
Perangkap Hewan, atau yang dikenal juga sebagai jebakan, adalah metode penangkapan hewan dari jarak jauh menggunakan alat khusus—yang sering kali berujung pada kematian hewan tersebut. Teknik ini digunakan untuk berbagai tujuan: mulai dari perburuan daging, pengambilan bulu, olahraga berburu, pengendalian hama, hingga pengelolaan satwa liar.
Sejarah

Para pemburu zaman Neolitikum, termasuk orang-orang peradaban Cucuteni-Trypillia di wilayah yang kini dikenal sebagai Rumania dan Ukraina (sekitar 5500–2750 SM), telah menggunakan perangkap untuk menangkap mangsa mereka.[1] Salah satu penyebutan awal dalam bentuk tulisan muncul dalam karya filsuf Taois Zhuangzi pada abad ke-4 SM, yang menggambarkan metode penjebakan hewan di Tiongkok kuno. Dalam bukunya, Zhuangzi menulis: "Rubah berbulu halus dan macan tutul berbintik anggun... tampaknya tak bisa lepas dari bencana jaring dan perangkap."[2][3]
Artikel bertopik hewan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya. |
Referensi
- ↑ Cucoș, Ștefan. Faza Cucuteni B în zona subcarpatică a Moldovei (in Romanian). Archaeology Museum Piatra Neamț, 1999.
- ↑ Zhuangzi (translated by Burton Watson). The Complete Works of Zhuang Zi. New York: Columbia University Press, 1968 (ISBN0-231-03147-5), pp. 20–21.
- ↑ Hanzi:道:"丰狐,文豹……不免于网罗机辟之患"
| Basis data pengawasan otoritas: Nasional |
|---|