Selasa, 03 November 2026
07:17 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare
Josip Vidmar

Josip Vidmar

Artikel tentang Perang Definisi Perang Perang adalah konflik bersenjata antara dua atau lebih pihak, biasanya negara atau kelompok bersenjata. Perang dapat terjadi karena berbagai alasan, termasuk politik, ekonomi, ideologi, atau sumber daya

Bagikan:
Josip Vidmar
250px-Josip_Vidmar.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Presiden Slovenia
Masa jabatan
3 October 1943 –March 1953
Pendahulu-
PenggantiMiha Marinko
Informasi pribadi
Lahir14 October 1895
Meninggal11 April 1992 (aged 96)
Partai politikLiga Komunis

Josip Vidmar (14 Oktober 1895 – 11 April 1992) adalah penulis dan tokoh politik Slovenia. Sejak 1944 hingga 1946 beliau adalah President Slovenia. Dari 1952 hingga 1976 Josip bekerja sebagai presiden Akademi Pengetahuan dan Seni Slovenia, dan pada 1950 hingga 1964 beliau menjadi kepala dari Pusat Riset dari akademi tersebut.

Kehidupan

Josip Vidmar lahir di Ljubljana, dilahirkan oleh keluarga kelas menengah. Josip memiliki saudara tua, Milan Vidmar, insinyur, pemain catur, dan penulis ternama. Saudara perempuan Meta Vidmar yang belajar bersama Mary Wigman di Dresden dan ketika kembali ke Ljubljana pada 1930 mendirikan sekolah menari modern pertama di Slovenia.

Perlawanan Anti-Fasis

Ketika masa pendudukan teritori Slovenia oleh Italia, Front Anti-Imperialis (kemudian berganti nama menjadi Front Pembebasan Rakyat Slovenia, sebuah organisasi perlawanan Slovenia) dibentuk di rumah Vidmar di Rožna Dolina, Ljubljana pada 26 April 1941.[1][2][3] Vidmar menjadi pemimpin organisasi tersebut hingga akhir perang.

  • Rumah Josep Vidmar di Ljubljana
    Rumah Josep Vidmar di Ljubljana

Era Komunis

He was president of the Yugoslav Federal Chamber of Peoples (later the Chamber of Republics and Provinces). He was close friend to Croatian writer Miroslav Krleža. He was very influential in Slovenia from the mid-1950s to the mid-1970s in the cultural policies of the Titoist regime.

He died in Ljubljana.

Beliau menjabat sebagai presiden wakil rakyat federal Yugoslav. Beliau adalah teman dekat dari penulis berkebangsaan Kroasia ternama Miroslav Krleža. Ia adalah orang yang sangat berpengaruh di Slovenia dari pertengahan 1950 hingga pertengahan 1970 pada masa politik rezim Titoisme.

Pekerjaan

Terjemahan

Josip Vidmar bekerja untuk mengubah bahasa Russia, Prancis, Italia, Jerman, Ceko, Kroasia dan Serbia ke bahasa Slovia.

Buku Essay

  • Literarne kritike
  • Meditacije
  • Polemike
  • Dnevniki
  • Obrazi

Referensi

  1. ↑ Ferenc, Tone. 1987. Ljudska oblast na Slovenskem 1941-1945, vol. 1. Ljubljana: Borec, p. 8.
  2. ↑ Valenčič, Vlado. 1989. Zgodovina ljubljanskih uličnih imen. Ljubljana: Zgodovinski arhiv, p. 236.
  3. ↑ Rutar, Miloš. 1986. Sodelovati in zmagati: slovenski športniki v NOB. Ljubljana: Borec, p. 22.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan