Selasa, 27 Oktober 2026
02:57 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung
Johan Kjeldahl

Johan Kjeldahl

Bagikan:
Johan Kjeldahl
Kjeldahl3.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
Lahir(1849-08-16)16 Agustus 1849
Meninggal18 Juli 1900(1900-07-18) (umur 50)
Tisvildeleje, Denmark
PekerjaanPengembang metode Kjeldahl.

Johan Gustav Christoffer Thorsager Kjeldahl (pengucapan bahasa Denmark: [joˈhænˈkʰelˌtɛˀl] 16 Agustus 1849 – 18 Juli 1900), adalah seorang kimiawan Denmark yang menemukan metode analisis kadar nitrogen dalam senyawa organik yang juga dikenal sebagai metode Kjeldahl.[1]

Karier

330px-Carlsberg_Laboratory.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Laboratorium Carlsberg kini.

Kjeldahl bekerja di Kopenhagen di Laboratorium Carlsberg, yang merupakan milik perusahaan bir Carlsberg, di mana ia menjadi kepala laboratorium kimia dari tahun 1876 hingga 1900.

Dia diberi tugas untuk menetapkan kadar protein dalam serealia yang akan digunakan dalam pembuatan bir. Semakin kecil kadar protein maka semakin banyak bir yang dapat dihasilkan. Pada masa itu, metode analisis yang terkait dengan protein dan biokimia masih jauh dari kata akurat.

Metode Kjeldahl

Artikel utama: Metode Kjeldahl

Untuk memperoleh kadar nitrogen yang akurat dalam sampel, Kjeldahl mengembangkan metode yang melibatkan dua tahapan: distilasi dan titrasi. Ia menemukan bahwa garam amonium dapat dihasilkan melalui reaksi antara senyawa organik dengan asam sulfat; langkah ini disebut digesti. Garam amonium yang dihasilkan dari langkah ini dikumpulkan dan dalam tahapan kedua, direaksikan dengan basa. Amonia yang dihasilkan pada tahapan ini didistilasi dan ditampung dalam larutan baku asam klorida atau asam sulfat. Pada akhirnya, larutan ini dititrasi dengan natrium hidroksida (soda api) untuk mengukur kadar nitrogen secara tidak langsung. Titrasi yang dilakukan termasuk jenis titrasi kembali, di mana sisa asam yang berlebih bereaksi dengan penitar (soda api).

Selama tahun 1880-an, Kjeldahl menggunakan kalium sulfat untuk menaikkan titik didih asam dan oksida merkuri sebagai katalis untuk mempercepat destruksi.

Pada tanggal 7 Maret 1883, Kjeldahl mempresentasikan metode temuannya di hadapan Danish Chemical Society.

JohanKjeldahl_in_1883.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
Johan Kjeldahl sedang bekerja di Laboratorium Carlsberg pada tahun 1880-an. Potret oleh Otto Haslund.

Warisan

Johan Kjeldahl meninggal pada 18 Juli 1900 di Tisvildeleje, Denmark pada usia 50 tahun.[2]

Metode analisis kadar nitrogen dan protein temuannya masih menjadi metode yang diterima secara luas untuk analisis ini. Meskipun metode lain menawarkan proses yang lebih cepat dan lebih efisien, tidak ada metode yang dapat mengatasi variasi ukuran atau matriks sampel selain metode asli milik Johan Kjeldahl. Dengan kata lain, metode Kjeldahl dapat digunakan untuk menganalisis berbagai macam sampel.

Referensi

  1. ↑ Kjeldahl, J. (1883) "Neue Methode zur Bestimmung des Stickstoffs in organischen Körpern" (New method for the determination of nitrogen in organic substances), Zeitschrift für analytische Chemie, 22 (1) : 366-383.
  2. ↑ Politiken, 1900-07-19.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan