Selasa, 27 Oktober 2026
19:40 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung
Jessica Hagedorn

Jessica Hagedorn

Bagikan:
Jessica Tarahata Hagedorn
250px-Jessica_Hagedorn_at_the_2008_Tribeca_Film_Festival.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Hagedorn di Festival Film Tribeca pada 2008
Lahir1949 (1949)
Pekerjaanpengarang drama, penulis, penyair, artis penampilan multimedia

Jessica Tarahata Hagedorn (kelahiran 1949) adalah seorang pengarang drama, penulis, penyair, artis penampilan multimedia asal Filipina.

Biografi

Hagedorn lahir di Manila dari seorang ibu Ulster-Skotlandia-Prancis-Filipina dan ayah Filipina-Spanyol dengan darah Tionghoa.[1] Pindah ke San Francisco pada 1963, Hagedorn mendapatkan pendidikan di program pelatihan American Conservatory Theater. Untuk mempelajari penulisan drama dan musik lebih lanjut, ia pindah ke New York City pada 1978.

Joseph Papp memproduksi drama pertamanya Mango Tango pada 1978. Produksi Hagedorn lainnya meliputi Tenement Lover, Holy Food, dan Teenytown. Gaya media campurannya sering kali memasukkan lagu, puisi, gambar dan dialog yang dibicarakan.

Pada 1985, 1986, dan 1988, ia meraih MacDowell Colony fellowships, yang membolehkannya untuk menulis novel Dogeaters, yang menyoroti beberapa aspek pengalaman orang Filipina yang berbeda, berfokus pada pengaruh Amerika melalui radio, televisi dan bioskop. Ia menunjukkan kompleksitas dari hubungan cinta-benci beberapa orang Filipi di perantauan yang merasakan masa lalu mereka. Setelah diterbitkan pada 1990, novelnya meraih nominasi National Book Award tahun 1990 dan sebuah American Book Award. Pada 1998, La Jolla Playhouse memproduksi adaptasi panggungnya.

Ia tinggal di New York City dengan putri-putrinya.

Karya kesusastraan

lossy-page1-250px-Author_JESSICA_HAGEDORN_SF_1975.tif.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Hagedorn di San Francisco, California pada 1975
  • Chiquita Banana. Third World Women (3rd World Communications, 1972)
  • Pet Food & Tropical Apparitions (Momo's Press, 1975)
  • Dangerous Music (Momo's Press, 1975)
  • Mango Tango (Y'Bird Magazine, 1 Januari 1977)
  • Dogeaters (Penguin Books, 1990)
  • Danger and Beauty (Penguin Books, 1993)
  • Charlie Chan is Dead: An Anthology of Contemporary Asian American Fiction (penyunting) (Penguin Books, 1993)
  • The Gangster of Love (Houghton Mifflin, 1996)
  • Burning Heart: A Portrait of the Philippines (with Marissa Roth) (Rizzoli, 1999)
  • Dream Jungle (Viking Press/Penguin), 2003)

Antologi yang meliputi karya Hagedorn

  • Four Young Women, ed. Kenneth Rexroth (New York: McGraw-Hill, 1973).
  • Time To Greez! Incantations From the Third World, eds. Janice Mirikitani, et al. (San Francisco: Glide Pubs., 1975).
  • American Born and Foreign: An Anthology of Asian American Poetry, eds. Fay Chiang, et al. (New York: Sunbury Press Books, 1979).
  • Breaking Silence: An Anthology of Contemporary Asian American Poets, ed. Joseph Bruchac (New York: Greenfield Review Press, 1983).
  • The Open Boat: Poems From Asian America, ed. Garrett Hongo (New York: Doubleday, 1993).
  • Stars Don't Stand Still in the Sky: Music and Myth, eds. Karen Kelly and Evelyn McDonnell (New York: New York University Press, 1999).
  • Stage Presence: Conversations with Filipino American Performing Artists, ed. Theodore S. Gonzalves (San Francisco and St. Helena: Meritage Press, 2007).

Referensi

  1. ↑ Nakao, Annie (November 2, 2003). "Hagedorn's reel life dreams / A San Francisco-raised author's apocalyptic roman a clef". San Francisco Chronicle. Diakses tanggal Agustus 29, 2013.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan