Minggu, 27 September 2026
17:20 WIB
TERKINI
Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda
Juggernaut

Juggernaut

Untuk kegunaan lain, lihat Juggernaut (disambiguasi).
250px-Juggernaut.jpeg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kendaraan yang disebut sebagai "Juggernaut", diilustrasikan dalam Illustrated London Reading Book tahun 1851.

Juggernaut (/ˈdʒʌɡərnɔːt/ simakⓘ),[1] dalam bahasa Inggris, adalah istilah yang digunakan untuk mendeskripsikan sebuah kendaraan ataupun kekuatan yang tidak dapat dikalahkan, tak dapat dibendung, yang akan menghancurkan apa pun yang dilaluinya. Kata tersebut berasal dari bahasa Sanskerta Jagannath, yang ejaannya disesuaikan dengan bahasa Inggris sehingga menjadi Juggernaut.

Etimologi

Kata Juggernaut diturunkan dari bahasa Sanskerta जग्न्नाथ (Jagannātha) yang artinya "raja alam semesta",[2] yang merupakan satu di antara sekian banyak nama dewa Kresna dari kitab suci Weda. Salah satu kuil Hindu terkemuka di India adalah kuil Jagannath di Puri, Orissa, yang memiliki festival Ratha Yatra, yaitu prosesi tahunan membawa arca (patung suci) dari Jagannath (Kresna) dengan kereta besar. Kereta pengangkut Jagannath tersebut dikabarkan menggilas para pengikutnya, sehingga kata juggernaut (jaganath) dimaknai sebagai kekuatan tak terhentikan yang menghancurkan apa pun yang menghalangi jalannya.[3]

Asal-usul

250px-Rath_Yatra_Puri_2007_11071_crop.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kereta pengangkut Jagannath saat festival Ratha Yatra di Puri, Orissa, tahun 2007.

Pada zaman pemerintahan kolonial Inggris di India, warga Inggris menyebarkan pemahaman yang salah bahwa umat Hindu yang memuja Kresna merupakan orang-orang gila yang mengorbankan diri mereka untuk dilindas kereta besar saat perayaan Ratha Yatra demi mendapatkan berkah dari sang dewa. Deskripsi seperti di atas ditemukan pula pada tulisan-tulisan populer pada abad ke-14 Perjalanan Sir John Mandeville, dan juga dijelaskan pada kisah Melmoth Sang Pengembara.[3]

Pada kejadian dahulu, yang sebenarnya terjadi ialah umat Hindu ditabrak oleh kereta besar tersebut karena hilang kontrol, sementara banyak yang lainnya mengalami cedera karena terinjak ataupun terjatuh saat kepanikan massal. Pemandangan tersebut kemudian memunculkan persepsi bahwa [kereta] "juggernaut" merupakan contoh dari sebuah benda atau pun kekuatan yang tidak dapat dibendung maupun dilawan, yang akan menghancurkan apa pun yang dilalui dengan kekuatannya.[4]

Saat ini, para pejabat pemerintah dan pendeta bersama-sama mengatur festival ini secara lebih baik untuk mengindari kecelakaan yang sama terulang kembali.

Sejak tahun 1968, festival Ratha Yatra menjadi pemandangan umum di sejumlah kota di beberapa belahan dunia, pada saat perayaan dewa Kresna. Pendeta utama A.C. Bhaktivedanta Swami Prabhupada berhasil mengadaptasikan festival ini sehingga dapat dirayakan sebagai festival tahunan di beberapa tempat seperti London, Paris, Toronto, dan New York.

Referensi

  1. ↑ Jones, Daniel (2003) [1917], Peter Roach; James Hartmann; Jane Setter (ed.), English Pronouncing Dictionary, Cambridge: Cambridge University Press, ISBN 3-12-539683-2
  2. ↑ "djuggernaut". Dictionary.com. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2012-02-13. Diakses tanggal 2007-12-31.
  3. 1 2 Folker Reichert, Asien und Europa im Mittelalter Diarsipkan 2023-04-04 di Wayback Machine., p. 353; OED, "Juggernaut":1
  4. ↑ "Rath Yatra: The Chariot Festival of Puri, India". Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2010-07-12. Diakses tanggal 2010-07-13.
40px-India_geo_stub.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Artikel bertopik India ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan