Rabu, 23 September 2026
05:58 WIB
TERKINI
Regional Solo Safari Bantah Larang Hijab, Akui Ada Kesalahan Komunikasi Berita Banjir Bandang Landa Kompleks Pemkab Solok, Peralatan Kantor Hanyut dan Warga Mengungsi Berita Mengungkap Jaringan Video Asusila "A Day in My Life": Dua Pelaku Raup Jutaan Rupiah Berita Nusron Wahid Mundur dari Golkar, Serahkan Detail ke Bahlil Lahadalia Wawancara Tragedi 1965: Oka Rusmini Soroti Perampasan Hak Hidup Perempuan Prelude Dua Mantan Menteri Keuangan: Riwayat Berbeda di Kursi Kasir Negara Politik Kepala BGN Gencar Beriklan di Medsos, Benahi Citra Program Makan Bergizi Gratis Bisnis Jerat Pungli Ancam UMKM Indonesia: Kisah Bolosego dan Solusi Mendesak Hukum & Kriminal Empat Eks Pejabat LPEI Divonis 6 Tahun Penjara dalam Skandal Korupsi Pembiayaan Ekspor Hukum & Kriminal Mantan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Bebas Bersyarat Usai Dua Tahun Dipenjara Regional Solo Safari Bantah Larang Hijab, Akui Ada Kesalahan Komunikasi Berita Banjir Bandang Landa Kompleks Pemkab Solok, Peralatan Kantor Hanyut dan Warga Mengungsi Berita Mengungkap Jaringan Video Asusila "A Day in My Life": Dua Pelaku Raup Jutaan Rupiah Berita Nusron Wahid Mundur dari Golkar, Serahkan Detail ke Bahlil Lahadalia Wawancara Tragedi 1965: Oka Rusmini Soroti Perampasan Hak Hidup Perempuan Prelude Dua Mantan Menteri Keuangan: Riwayat Berbeda di Kursi Kasir Negara Politik Kepala BGN Gencar Beriklan di Medsos, Benahi Citra Program Makan Bergizi Gratis Bisnis Jerat Pungli Ancam UMKM Indonesia: Kisah Bolosego dan Solusi Mendesak Hukum & Kriminal Empat Eks Pejabat LPEI Divonis 6 Tahun Penjara dalam Skandal Korupsi Pembiayaan Ekspor Hukum & Kriminal Mantan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Bebas Bersyarat Usai Dua Tahun Dipenjara

Jaynie Anderson

Jaynie Anderson
Lahir
Melbourne, Australia
KewarganegaraanAustralia, Britania Raya

Jaynie Louise Anderson FAHA, OSI adalah seorang sejarawan seni, penulis dan kurator pameran asal Australia, yang dikenal karena publikasi dan pamerannya bertemakan lukisan Giorgione dan Venesia. Ia adalah Profesor Emeritus di Universitas Melbourne.

Tulisan

  • Giorgione: The Painter of Poetic Brevity, Paris/New York, 1997.[1]
  • Collecting, Connoisseurship and the Art Market in Risorgimento Italy: Giovanni Morelli’s Letters to Giovanni Melli and Pietro Zavaritt (1866 - 1872), Venice, Istituto Veneto, 1999.
  • Tiepolo's Cleopatra, Melbourne: Palgrave Macmillan, 2003.[2]
  • Crossing Cultures: Conflict, Migration and Convergence. The Proceedings of the 32nd International Congress in the History of Art, The Miegunyah Press, Melbourne University Publishing, Melbourne, 2009.[3]
  • The Cambridge Companion to Australian Art, Cambridge, 2011.[4]
  • Giuseppe Molteni in Correspondence with Giovanni Morelli - The Restoration of Renaissance Painting in mid nineteenth-century Milan, Florence 2014.
  • The Creation of Indigenous Collections in Melbourne: How Kenneth Clark, Charles Mountford, and Leonhard Adam Interrogated Australian Indigeneity. Musée du Quai Branly, Paris
  • Unconstrained Passions. The Architect’s House as a Museum, Lyon Housemuseum, 2016

Referensi

  1. Clough, Cecil H. (2004). "Review of Giorgione: The Painter of 'Poetic Brevity": 338–340. JSTOR 24413417.{{cite journal}}: Kutipan journal memerlukan |journal=
  2. Mateer, John. "Girl with a pearl ... in her drink". The Age. Diakses tanggal 25 Januari 2018.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. Patrick McCaughey, ‘Notions of Oneness’, Australian Book Review, October, 2009, pp. 39-40.
  4. Grishin, Sasha (25 Februari 2012). "An unusual companion". The Sydney Morning Herald. Diakses tanggal 25 Januari 2018.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan