Kamis, 15 Oktober 2026
21:02 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M
Jembatan Teksas

Jembatan Teksas

jembatan di Indonesia

Bagikan:
60px-Question_book-new.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini tidak memiliki referensi atau sumber tepercaya sehingga isinya tidak bisa dipastikan. Tolong bantu perbaiki artikel ini dengan menambahkan referensi yang layak. Tulisan tanpa sumber dapat dipertanyakan dan dihapus sewaktu-waktu.
Cari sumber: "Jembatan Teksas" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR
Jembatan Teksas
330px-Jembatan_Teksas_Universitas_Indonesia.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Jembatan Teksas (Teknik-Sastra) di Universitas Indonesia
Koordinat6°21′46″S 106°49′34″E / 6.362742°S 106.826191°E / -6.362742; 106.826191
LokalDepok, Jawa Barat
Karakteristik
Panjang total80 meter (262 ft)
Tinggi15 meter (49 ft)
Lokasi
osm-intl,13,a,a,270x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Jembatan_Teksas&revid=29114825&groups=_391a29f1e23a41901e801eb814ddfdc768817eda&parser=parsoid
Peta interaktif Jembatan Teksas

Jembatan Teksas merupakan salah satu jembatan yang berada di lingkungan Universitas Indonesia. Jembatan ini dibangun selama 4 bulan dengan menghabiskan biaya Rp 4 miliar. Jembatan ini membentang di atas Danau mahoni dan menghubungkan dua fakultas, yaitu Fakultas Teknik dan Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya yang dulu bernama Fakultas Sastra. Karena menghubungkan dua fakultas tersebut, jembatan ini disebut Jembatan Teksas (Teknik-Sastra).[butuh rujukan]

Desain

Jembatan yang memiliki panjang 80 meter ini, mempunyai desain yang unik dan filosofis. Jembatan Teksas sengaja dibuat berbentuk lengkungan, dengan kombinasi 7 box segmen baja dan sekitar 30 atap sunroof berbentuk riak gelombang yang seluruhnya menggunakan material baja tahan karat cuaca produksi PT Krakatau Steel (KS).

Kedua ujung jembatan disangga dua pilar dengan bentuk yang berbeda. Di sisi timur, pilon berwarna kuning dengan bentuk pinggul setinggi 15 m bernama pilon Yoni, berbatasan dengan FIB. Sedangkan di sisi satunya, pilon kuning dengan betuk layar setinggi 25 m yang disebut Lingga.

Desain Jembatan Teksas UI ini mempunyai makna filosofis yang dalam tentang ilmu pengetahuan. Atap sunroof yang berbentuk riak gelombang berwarna biru menggambarkan dalamnya lautan ilmu pengetahuan. Pilon Lingga berbentuk layar menggambarkan sisi maskulin dari FT dengan sifat ipteknya yang hard science sedangkan pilon Yoni berbentuk pinggul yang menggambarkan sisi feminin FIB dengan sifat ipteknya yang soft science. Sementara pemilihan warna merah dan hitam merupakan warna khas PT Krakatau Steel, dan kuning warna khas UI.

Jembatan yang merupakan hibah dari PT Krakatau Steel sepenuhnya ini, memiliki keunikan berupa struktur 7 box segmen yang disatukan. Ketujuh segmen tersebut tepat tersambung pada 7 Juli 2007 (7/7/7) pukul 07.00 WIB. Dengan struktur dan desain demikian, jembatan Teksas dapat bertahan hingga 100 tahun ke depan kecuali kalau ada gempa.[butuh rujukan]

Jika di malam hari, akan tampak keindahan dari jembatan megah tersebut karena kilauan cahaya yang terpancar dari jembatan. Ditambah dengan pantulan sinar dari danau yang mengalir dibawahnya. Jembatan Teksas dihiasi dengan 28 buah lampu yang terpasang berjejer di atas dan bawah. Lampu-lampu itu didesain menyala otomatis di malam hari jika ada yang melintas di jembatan. Enam buah lampu berdaya 200 watt dan empat lampu berdaya 1.000 watt juga terpasang disisi-sisi kedua ujung jembatan. Semakin menambah cantik jembatan itu di malam hari. Belum lagi 10 buah lampu taman yang terpasang seimbang di sepanjang taman kedua sisi Danau Mahoni. Lampu-lampu taman itu akan menerangi shelter mini yang disediakan di sepanjang taman di malam hari. Karena dengan desain demikian, jembatan warna-warni itu tidak saja berfungsi menghubungkan sejumlah fakultas yang saling berjauhan, tetapi juga sarana untuk rekreasi mahasiswa. Apalagi di sore hari.[butuh rujukan]

Referensi

Fakultas, sekolah,
dan program
Rumpun Ilmu
Kesehatan
Rumpun Ilmu
Sains dan Teknologi
Rumpun Ilmu
Sosial dan Humaniora
Pascasarjana
multidisiplin ilmu
Vokasi
Akademik
Kampus
Organ universitas
Kemahasiswaan
Alumni
  • Ketua ILUNI: Didit Ratam
  • Daftar
Bangunan penting
Fasilitas lainnya
Sejarah
Prakemerdekaan
Pascakemerdekaan
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan