Sabtu, 31 Oktober 2026
00:42 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK

Jerman Zipser

Bagikan:

Jerman Zipser atau Zipser (bahasa Rumania:Ţipţeri, bahasa Hungaria:Cipszer) adalah kelompok etnis berbahasa Jerman (khususnya bahasa Jerman Zipser) yang menetap di wilayah Zips di Felvidék (kini Slowakia) paling tidak dari abad ke-13.[1] Semenjak abad ke-18, banyak anggota kelompok etnis ini yang pindah ke Rumania utara, khususnya ke Bukovina selatan[2][3] serta ke Maramuresch dan Transylvania.[4]

Pada masa Perang Dunia II atau sesudahnya, sebagian besar orang Zipser dievakuasi atau diusir ke Jerman. Komunitas penutur bahasa Zipser masih bertahan di kota Chmeľnica (Hopgarten),[5] dan ada pula komunitas yang tersisa di Rumania dan di situ mereka diwakilkan oleh Forum Demokratik Orang Jerman di Rumania.

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ Karl Julius Schröer, Die deutschen Mundarten des ungrischen Berglandes (1864)
  2. ↑ Oskar Hadbawnik, Die Zipser in der Bukowina (1968) discusses the Zipserfest held in Jakobeny in 1936 to commemorate 150 years since the Zipsers migrated to Jakobeny in 1786.
  3. ↑ І. Я. Яцюк, Тернопільський національний педагогічний університет ім. Володимира Гнатюка, Наукові записки. Серія “Філологічна”, УДК 81’282.4:811.112.2(477): Lexikalische Besonderheiten Deutscher Dialekte in Galizien- und der Bukowina: “Die Siedler in den ursprünglichen Bergwerksgemeinden im Südwesten der Bukowina sprachen Zipserisch und zwar Gründlerisch, wie es in der Unterzips gesprochen wurde. Dabei wurde [v] im Anlaut wie [b] ausgesprochen: Werke – berka, weh – be, Schwester – schbesta. Anlautendes [b] wurde zu [p]: Brot – prot, Brücke – prik.”
  4. ↑ Jacob Steigerwald, Tracing Romania's heterogeneous German minority (1985), hlm. 8
  5. ↑ Somewhat confusingly, literature on the language also uses "Altzipserisch" in two other ways: to refer to the dialect of the Upper Zips as contrasted with "Gründlerisch", and to refer to the original Central German (Gründlerisch) lect of the speakers who migrated to Romania, as contrasted with the Upper-Austrian-influenced lect they now speak. For example, Claus Stephani in Zipser Mära und Kasska (1989) writes that the later settlers "sprachen Oberösterreichisch, die anderen eine Gründler Mundart: Altzipserisch" (spoke Upper Austrian, [while] the others [spoke] a Gründler dialect: Old Zipserish).


Ikon rintisan

Artikel bertopik kelompok etnik ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan