untuk kedua kalinya. Ia menjadi salah satu dari lima pemain Amerika Serikat yang masuk susunan World 11 tahun tersebut.[29]
Pada Desember, U.S. Soccer kembali menobatkannya sebagai Female Player of the Year. Ertz menjadi pemain kesepuluh yang memenangkan penghargaan tersebut lebih dari satu kali dan satu-satunya di antara mereka yang sebelumnya juga meraih Young Female Player of the Year.[6]
Penampilan ke-100 dan tahun 2020
Pada 5 Maret 2020, Ertz memperoleh penampilan internasional ke-100 ketika Amerika Serikat menghadapi Inggris di SheBelieves Cup. Pencapaian tersebut datang tujuh tahun setelah debut seniornya pada 2013.[1]
U.S. Soccer menyoroti bagaimana peran Ertz berkembang selama perjalanan menuju 100 pertandingan: mulai dari bek tengah muda yang masuk Piala Dunia 2015 hingga menjadi gelandang bertahan utama dan dua kali juara dunia.[26]
Pada 8 Maret 2020, Ertz mencetak gol kemenangan pada menit-menit akhir melawan Spanyol. Gol tersebut merupakan gol internasional ke-20 dalam kariernya dan sekaligus menjadi gol terakhir yang ia cetak bersama tim nasional.[2]
Dari 20 gol internasionalnya, sebagian besar tercipta melalui situasi bola mati. U.S. Soccer mencatat sepuluh berupa sundulan dan delapan merupakan gol penentu kemenangan.[2]
Cedera dan Olimpiade Tokyo
Pada 2021, Ertz mengalami cedera lutut ketika bermain untuk Chicago Red Stars. Cedera tersebut membuat persiapannya menuju Olimpiade Tokyo menjadi tidak biasa karena ia kehilangan waktu pertandingan dalam beberapa bulan sebelum turnamen.[1]
Meskipun demikian, Ertz pulih tepat waktu untuk masuk skuad Olimpiade. Ia tampil dalam seluruh enam pertandingan Amerika Serikat dan menjadi starter dalam lima di antaranya.[1]
Ertz memainkan 525 menit di Tokyo, jumlah menit terbanyak kedua di antara pemain Amerika Serikat pada turnamen tersebut. Ia kembali beroperasi sebagai gelandang bertahan setelah melewati proses rehabilitasi cedera.[1]
Amerika Serikat tersingkir dari perebutan medali emas setelah kalah dari Kanada pada semifinal, tetapi mengalahkan Australia dalam pertandingan perebutan tempat ketiga. Ertz mengakhiri Olimpiade keduanya dengan medali perunggu.[1]
Pertandingan perebutan medali perunggu tersebut kemudian menjadi penampilan internasional terakhirnya selama hampir dua tahun. Setelah Olimpiade, Ertz menjauh dari sepak bola karena cedera dan kemudian kehamilan.[30]
Menjadi ibu dan kembali ke tim nasional
Ertz dan suaminya menyambut anak pertama mereka, Madden, pada Agustus 2022. Setelah kelahiran tersebut, ia tidak langsung memastikan apakah akan kembali ke sepak bola kompetitif.[1]
Ketika Piala Dunia 2023 semakin dekat, staf tim nasional kembali berkomunikasi dengannya mengenai kemungkinan kembali. Ertz kemudian memulai latihan untuk mengetahui apakah kondisi fisiknya memungkinkan bersaing kembali di tingkat internasional.[7]
Pada 8 April 2023, Ertz masuk sebagai pemain pengganti melawan Republik Irlandia. Pertandingan tersebut merupakan penampilan internasional pertamanya dalam 611 hari dan menjadikannya pemain ke-16 dalam sejarah USWNT yang kembali bermain setelah menjadi ibu.[1][2]
Kembalinya Ertz terjadi sekitar delapan bulan setelah kelahiran putranya. Beberapa hari setelah pertandingan tersebut, Angel City mengumumkan kontraknya untuk musim NWSL 2023.[5]
Periode persiapan menuju Piala Dunia berlangsung singkat, tetapi Ertz kembali mendapatkan tempat dalam skuad final. Ia dipilih bersama rekan Angel City, Alyssa Thompson, untuk turnamen di Australia dan Selandia Baru.[31]
Piala Dunia Wanita FIFA 2023
Piala Dunia 2023 menjadi turnamen dunia senior ketiga Ertz. Karena kebutuhan tim, ia kembali berpindah dari gelandang bertahan ke posisi bek tengah—posisi yang pernah ia mainkan pada Piala Dunia 2015.[30]
Ertz bermain setiap menit dari seluruh empat pertandingan Amerika Serikat. Ia menjadi salah satu pemain utama dalam lini pertahanan bersama Naomi Girma.[30]
Pertahanan Amerika Serikat hanya mengizinkan dua tembakan tepat sasaran lawan dalam empat pertandingan. Tim hanya kebobolan satu gol sebelum akhirnya tersingkir tanpa terkalahkan dalam waktu normal.[30]
Amerika Serikat memulai turnamen dengan mengalahkan Vietnam 3–0, kemudian bermain imbang melawan Belanda dan Portugal. Hasil tersebut membawa tim lolos ke babak 16 besar sebagai runner-up grup.[32]
Pada babak 16 besar melawan Swedia, pertandingan berakhir 0–0 setelah perpanjangan waktu. Amerika Serikat kemudian kalah melalui adu penalti dan mengalami eliminasi paling awal dalam sejarah partisipasinya di Piala Dunia Wanita.[7]
Walaupun perjalanan tim berakhir lebih cepat dari edisi sebelumnya, performa Ertz mendapat sorotan karena ia berhasil kembali ke level Piala Dunia hanya sekitar setahun setelah melahirkan. West Coast Conference mencatatnya sebagai salah satu contoh atlet yang kembali bersaing di tingkat tertinggi setelah menjadi ibu.[7]
Sepanjang tiga Piala Dunia senior, Ertz tampil dalam 17 pertandingan dan semuanya sebagai starter. Amerika Serikat mencatat 13 kemenangan dan empat hasil imbang dalam pertandingan-pertandingan Piala Dunia yang dimainkannya.[30]
Pensiun dan pertandingan perpisahan
Pada 31 Agustus 2023, Ertz mengumumkan pensiun dari sepak bola profesional. Dalam pernyataannya melalui U.S. Soccer, ia mengatakan proses memikirkan perjalanan karier membuatnya merasa bersyukur terhadap pengalaman, rekan setim, pelatih, dan kesempatan mewakili negaranya.[32]
Keputusan tersebut menutup karier klubnya, tetapi U.S. Soccer kemudian mengatur satu pertandingan perpisahan agar Ertz dapat mengakhiri karier internasional di lapangan.[30]
Pertandingan terakhir berlangsung pada 21 September 2023 ketika Amerika Serikat menghadapi Afrika Selatan di Cincinnati. Ertz tampil sejak awal untuk memperoleh penampilan internasional ke-123 sekaligus terakhir.[30]
Dengan 123 penampilan, 20 gol, dua Piala Dunia senior, satu Piala Dunia U-20, dan satu medali perunggu Olimpiade, Ertz menyelesaikan karier internasional sepuluh tahun setelah debutnya pada 2013.[1][2]
Gaya bermain
Ertz dikenal sebagai pemain yang menggabungkan kekuatan fisik, kemampuan duel udara, agresivitas dalam perebutan bola, serta fleksibilitas posisi. Sepanjang kariernya ia mampu bermain sebagai bek tengah dan gelandang bertahan dalam sistem yang berbeda.[6]
Sebagai bek tengah, Ertz mengandalkan kemampuan membaca permainan dan keberanian memasuki duel. Karakter tersebut terlihat pada Piala Dunia 2015 ketika ia bermain setiap menit dan membantu Amerika Serikat mencatat rangkaian panjang tanpa kebobolan.[2]
Perpindahan ke gelandang bertahan pada 2017 membuatnya lebih sering terlibat dalam fase transisi. Dari posisi tersebut Ertz dapat memutus serangan lawan, merebut bola kedua, dan menghubungkan lini belakang dengan pemain-pemain ofensif.[16]
Kemampuan menyerang dalam situasi bola mati juga menjadi bagian penting dari permainannya. Sepuluh dari 20 gol internasional Ertz tercipta melalui sundulan, sedangkan sebagian besar golnya berasal dari tendangan bebas atau sepak pojok.[2]
Ertz juga dikenal mampu mencetak gol penting. Delapan dari 20 gol internasionalnya tercatat sebagai gol penentu kemenangan, termasuk gol pada menit ke-89 ketika Amerika Serikat membalikkan keadaan melawan Brasil pada 2017.[2][26]
Pelatih tim nasional Vlatko Andonovski pernah menyoroti kemampuannya memberi pengaruh pada permainan dalam fase menyerang maupun bertahan. Menurut U.S. Soccer, kombinasi tersebut menjadi salah satu alasan Ertz tetap memiliki nilai taktikal tinggi meskipun posisinya berubah sepanjang karier.[26]
Statistik karier
Perguruan tinggi
| Tim | Periode | Penampilan | Gol | Assist |
|---|---|---|---|---|
| Santa Clara Broncos | 2010–2013 | 79 | 31 | 22 |
Santa Clara mencatat Ertz tampil dalam 79 pertandingan, mencetak 31 gol, dan membuat 22 assist selama empat musim. Ia tiga kali menjadi First-Team All-American dan tiga kali menjadi semifinalis MAC Hermann Trophy.[13]
Klub
| Klub | Periode | Penampilan liga | Gol liga |
|---|---|---|---|
| Chicago Red Stars | 2014–2021 | 95 | 6 |
| Angel City FC | 2023 | 7 | 1 |
| Total | 102 | 7 |
U.S. Soccer mencatat 95 penampilan musim reguler Ertz bersama Chicago, sementara statistik Angel City 2023 mencatat tujuh pertandingan liga dan satu gol. Angka tabel tidak memasukkan pertandingan playoff, Challenge Cup, atau Fall Series.[1][21]
Tim nasional senior
| Tim | Periode | Penampilan | Gol | Assist |
|---|---|---|---|---|
| Amerika Serikat | 2013–2023 | 123 | 20 | 6 |
U.S. Soccer mencatat Ertz mengakhiri karier senior dengan 123 penampilan, 20 gol, dan enam assist. Penampilan terakhirnya berlangsung melawan Afrika Selatan pada September 2023.[1][30]
Piala Dunia
| Tahun | Turnamen | Penampilan | Posisi utama | Hasil |
|---|---|---|---|---|
| 2015 | Piala Dunia Wanita FIFA 2015 | 7 | Bek tengah | |
| 2019 | Piala Dunia Wanita FIFA 2019 | 6 | Gelandang bertahan | |
| 2023 | Piala Dunia Wanita FIFA 2023 | 4 | Bek tengah | Babak 16 besar |
| Total | 17 |
Seluruh 17 penampilan Piala Dunia Ertz merupakan penampilan sebagai starter. Ia bermain setiap menit pada 2015 dan 2023, sementara pada 2019 ia tampil sebagai starter dalam enam pertandingan dan memainkan 474 menit.[1][30]
Olimpiade
| Tahun | Turnamen | Penampilan | Hasil |
|---|---|---|---|
| 2016 | Rio 2016 | 2 | Perempat final |
| 2021 | Tokyo 2020 | 6 |
Ertz mengikuti dua Olimpiade. Ia hanya tampil dua kali di Rio 2016, sedangkan di Tokyo ia tampil dalam seluruh enam pertandingan dan memainkan 525 menit setelah pulih dari cedera lutut.[1]
Gol internasional
Ertz mencetak 20 gol dalam 123 penampilan bersama tim nasional senior. U.S. Soccer mencatat delapan golnya berasal dari tendangan bebas, delapan dari sepak pojok, sepuluh melalui sundulan, dan delapan merupakan gol penentu kemenangan.[2]
Gol internasional pertamanya tercipta melawan Prancis pada Algarve Cup 2015, sedangkan gol terakhirnya tercipta melawan Spanyol dalam SheBelieves Cup pada Maret 2020.[1][2]
Salah satu periode paling produktif terjadi pada 2017 ketika ia mencetak enam gol dalam satu tahun kalender setelah beralih menjadi gelandang bertahan. Tahun tersebut juga berakhir dengan penghargaan U.S. Soccer Female Player of the Year pertamanya.[26]
Prestasi
Amerika Serikat U-20
Amerika Serikat
- Piala Dunia Wanita FIFA: 2015, 2019[1]
- Medali perunggu Olimpiade Musim Panas 2020: 2021[1]
- CONCACAF Women's Championship: 2014, 2018[28]
- SheBelieves Cup: 2016, 2018, 2020, 2021[1]
Chicago Red Stars
Individu
- Bronze Ball Piala Dunia Wanita U-20 FIFA: 2012[3]
- U.S. Soccer Young Female Player of the Year: 2012[12]
- NWSL Rookie of the Year: 2014[4]
- FIFA Women's World Cup All-Star Team: 2015[1]
- FIFA FIFPRO Women's World 11: 2015, 2019[25]
- U.S. Soccer Female Player of the Year: 2017, 2019[6]
- CONCACAF Women's Championship Golden Ball: 2018[28]
- CONCACAF Women's Championship Best XI: 2018[28]
- NWSL Best XI: 2017, 2018, 2019[15]
- NWSL Challenge Cup Best XI: 2020[15]
- West Coast Conference Hall of Honor: 2024[7]
- Santa Clara Athletics Hall of Fame: 2026[8]
Penghargaan di Santa Clara setelah pensiun
West Coast Conference memilih Ertz sebagai perwakilan Santa Clara dalam Hall of Honor kelas 2024. Konferensi menyoroti 31 golnya dalam 79 pertandingan perguruan tinggi, tiga kali First-Team All-America, gelar WCC Player of the Year, serta perjalanan karier bersama tim nasional dan NWSL.[13]
Dalam profil Hall of Honor, mantan pelatih Santa Clara Jerry Smith menilai kesediaan Ertz menerima berbagai peran sebagai salah satu karakter yang paling menonjol dari kariernya. Menurut Smith, fleksibilitas tersebut memungkinkan Ertz berpindah dari pemain ofensif perguruan tinggi menjadi bek tim nasional dan kemudian menjadi gelandang bertahan kelas dunia.[7]
Pada 2026, Santa Clara memasukkan Ertz ke Athletics Hall of Fame universitas. Ia menjadi salah satu dari lima anggota kelas 2026 bersama Marlon Garnett, Katie Le, Scott Travers, dan mantan pelatih bola voli Jon Wallace.[33]
Santa Clara kembali menyoroti bahwa Ertz memperoleh First-Team All-America dalam tiga musim berturut-turut dan menutup karier perguruan tinggi dengan musim senior yang menghasilkan 12 gol dan delapan assist. Penghormatan tersebut diberikan lebih dari satu dekade setelah ia lulus dari universitas.[8]
Kehidupan pribadi
Ertz menikah dengan pemain sepak bola Amerika profesional Zach Ertz pada 2017. Keduanya berkenalan ketika masih berkuliah di wilayah San Francisco Bay Area; Julie berkuliah di Santa Clara University sementara Zach bermain untuk Stanford University.[1][34]
Setelah menikah, Julie mulai menggunakan nama Ertz dalam kompetisi. Zach kemudian dikenal sebagai salah satu pemain NFL yang memenangkan Super Bowl bersama Philadelphia Eagles, sementara Julie pada saat itu sudah menjadi juara dunia bersama tim nasional Amerika Serikat.[34]
Pasangan tersebut menyambut anak pertama mereka, Madden, pada Agustus 2022. Kelahiran putranya menjadi salah satu alasan Ertz mengambil jeda panjang dari sepak bola sebelum kembali ke tim nasional pada April 2023.[1]
Ertz menyebut proses kembali bermain setelah menjadi ibu sebagai pengalaman yang memberinya perspektif berbeda mengenai karier dan kehidupannya. Ia kemudian berhasil mencapai Piala Dunia 2023 sebelum memilih pensiun beberapa minggu setelah turnamen.[7]
Ertz Family Foundation
Pada 2018, Julie dan Zach Ertz meluncurkan Ertz Family Foundation. Yayasan tersebut dikembangkan setelah keduanya selama beberapa tahun membicarakan keinginan menggunakan posisi mereka sebagai atlet untuk membantu masyarakat.[34]
Yayasan menetapkan tiga bidang utama kegiatannya, yaitu olahraga untuk anak muda, pendidikan, dan dukungan bagi keluarga serta komunitas. Program olahraga diarahkan untuk memberikan kesempatan kepada anak muda mempelajari kebugaran, kepemimpinan, etos kerja, tanggung jawab, dan kerja sama tim.[35]
Bidang pendidikan yayasan berfokus pada dukungan bagi siswa, sekolah, dan tenaga pendidik, sedangkan program keluarga bertujuan membantu membangun lingkungan masyarakat yang lebih mendukung bagi keluarga yang membutuhkan.[35]
Salah satu pemicu pendirian yayasan adalah pengalaman Zach Ertz mengikuti perjalanan pelayanan ke Haiti pada 2018. Setelah kembali, pengalaman tersebut dibicarakan bersama Julie dan membantu mendorong keputusan mereka membentuk organisasi secara resmi.[34]
Ertz Family Foundation tetap aktif setelah Julie pensiun dari sepak bola. Situs organisasi mencatat sejumlah kegiatan komunitas dan program di Philadelphia, termasuk House of Hope serta dukungan pendidikan dan olahraga untuk anak muda.[35]
Warisan
Karier Ertz menonjol karena kemampuannya memiliki pengaruh besar dalam dua posisi yang berbeda di dua tim juara Piala Dunia. Pada 2015 ia menjadi bek tengah yang memainkan seluruh menit turnamen, sedangkan pada 2019 ia menjadi gelandang bertahan yang bertugas menyeimbangkan struktur permainan Amerika Serikat.[1]
Perubahan tersebut berakar pada pengalaman di Santa Clara, ketika Jerry Smith menggunakan Ertz di beberapa lini. Kemampuannya menerima perubahan posisi kemudian memengaruhi jalur menuju tim U-20, tim nasional senior, Chicago Red Stars, dan dua keberhasilan Piala Dunia.[7]
Ia juga merupakan bagian dari kelompok kecil pemain Amerika Serikat yang memenangkan Piala Dunia usia muda dan Piala Dunia senior. Gelar U-20 pada 2012 diikuti gelar senior pada 2015 dan 2019.[2]
Secara individual, Ertz menjadi satu-satunya pemain yang memenangkan U.S. Soccer Young Female Player of the Year dan kemudian dua kali memenangkan penghargaan Female Player of the Year senior. Dua penghargaan senior tersebut datang pada periode ketika ia sudah beralih menjadi gelandang bertahan.[6]
Pengaruhnya dalam sepak bola internasional juga tercermin dalam dua pemilihan FIFA FIFPRO Women's World 11. Pada 2015 ia dipilih sebagai bek, sedangkan pada 2019 ia masuk susunan tersebut sebagai gelandang, memperlihatkan pengakuan terhadap kualitasnya di lebih dari satu posisi.[25]
Kembalinya Ertz pada 2023 menambahkan fase berbeda dalam kariernya. Setelah tidak memainkan pertandingan internasional selama 611 hari dan melahirkan anak pertamanya, ia kembali ke tim nasional, masuk skuad Piala Dunia, dan memainkan setiap menit dari seluruh pertandingan Amerika Serikat di turnamen tersebut.[1][30]
Pertandingan Piala Dunia terakhirnya juga menutup catatan yang tidak biasa: Ertz menjadi starter dalam seluruh 17 pertandingan Piala Dunia senior yang pernah ia mainkan. Ia mengakhiri tiga turnamen tersebut tanpa pernah mengalami kekalahan dalam waktu normal maupun perpanjangan waktu.[30]
Penghormatan West Coast Conference pada 2024 dan Santa Clara Athletics Hall of Fame pada 2026 memperluas pengakuan terhadap kariernya di luar tim nasional dan NWSL. Kedua lembaga tersebut menempatkan periode perguruan tinggi Ertz sebagai dasar penting bagi fleksibilitas dan keberhasilan yang kemudian dicapainya dalam sepak bola profesional.[7][8]
Lihat pula
- Tim nasional sepak bola wanita Amerika Serikat
- Piala Dunia Wanita FIFA 2015
- Piala Dunia Wanita FIFA 2019
- Piala Dunia Wanita FIFA 2023
- Piala Dunia Wanita U-20 FIFA 2012
- Sepak bola pada Olimpiade Musim Panas 2016 – Turnamen putri
- Sepak bola pada Olimpiade Musim Panas 2020 – Turnamen putri
- National Women's Soccer League
- Chicago Stars FC
- Angel City FC
Referensi
- 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 "Julie Ertz". U.S. Soccer (dalam bahasa Inggris).
- 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 "Julie Ertz: Competitor Until The End". U.S. Soccer (dalam bahasa Inggris). 21 September 2023.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - 1 2 3 4 5 6 7 8 "Five Things to Know About Julie Ertz". U.S. Soccer (dalam bahasa Inggris). 2017.
- 1 2 3 "League Awards". National Women's Soccer League (dalam bahasa Inggris). 10 Maret 2025.
- 1 2 3 4 5 "Angel City Signs USWNT Star Julie Ertz". Angel City FC (dalam bahasa Inggris). 17 April 2023.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 "Julie Ertz Named 2019 U.S. Soccer Female Player of the Year". U.S. Soccer (dalam bahasa Inggris). 13 Desember 2019.
- 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 "2024 Hall Of Honor - Julie Ertz, Santa Clara". West Coast Conference (dalam bahasa Inggris). 1 Maret 2024.
- 1 2 3 4 5 6 7 8 "Julie Ertz (Johnston)". Santa Clara University Athletics (dalam bahasa Inggris).
- 1 2 3 4 5 6 7 "Julie Johnston - 2013 Women's Soccer Roster". Santa Clara University Athletics (dalam bahasa Inggris).
- ↑ "2011 Women's Soccer Cumulative Statistics". Santa Clara University Athletics (dalam bahasa Inggris).
- 1 2 "Julie Johnston - 2012 Women's Soccer Roster". Santa Clara University Athletics (dalam bahasa Inggris).
- 1 2 3 4 "Player of the Year". U.S. Soccer (dalam bahasa Inggris).
- 1 2 3 4 5 "Julie Ertz To Join WCC Hall of Honor". Santa Clara University Athletics (dalam bahasa Inggris). 20 Desember 2023.
- 1 2 3 4 5 6 7 "Draft in the Past". Chicago Stars FC (dalam bahasa Inggris).
- 1 2 3 4 "Washington Spirit vs. Chicago Red Stars Match Notes" (PDF). Chicago Stars FC (dalam bahasa Inggris).
- 1 2 3 4 5 "The Journey: Julie Ertz". U.S. Soccer (dalam bahasa Inggris). 7 Agustus 2018.
- 1 2 "Julie Ertz Stats, Goals, Records, Assists, Cups and more". FBref (dalam bahasa Inggris).
- 1 2 "Chicago Red Stars Announce 2020 NWSL Challenge Cup Roster". Chicago Stars FC (dalam bahasa Inggris). 23 Juni 2020.
- ↑ "Postgame Quotes: San Diego Wave". Angel City FC (dalam bahasa Inggris). 27 April 2023.
{{cite web}}: Teks "4.23.23" diabaikanPemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Recap: Angel City 3, Portland Thorns 3". Angel City FC (dalam bahasa Inggris). 30 April 2023.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - 1 2 "2023 Angel City FC Stats". FBref (dalam bahasa Inggris).
- 1 2 "Angel City Thanks Julie Ertz Following Retirement". Angel City FC (dalam bahasa Inggris). 31 Agustus 2023.
- ↑ "The WNT 23: Depth, Versatility and Balance". U.S. Soccer (dalam bahasa Inggris). 2015.
- ↑ "2015 U.S. Women's FIFA World Cup Team: By the Numbers". U.S. Soccer (dalam bahasa Inggris). 2015.
- 1 2 3 "History: FIFPRO Women's World 11". FIFPRO (dalam bahasa Inggris). 17 Oktober 2023.
- 1 2 3 4 5 6 "Ertz Hits 100". U.S. Soccer (dalam bahasa Inggris). 2020.
- 1 2 "Making the Case: Julie Ertz, 2018 Female Player of the Year". U.S. Soccer (dalam bahasa Inggris). 26 November 2018.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - 1 2 3 4 5 "Concacaf announces the individual awards and Best XI of the CWC". Concacaf (dalam bahasa Inggris). 18 Oktober 2018.
- ↑ "History - The FIFPRO Women's World 11 of 2019". FIFPRO (dalam bahasa Inggris). 4 Desember 2020.
- 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 "Retiring Julie Ertz Will Play a Final U.S. Women's National Team Match on Sept. 21". U.S. Soccer (dalam bahasa Inggris). 2023.
- ↑ "Ertz, Thompson Named to 23-Player USWNT World Cup Roster". Angel City FC (dalam bahasa Inggris). 20 Juni 2023.
- 1 2 "Two-Time World Cup Champion Julie Ertz Announces Retirement from Professional Soccer". U.S. Soccer (dalam bahasa Inggris). 31 Agustus 2023.
- ↑ "Santa Clara Athletics Hall of Fame Class of 2026". Santa Clara University Athletics (dalam bahasa Inggris). 23 Desember 2025.
- 1 2 3 4 "Our Story". Ertz Family Foundation (dalam bahasa Inggris).
- 1 2 3 "Ertz Family Foundation". Ertz Family Foundation (dalam bahasa Inggris).
Bacaan lebih lanjut
- "Julie Ertz: Competitor Until The End". U.S. Soccer (dalam bahasa Inggris). 21 September 2023.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
- "2024 Hall Of Honor - Julie Ertz, Santa Clara". West Coast Conference (dalam bahasa Inggris). 1 Maret 2024.
- "Julie Ertz (Johnston)". Santa Clara University Athletics (dalam bahasa Inggris).
Pranala luar
- Julie Ertz di U.S. Soccer
- Julie Ertz di Santa Clara Athletics Hall of Fame
- Ertz Family Foundation
Media terkait Julie Ertz di Wikimedia Commons
| Internasional | |
|---|---|
| Nasional | |