Kamis, 01 Oktober 2026
17:38 WIB
TERKINI
Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri Berita Jalan Mulus Komjen Suyudi: Komisi III DPR Setujui Pimpin Polri Berita DPR RI Resmi Lantik Komjen Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Baru Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 1 Oktober 2026: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 1 Oktober 2026 Turun, Cek Rincian Lengkapnya Sekarang Cuaca Waspada! 325 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Ancaman Karhutla Meningkat Regional Menko PMK Muhadjir Effendy Kunjungi Anjir Batola, Perkuat Sinergi Pembangunan Wilayah Editorial Macan Kemayoran Raih Poin Penuh di Kandang Laskar Antasari Bandar Lampung Buaya Coki Menjalani Adaptasi di Sumsel Usai Perjalanan Panjang dari Lampung Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri Berita Jalan Mulus Komjen Suyudi: Komisi III DPR Setujui Pimpin Polri Berita DPR RI Resmi Lantik Komjen Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Baru Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 1 Oktober 2026: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 1 Oktober 2026 Turun, Cek Rincian Lengkapnya Sekarang Cuaca Waspada! 325 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Ancaman Karhutla Meningkat Regional Menko PMK Muhadjir Effendy Kunjungi Anjir Batola, Perkuat Sinergi Pembangunan Wilayah Editorial Macan Kemayoran Raih Poin Penuh di Kandang Laskar Antasari Bandar Lampung Buaya Coki Menjalani Adaptasi di Sumsel Usai Perjalanan Panjang dari Lampung Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti
Jonathan Edwards

Jonathan Edwards

Bagikan:
Jonathan Edwards
Jonathan_Edwards.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
Jonathan Edwards
Lahir(1703-10-05)5 Oktober 1703[1]
Meninggal22 Maret 1758 (aged 54)[1]
PekerjaanPastor, teolog, dan misionaris
Pasangan menikahSarah Pierpont[2]

Jonathan Edwards (5 Oktober 1703 - 22 Maret 1758) adalah seorang teolog asal Amerika Serikat yang sangat memengaruhi peristiwa Revival di Amerika.[3] Edwards adalah seorang pendeta Kongregasionalis yang banyak membela ajaran Calvinis.[4]

Riwayat hidup

Jonathan Edwards lahir pada 1703, di Windson Timur, Connecticut, Amerika Serikat[3] Ayahnya, Timothy Edwards (1668-1759) adalah seorang pendeta di East Windsor, Connecticut (sekarang South Windsor) dan ibunya, Ester Stoddard, adalah putri dari Pdt. Salomo Stoddard, dari Northampton, Massachusetts.[5] Pdt. Salomo Stoddard pernah belajar di Universitas Yale.[6] Jonathan yang merupakan satu-satunya anak laki-laki adalah anak kelima dari sebelas anak. Dia dilatih oleh ayahnya dan kakak-kakaknya, yang semuanya menerima pendidikan yang sangat baik.

Edwards belajar bahasa Latin pada usia enam tahun.[7] Pada usia 13 tahun, ia juga sudah fasih berbahasa Yunani dan Yahudi.[7]

Ia masuk Yale College tahun 1716, ketika masih di bawah usia tiga belas tahun. Pada tahun berikutnya, ia berkenalan dengan Essay Concerning Human Understanding oleh John Locke, yang sangat memengaruhinya. Edwards sangat tertarik pada sejarah alam, dan pada usia tujuh belas, ia menulis sebuah esai yang begitu hebat tentang kebiasaan dari "laba-laba terbang".[8] Bahkan sebelum lulus pada bulan September 1720, sebagai pembaca pidato perpisahan dari kelasnya, ia tampaknya memiliki filosofi yang dirumuskan dengan baik. Dia menghabiskan dua tahun belajar teologi setelah lulus di New Haven.

Pada usia tujuh belas tahun ia telah menjadi tutor di Yale University.[7] Dan pada usia dua puluh empat tahun ia menjadi pendeta pada gereja kongregasional.[7]

Ajaran

Edwards adalah pembela ajaran Calvinis melalui khotbah-khotbah yang dikemukakannya.[3][4] Tanpa ia sadari, hal itu mengakibatkan jemaatnya ikut bangkit.[3][4] Peristiwa ini kemudian dikenal dengan nama The Great Awakening (Kebangunan Rohani Besar), yang meluas pada seluruh gereja di Amerika Utara.[3][4] Selain khotbah-khotbahnya, Jonathan Edwards juga memiliki sejumlah tulisan yang isinya adalah pembelaan terhadap predestinasi Calvin.[6]

Edwards menerima ide tentang kehendak bebas secara sangat terbatas, dengan pengertian manusia bebas berlaku menurut kehendak mereka masing-masing.[3]

Pada tahun 1734, Edwards mewartakan pesan Calvinis tentang kebenaran atas dasar iman dengan gencar.[3] Akibatnya, dalam waktu setahun hampir seluruh penduduk dewasa di Massachusetts, Northampton menjadi Kristen.[7]

Pada tahun berikutnya ia pergi ke Stockbridge sebagai penginjil bagi orang Indian.[3] Pada tahun 1757 ia menerima undangan menjadi rektor New Jersey College (sekarang Princenton University) dan ia menerimanya.[3] Tidak lama setelah itu Edwards meninggal karena cacar pada 1758, akibat suntikan anti cacar yang diterimanya ketika wabah penyakit itu melanda tempat pelayanannya.[3][7]

Edwards adalah pembela dan sekaligus pengkritik kebangunan rohani di zamannya.[3] Hal ini terlihat dari khotbahnya yang terkenal, Sinners in The Hand of an Angry God (Orang-orang Berdosa di Tangan Allah yang Murka), yang menekankan secara khusus tentang murka Allah, sehingga menyebabkan kebangunan rohani.[3] Ia dikenal sebagai pejuang yang tidak kenal mundur terhadap Arminianisme, karena tetap gencar mengemukakan ajaran Calvinis.[3]

Edwards pernah disebut filsuf Amerika terbesar karena karya Freedom of Willnya.[3] Ia juga adalah bapak teologi New England.[3] Ajaran teologinya kemudian dilanjutkan oleh putranya Jonathan Edwards Junior (1745-1801), yang menghasilkan Teologi New Heaven dari Charles Finney.[3]

Karya

Seluruh korpus dari karya-karya Edwards termasuk karya yang tidak dipublikasikan sebelumnya kini tersedia secara online pada website The Jonathan Edwards Center at Yale University.[9] Karya proyek Jonathan Edwards di Yale telah menghasilkan edisi ilmiah dari Edwards berdasarkan transkripsi segar dari manuskripnya sejak 1950-an. Ada 26 jilid sejauh ini.

Banyak dari karya-karya Edwards telah dicetak ulang secara teratur. Beberapa karya besar tercantum di bawah ini:

Referensi

  1. 1 2 "Biography at the Edwards Center at Yale University". Yale University. Diakses tanggal 2009-09-13.
  2. ↑ George Marsden, Jonathan Edwards: A Life (New Haven, Conn.: Yale University Press, 2003), pg. 93-95, 105-112, 242-249, 607.
  3. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 Tony Lane. Runtut Pijar: Sejarah Pemikiran Kristiani. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2007. Hlm. 158-160.
  4. 1 2 3 4 Thomas van den End. Harta Dalam Bejana. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2009. Hlm. 346-349.
  5. ↑ Marsden, Jonathan Edwards: A Life ISBN 0-300-10596-7, 978-0-300-10596-4
  6. 1 2 Justo L. Gonzales. The Story of Christianity v.2. New York: HarperSan Fransisco,1985.
  7. 1 2 3 4 5 6 (Indonesia) Michael Collins & Matthew A. Price. Millenium The Story of Christianity: Menelusuri Jejak Kristianitas. Yogyakarta: Kanisius, 2006. Hlm. 168-169.
  8. ↑ Marsden, Jonathan Edwards: A Life hlm. 66
  9. ↑ "The Jonathan Edwards Center at Yale University". Diakses tanggal 2010-10-26.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan