Sabtu, 07 November 2026
22:01 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis
Jiang Feng

Jiang Feng

Bagikan:
250px-thumbnail.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Jiang Feng merupakan seorang ahli teori seni dan mantan wakil direktur Central Academy of Fine Arts (CAFA) yang berperan dalam perkembangan seni rupa di Tiongkok. Foto ini menampilkan Jiang Feng bersama sejumlah seniman dan pengajar seni dalam dokumentasi kelas pelatihan guru Central Academy of Fine Arts tahun 1953, dengan Jiang Feng duduk di barisan depan. Foto ini ditampilkan dalam pameran lukisan Dai Ze di Shenzhen Art Museum pada Oktober 2025.

Jiang Feng (Hanzi:江丰; 1910–1983) adalah seorang artis Tiongkok yang dikenal karena memasukkan politik ke dalam karya seninya, dan menggunakan cukil kayu sebagai bentuk medianya. Ia adalah anggota Partai Komunis Tiongkok.

Kehidupan awal

Jiang Feng lahir di Shanghai.[1] Nama aslinya adalah Zhou Xi.[2] Jiang dibesarkan dalam keluarga kelas pekerja. Pada masa remaja, ia terlibat dalam politik sayap kiri, utamanya karena ia bekerja sebagai penjilid buku untuk sebuah perusahaan perkeretaapian dan ikut dalam kegiatan serangan buruh.[1]

Pada usia sembilan belas tahun, Jiang mengambil kelas di Klub Lukisan Barat Angsa Putih di Shanghai.

Referensi

  1. 1 2 McCloskey, Barbara (2005). Artists of World War II. West Port: Greenwood Press. hlm. 12. ISBN 0-313-32153-1.
  2. ↑ "Jiang Feng". Chineseposters.net. Diarsipkan dari asli tanggal 2015-02-05. Diakses tanggal 4 Februari 2015.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Bacaan tambahan

  • Andrews, Julia F. Painters and Politics in the People's Republic of China, 1949-1979. Berkley: University of California Press, 1994.
  • Andrews, Julia., and Kuiyi Shen. A Century in Crisis: Modernity and Tradition in the Art of Twentieth-Century China. Exhibition catalogue. New York: Guggenheim Museum, 1998.
  • Andrews, Julia F., Claudia Brown, David E. Fraser, and Kiuyi Shen. Between the Thunder and the Rain: Chinese Paintings from the Opium War through the Cultural Revolution 1840-1979. Exhibition catalogue. San Francisco, CA: Echo Rock Ventures, 2000.
  • Hung, Chang-Tai. War and Popular culture: Resistance in Modern China, 1937-1945. Berkeley: University of California Press, 1994.
  • Kao, Mayching, ed. Twentieth-Century Chinese Painting. Oxford: Oxford University Press, 1988.
  • Rotondo, Lisa. Chinese Revolutionary Woodcuts, 1935-1948. Exhibition catalogue. Hamilton, NY: The Picker Art Gallery, Colgate University, 1984.
  • Sullivan, Michael. Art and Artists of Twentieth-Century China. Berkeley: University of California Press, 1996.
  • Wachs, Iris, and Chang Tsong-zung. Half a Century of Chinese Woodblock Prints: From the Communist Revolution to the Open-Door Policy and Beyond, 1945-1998. Exhibition catalogue. Ein Harod, Israel: The Museum of Art Ein Harod, 1999.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan