Rabu, 28 Oktober 2026
14:00 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK

John Templeton

Bagikan:
Sir John Templeton
Lahir
John Marks Templeton

(1912-11-29)29 November 1912
Winchester, Tennessee, Amerika Serikat
Meninggal8 Juli 2008(2008-07-08) (umur 95)
KewarganegaraanBritania Raya
AlmamaterUniversitas Yale
Balliol College, Oxford
PekerjaanInvestor, manajer pengelolaan dana, dan filantropis
Dikenal karenaMengelola Templeton Growth Fund
Menghibahkan Templeton College, Oxford
Mendirikan Yayasan John Templeton
Menciptakan Penghargaan Templeton
Anggota dewan
Seminari Teologi Princeton
Pasangan menikah
Judith Folk
​
(m. 1937⁠–⁠1951)​

Irene Reynolds Butler
​
​
(m. 1958⁠–⁠1993)​
AnakJohn Jr., Anne, Christopher
PenghargaanPenerima Beasiswa Rhodes
Knight Bachelor

Sir John Marks Templeton (29 November 1912 – 8 Juli 2008)[1] adalah seorang investor, manajer pengelolaan dana, dan filantropis Britania kelahiran Amerika. Pada 1954, dia memasuki pasar reksadana dan menciptakan Templeton Growth Fund.[2] Pada 1999, majalah Money menyebutnya "bisa dikatakan pemilih saham global terbaik dan terbesar abad ini."[3]

Kehidupan awal dan pendidikan

John Marks Templeton lahir di kota Winchester, Tennessee, dan berkuliah di Universitas Yale, di mana dia menjadi seorang asisten manajer bisnis untuk majalah humor kampus Yale Record dan terpilih untuk menjadi anggota di perkumpulan Elihu.[4] Dia membiayai sebagian biaya kuliahnya dengan bermain poker, suatu permainan di mana dia selalu unggul.[5] Dia lulus pada tahun 1934 mendekati puncak kelasnya. Dia berkuliah di Balliol College di Universitas Oxford sebagai seorang pelajar penerima beasiswa Rhodes dan meraih gelar M.A. dalam hukum.

Karier investasi

Templeton, semasa Depresi tahun 1930-an, membeli 100 saham dari setiap perusahaan terdaftar di NYSE di mana kemudian menjualnya kurang dari $1 per saham ($18 kini) (104 perusahaan, 34 bangkrut, pada tahun 1939), kemudian menghasilkan banyak kesempatan uangnya kembali ketika industri AS naik sebagai akibat Perang Dunia II.[6]

Templeton menjadi seorang miliarder[7][8][9][10][11][12] dengan merintis penerapan reksadana terdiversifikasi secara global. Templeton Growth Fund, Ltd. dia (dana investasi), yang didirikan tahun 1954, termasuk di antara yang pertama berinvestasi di Jepang pada pertengahan tahun 1960-an.[13] Templeton juga menciptakan dana kelolaan khususnya dalam industri tertentu seperti energi nuklir, kimia, dan elektronik. Pada tahun 1959, Templeton melaksanakan penawaran saham perdana (go public), dengan 5 dana kelolaan dan lebih dari 66 juta dolar di bawah pengelolaannya.[1]

Dia menolak analisis teknikal untuk perdagangan saham, alih-alih lebih menyukai menggunakan analisis fundamental.[10] Majalah Money pada tahun 1999 menyebutnya "bisa dikatakan pemilih saham global terbaik dan terbesar abad ini".[14]

Lihat juga

Referensi

  1. 1 2 McFadden, Robert D. (9 Juli 2000). "Sir John M. Templeton, Philanthropist, Rockstar, Dies at 95". The New York Times.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ "Life Story | The John Templeton Foundation". www.templeton.org (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari asli tanggal 2017-01-11. Diakses tanggal 2017-02-03.
  3. ↑
  4. ↑ Herrmann, Robert L. (1998). Sir John Templeton: From Wall Street to Humility Theology. Radnor, Pennsylvania: Templeton Foundation Press. p. 112.
  5. ↑ UK Guardian obituary
  6. ↑ John Templeton Foundation. "Sir John Templeton, Pioneer Investor and Philanthropist", Templeton.org; accessed August 24, 2015.
  7. ↑ "The Devout Donor" Diarsipkan 2007-05-19 di Wayback Machine Business Week. 28 November 2005.
  8. ↑ "Positive Psychology Network Concept Paper" Diarsipkan 2007-05-24 di Wayback Machine by Martin E. P. Seligman. University of Pennsylvania.
  9. ↑ "Free Cash for Savvy Fools", msnbc.msn.com, 12 April 2007.
  10. 1 2 Mark Stousen. "John Templeton's Five Steps for Financial Success" Diarsipkan 2007-09-27 di Wayback Machine, thestreet.com, 11 December 2005.
  11. ↑ "Testing the role of trust and values in financial decisions", latimes.com, 21 January 2007.
  12. ↑ Bernard Condon. "An Investment Legend's Advice" Diarsipkan 2008-10-22 di Wayback Machine, forbes.com, 4 February 2004.
  13. ↑ "The Great Investors: John Templeton" Diarsipkan 2019-02-18 di Wayback Machine, alternativestocklibrary.com, 15 January 2008
  14. ↑ "Templeton Saw It Coming" Diarsipkan 2008-10-16 di Wayback Machine, forbes.com, 7 July 2008.

Pranala luar

Wikikutip memiliki koleksi kutipan yang berkaitan dengan: John Templeton.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan