Minggu, 04 Oktober 2026
11:50 WIB
TERKINI
Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan
Jikji Simche Yojeol

Jikji Simche Yojeol

Dokumen bersejarah Korsel

Bagikan:
Jikji Simche Yojeol
Hangul
백운화상초록불조직지심체요절
Hanja
白雲和尙抄錄佛祖直指心體要節
Alih AksaraBaegun hwasang chorok buljo jikji simche yojeol
McCune–ReischauerPaegun hwasang ch'orok pulcho chikchi simch'e yojŏl

Baegun Hwasang Chorok Buljo Jikji Simche Yojeol disingkat Jikji Simche Yojeol atau Jikji adalah dokumen bersejarah yang dicetak pada zaman Dinasti Goryeo pada tahun 1377.

Baegun Hwasang Chorok Buljo Jikji Simche Yojeol yang bermakna "Bungarampai Biksu Baegun dalam Pengenalan Semangat Buddha dengan Pengamalan Seon" merupakan dokumen cetak tertua di dunia. Pada tahun 2001 Jikji mendapat pengakuan dari UNESCO dalam daftar Program Memory of the World.[1] Walau Jikji merupakan dokumen cetak asli Korea, kepemilikannya saat ini masih berada dalam tangan pemerintah Prancis.

Intisari Jikji adalah kumpulan pemikiran biksu-biksu yang paling berpengaruh sepanjang era Goryeo (918-1392) tentang praktik seon (zen). Jikji menjadi buku pelajaran penting untuk mendalami Buddhisme pada masa itu.

Jikji pertama kali diterbitkan pada tahun 1377 di Kuil Heungdeok, Cheongju, provinsi Chungcheong, pada tahun ke-3 masa pemerintahan Raja Woo dari Goryeo, sekitar 78 tahun sebelum karya Johannes Gutenberg "42-Line Bible" dicetak dalam periode 1452-1455, yang sebelumnya diyakini sebagai dokumen cetak tertua di dunia. Sebelum diterbitkan, Jikji disusun oleh biksu Baegun (1298-1374) di Kuil Anguk di Pyongsong dan Kuil Shingwang di Haeju, Hwanghae.

250px-Korean_book-Jikji-Selected_Teachings_of_Buddhist_Sages_and_Seon_Masters-1377.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Jikji di Bibliothèque Nationale de France, Prancis.

Jikji tersusun ke dalam 2 buah volume yang terdiri dari 307 buah bab. Volume pertama dalam versi cetak asli sudah hilang sementara volume asli yang ke-2 disimpan oleh Manuscrits Orientaux di Bibliothèque Nationale de Paris, Prancis. Cetak kayu naskah Jikji masih utuh dan disimpan di Museum Nasional Korea (Seoul), Kuil Bulgap (Jeolla Selatan) serta di Academy of Korean Studies (Gyeonggi). Di akhir periode Dinasti Joseon pada masa pemerintahan Raja Gojong, pada tahun 1887 seorang duta besar Prancis bernama Victor Emile Marie Joseph Collin de Plancy, membawa volume ke-2 Jikji ke negaranya. Dari tangannya, Jikji jatuh ke tangan Henri Véver, seorang kolektor barang-barang antik dalam sebuah lelang di Hotel Drouot pada tahun 1911. Véver tutup usia pada tahun 1943 dan atas permintaanya Jikji disumbangkan kepada Bibliothèque Nationale de France pada tahun 1950. Jikji volume 2 dari versi cetak asli saat ini hanya mempunyai 38 lembar yang masih utuh.

Jikji mendapat penghargaan sebagai Memory of the World dari UNESCO pada tanggal 24 September 2001 karena dianggap sebagai karya tulis penting dalam sejarah umat manusia. Pada tahun yang sama untuk memperingati penciptaan Jikji, diselenggarakan Penghargaan Jikji. Penghargaan Jikji diberikan kepada lembaga-lembaga pustaka di seluruh dunia setiap tahunnya yang berjasa dalam melestarikan karya-karya pustaka klasik.

Referensi

Pranala luar


Ikon rintisan

Artikel bertopik Korea ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan