Rabu, 28 Oktober 2026
15:07 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Jean-Claude Duvalier

Jean-Claude Duvalier

politikus, Haiti

Bagikan:
Jean-Claude Duvalier
250px-Baby_Doc_%28centr%C3%A9e%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Presiden Haiti
Masa jabatan
22 April 1971 –7 Februari 1986
PendahuluFrançois Duvalier
PenggantiHenri Namphy
Informasi pribadi
Lahir(1951-07-03)3 Juli 1951
Meninggal4 Oktober 2014(2014-10-04) (umur 63)
Port-au-Prince, Haiti
Suami/istriMichèle Bennett
(1980–1990)
Pasangan serumah
Veronique Roy
(1990–2014)
HubunganFrançois Duvalier
(ayah)
Simone Ovide
(ibu)
AnakNicolas Duvalier
Anya Duvalier

Jean-Claude Duvalier (nama julukan Bébé Doc atau Baby Doc) (3 Juli 1951 – 4 Oktober 2014) adalah Presiden Haiti dari tahun 1971 sampai penggulingannya dengan cara pemberontakan pada tahun 1986. Ia menggantikan ayahnya, François "Papa Doc" Duvalier sebagai diktator Haiti sejak kematian ayahnya pada 1971. Ia menikah dengan Michèle Bennet.

Dia meninggal karena serangan jantung di rumahnya pada tanggal 4 Oktober 2014, pada usia 63.[1]

Masa kecil

Jean-Claude Duvalier dilahirkan di Port-au-Prince, dan pada April 1971, ia mengambil alih jabatan kepresidenan di Haiti pada usia 19 tahun setelah kematian ayahnya, François Duvalier (nama julukan "Papa Doc"). Dengan demikian ia menjadi presiden termuda di dunia.

Pelabuhan bebas Tortuga

Pada 1971, tak lama sebelum kematian "Papa Doc" Duvalier, seorang pengusaha Texas, Don Pierson, menandatangani kontrak 99 tahun untuk mengembangkan sebuah pelabuhan bebas di pulau Tortuga. Setelah kematian ayahnya dan setelah mengetahui kontrak yang baru senilai jutaan dolar antara Freeport dengan Gulf Oil Corporation, Jean-Claude Duvalier menyita seluruh usaha itu pada 1974, sehingga bubar.

Penindasan politik dan ekonomi

Baby Doc memegang kekuasaan hingga 7 Februari 1986 ketika, sebagai jawaban terhadap protes selama tiga bulan terhadap penindasan politik dan ekonomi oleh pemerintah, dan karena takut akan menghadapi tuntutan, ia melarikan diri dari Haiti dan menetap di Prancis, meskipun ia tidak pernah secara resmi mendapatkan asilum. Duvalier juga mengambil miliaran dolar dari dana yang digelapkannya. Di Prancis, ia hidup dengan mewah - memiliki sebuah vila di perbukitan Cannes, dua buah apartemen di Paris, sebuah chateau, ditambah dengan sebuah mobil Ferrari. Namun Duvalier kehilangan hampir 750 juta dolar karena perceraiannya dengan istrinya, Michelle Duvalier, dan kini hidup dengan amat sederhana.[2]

Pembuangan dan rencana kepulangan

Setelah digulingkannya Presiden Jean-Bertrand Aristide pada Februari 2004, Duvalier mengumumkan niatnya untuk kembali ke Haiti. Pada 2004 ia menyatakan niatnya untuk mencalonkan diri sebagai presiden Haiti dalam pemilu 2005 untuk Partai Kesatuan Nasional.

Referensi

Pranala luar

Jabatan politik
Didahului oleh:
François Duvalier
Presiden Haiti
1971-1986
Diteruskan oleh:
Henri Namphy
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan