Julian Syahputra | |
|---|---|
| Nama lahir | Julian Syahputra |
| Nama lain | Julian Idol |
| Lahir | Julian Syahputra 20 Juli 1988 (umur 38) |
| Genre | Pop, Jazz, Ballad, Religi [1] |
| Pekerjaan | Singer, Song Writer, Vocal Director, Music Arranger |
| Instrumen | Piano, Guitar, Bass, Harmonica, Synthesizers, Disk-Jockey, Kazoo, Marimba, Angklung, Gamelan, |
| Tahun aktif | 2007–sekarang |
| Label | GP Records |
Julian Syahputra (lahir 20 Juli 1988)[2] adalah seorang multidisiplin/polymath: penyanyi, musisi, pianis, mentalis, penulis, filsuf otodidak, dan pemikir teologi asal Indonesia. Ia dikenal sebagai finalis Indonesian Idol musim ke-4 (2007) dengan nama panggung Julian Idol, penyanyi berkebangsaan Indonesia. Ia adalah finalis Indonesian Idol musim keempat pada tahun 2007 yang menempati posisi 7 besar. Selain berkarier di bidang musik, ia aktif sebagai penulis buku filsafat dan teologi, khususnya Logika & Tuhan. Ia secara terbuka mengidentifikasi diri sebagai pengikut mazhab Hanafi–Maturidi.[3][4][5]
Karier
Julian memiliki kemampuan bermusik yang tinggi dan menunjukkan bakat musik sejak kecil, terutama di instrumen keyboard/piano. Ia pernah meraih banyak penghargaan sebagai keyboardist, termasuk 12 kali Best Keyboardist se-Provinsi Jambi dan 5 kali Best Keyboardist se-Sumatra. Selain itu ia sempat digelari "Macan Festival". Julian menjuarai berbagai macam festival Pop Singers termasuk Bintang Radio RRI pada tahun 2005, juga terpilih sebagai 12 Bintang Radio terbaik seluruh Indonesia di tahun yang sama. Julian sempat membuat album perdananya di tahun 2009 berjudul "Rise Up" bersama Rajawali Records dengan single nya "Lelaki" yang sempat menjadi Top Chart lebih dari 40 radio di Pulau Jawa, tetapi disayangkan promosi dari media TV bisa terbilang sangat kurang. Pada tahun 2011 Julian lebih sering muncul dimedia TV dengan konsep Grup yang dikenal dengan nama "DubStars". Boyband beranggotakan 4 orang ini dipersatukan oleh tangan dingin Maia Estianty pada Juli 2011.
Namun tetapi hasrat Julian sepertinya tidak berada Boyband. Pada 2012 DubStars bubar, dan Julian kembali merintis karier sebagai solois. Pada tahun 2013 Julian telah meluncurkan single pertamanya yang berjudul "You're the One". Kemudian pada tahun 2016 Julian mendapat ajakan oleh Doadi Badai Hollo (Eks Kerispatih) untuk membuat Band sebagai bendera baru yang meneruskan karya-karya romantis dari Badai sang maestro pencipta lagu galau. Akhirnya Julian menjadi vokalis dari Badai Romantic Project, band yang dinaungi oleh Badai mantan personil band Kerispatih. Kolaborasi tersebut sudah mengeluarkan 8 single berjudul "Tak Denganku", "Melamarmu", "Terakhir untuk selamanya", "Rahasia Kita", "Cinta Terpisah Sementara", "Jahat", "Mencinta Kekasihmu", dan "Aku yang hancur aku yang mengalah".
Julian dikenal sebagai multi-instrumentalis yang handal (piano, gitar, bass, harmonika, synthesizer) serta bekerja sebagai vocal director dan music arranger.Genre musik yang ia tekuni meliputi pop, ballad, jazz, dan religi.
Sebelum menemukan keyakinan agamanya, Julian pernah mengalami fase agnostik dan melakukan pencarian spiritual yang panjang. Pengalaman ini sangat memengaruhi karya-karyanya yang menekankan kejujuran intelektual, penggunaan akal, dan logika dalam memahami agama.[6]
Sejak awal 2020-an, Julian semakin dikenal sebagai filsuf otodidak dan mutakalim (ahli ilmu kalam) modern. Buku utamanya, Logika & Tuhan: Jika Tuhan Ada, Ia Harus Masuk Akal. Jika Tidak, Kenapa Kamu Percaya? (diterbitkan Keira Publishing), menggunakan pendekatan logika formal, filsafat analitik, dan ilmu kalam untuk membahas eksistensi Tuhan, kritik terhadap ateisme, materialisme, serta isu-isu teologi kontemporer.
Ia aktif di Instagram (@mrjulian_) dan Threads, di mana ia rutin membahas: Ilmu kalam Maturidiyah, hubungan akal dan wahyu, bantahan terhadap ateisme, kritik terhadap literalisme dan Wahabisme, logical fallacies dalam diskusi keagamaan, serta topik filsafat agama lainnya.[7]
Penampilan di Indonesian Idol (musim keempat)
| Episode | Lagu & Penyanyi Asli | Hasil |
|---|---|---|
| Babak Audisi | N/A | Golden Ticket |
| Babak Workshop (24 Besar) | "Cinta Putih" - Kerispatih | Lolos |
| Babak Workshop (18 Besar) | "Bukan Untukmu" - Rio Febrian | |
| Babak Workshop (14 Besar) | "Bayang Semu" - Ungu | |
| Babak Spekta 1 (12 Besar) | "Lebih Baik Darinya" - Rio Febrian | |
| Babak Spekta 2 (11 Besar) | "Faith" - George Michael | |
| Babak Spekta 3 (10 Besar) | "Ough" - ADA Band | |
| Babak Spekta 4 (9 Besar) | "Cinta Terakhir" - Gigi | |
| Babak Spekta 5 (8 Besar) | "Nuansa Bening" - Keenan Nasution | |
| Babak Spekta 6 (7 Besar) | "Dunia Tanpa Lagu" - Delon Thamrin (Ost. Vina Bilang Cinta) | Eliminasi |
Referensi
- ↑ Julian Syahputra Usung Musik Religi Lebih Universal Pada okezone 30 Juni 2014. Diakses 6 Desember 2020
- ↑ Julian Idol Mantap Berkarya di Badai Romantic Project Pada republika 21 Januari 2017. Diakses 6 Desember 2020
- ↑ Julian Syahputra Alumnus Indonesian Idol 2007 Pada kapanlagi 2 Juli 2014. Diakses 6 Desember 2020
- ↑ Gagal di Indonesian Idol, Julian Mantap Bersolo Karier[pranala nonaktif permanen] Pada kapanlagi 2 Juli 2014. Diakses 6 Desember 2020
- ↑ Diprediksi Masuk 3 Besar, Julian Malah Tersisih Pada detik.com 16 Juni 2007
- ↑ Syahputra, Julian. "Logika & Tuhan". Penerbit.
- ↑ Logika & Tuhan. ISBN 9786234700749.
{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
Pranala luar
- Julian Syahputra di TikTok
- Julian Syahputra di Instagram
- Julian Syahputra di YouTube
- Julian Syahputra Pilih Konser Lewat Live Streaming merahputih.com 6 Agustus 2015