Senin, 21 September 2026
13:37 WIB
TERKINI
Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya

Jean Meeus

Jean Meeus adalah seorang meteorolog dan astronom berkebangsaan Belgia. Ia dilahirkan pada tahun 1928. Jean Meeus memiliki ketertarikan khusus pada bidang matematika astronomi dan astronomi sferis. Pendidikannya ia tempuh pada bidang studi matematika di University of Louvain (Leuven) Belgia dan mendapatkan gelar lisensi pada tahun 1953. Semenjak tahun 1993 ia menjadi seorang ahli meteorolgi di Bandara Brussel. Selain itu dia bergabung dalam beberapa asosiasi astronom dan menjadi penulis beberapa karya ilmiah. Di antara hasil karya ilmiah yang dihasilkan berjudul "Transits" (1989), "Astronomical Algorithms" (1991 dan 1999), "Astronomical Tables of the Sun, Moon and Planets" (1983 and 1995), "Mathematical Astronomy Morsels" (1997), "Mathematical Astronomy Morsels" (2002), "Mathematical Astronomy Morsels III" (2004).[1][2][3]

Hasil pemikiran

Akhir dunia

Meeus telah membuat perkiraan atas ramalan bangsa Maya mengenai akhir dari siklus dunia melalui disposisi astronomi. Ia menetapkan akhir dunia dapat terjadi pada rentang tahun 1980 hingga tahun 2016.[4]

Referensi

  1. 1928-, Meeus, Jean, (2009). Astronomical algorithms. Willmann-Bell. ISBN 0-943396-61-1. OCLC 835710719.{{cite book}}: |last= memiliki nama numerikPemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link) Pemeliharaan CS1: Tanda baca tambahan (link)
  2. Jean., Meeus, (2002). More mathematical astronomy morsels. Willmann-Bell. ISBN 0-943396-74-3. OCLC 804676747.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link) Pemeliharaan CS1: Tanda baca tambahan (link)
  3. Anonymous (2011-06-17). "Honorary Member: Jean Meeus". RASC (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2021-11-27.
  4. Black, Jonathan (2015). Wiyati, Nunung (ed.). Sejarah Dunia yang Disembunyikan [The Secret History of the World] (PDF). Diterjemahkan oleh Soekato, I. B., dan Toha, A. Tangerang Selatan: PT. Pustaka Alvabet. hlm. 573. ISBN 978-602-9193-67-1.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penerjemah (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan