Senin, 02 November 2026
21:08 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare
Jean Philippe Rameau

Jean Philippe Rameau

Bagikan:
250px-Attribu%C3%A9_%C3%A0_Joseph_Aved%2C_Portrait_de_Jean-Philippe_Rameau_%28vers_1728%29_-_001.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Jean-Philippe Rameau, by Jacques André Joseph Aved, 1728

Jean-Philippe Rameau (bahasa Prancis: [ʒɑ̃filipʁamo]; 25 September 1683 – 12 September 1764) adalah salah satu komposer dan musik teoris asal Prancis yang paling berpengaruh pada zaman Barok.[1] Ia menggantikan Jean-Baptiste Lully sebagai komposer dominan dalam opera Prancis dan juga dianggap komposer Prancis terkemuka untuk harpsichord pada masanya, bersama dengan musisi lainnya François Couperin.[1]

Sedikit yang diketahui tentang masa lalu Rameau, hingga pada era tahun 1720-an dia menjadi terkenal sebagai teoris musik dengan karya tulisnya yang berjudul Treatise on Harmony (1722), dan pada tahun-tahun berikutnya sebagai komposer musik-musik instrumen piano, hingga kepopulerannya menjalar ke seluruh Eropa.[2] Karier musiknya merambah ke arah musik opera sebelum Ia berusia 50 tahun. Debutnya, Hippolyte et Aricie (1733), mengundang kehebohan dan serangan kritik dari berbagai pihak karena harmonisasi musik revolusionernya yang digabung dengan gaya bermusik Lully.[2] Namun, keunggulan Rameau di bidang opera Prancis segera diakui.[2] Tren bermusik Rameau kehilangan peminatnya pada abad ke-18, dan pada abad ke-20 ada upaya serius yang dilakukan untuk menghidupkan kembali gaya bermusik itu.[2]

Rujukan

  1. 1 2 Shadily, Hassan.Ensiklopedia Indonesia. Jakarta:Ichtiar Baru Van Hoeve.
  2. 1 2 3 4 Christensen, Thomas (2002). The Cambridge History of Western Music Theory. Cambridge University Press. hlm. 759. ISBN 0-521-62371-5.


Flag of PrancisBiography icon

Artikel bertopik biografi Prancis ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan