Senin, 26 Oktober 2026
11:36 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung
John Welsh dari Ayr

John Welsh dari Ayr

Bagikan:
John Welsh
250px-Rev-john-welsh-of-ayr.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
John Welsh oleh Joseph Swan
Informasi pribadi
Nama lahirJohn Welsh (juga dieja Welch)[1]
Lahirc. 1570[1]
Dunscore
Meninggal2 April 1622
London
MakamSt Botolph, Bishopsgate
KewarganegaraanSkotlandia
DenominasiPresbiterian


John Welsh ( ca 1570 –1622) adalah seorang pemimpin Presbiterian Skotlandia. Ia lahir di Dumfriesshire dan kuliah di Universitas Edinburgh dan memperoleh gelar M.A. pada tahun 1588. Ia menjadi pendeta di Selkirk dan menikahi Elizabeth Knox, putri John dan Margaret Knox, sebelum meninggalkan Selkirk.[2] Welsh kemudian melayani di Kirkcudbright dan Ayr, di mana ia menghabiskan waktu selama lima tahun. Khotbahnya mengakibatkan dia dipenjara atas perintah Raja James VI dari Skotlandia. Pengacara Thomas Hamilton menulis surat kepada James VI tentang Welsh, John Forbes, dan yang lainnya; kasus ini penting karena banyak rakyat James di Skotlandia yang setia pada para pendeta.[3] Pada tahun 1606 Welsh diasingkan ke Prancis, di mana ia terus berkhotbah.[4] John Welsh dari Ayr adalah ayah dari Josias Welsh dan kakek dari John Welsh dari Irongray.

Referensi

Kutipan

  1. 1 2 Scott 1920.
  2. ↑ Henderson 1899.
  3. ↑ Melros Papers, vol. 1 (Edinburgh, 1837), pp. 10-12.
  4. ↑ MacDonald.

Sumber

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan