Selasa, 03 November 2026
18:42 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare

Jauh di Mata

film Indonesia

Bagikan:
Jauh di Mata
ProduserWilly Wilianto
PemeranIda Abdi
Dicky Zulkarnaen
Astri Ivo
W.D. Mochtar
Deddy Sutomo
Aedy Moward
Brigitta Maria
Sudewo
Hardjo Muljo
Ratmi B-29
Penata musikA. Ryanto
SinematograferMiki Handojo
EditorWilly Wilianto
Tanggal rilis
1973
Durasi108 menit
NegaraIndonesia

Jauh di Mata adalah film Indonesia tahun 1973 dengan dibintangi oleh Ida Abdi dan Dicky Zulkarnaen.

Sinopsis

Ida lebih memilih Irwan yang sudah mapan, daripada Parsudi yang masih kuliah dan bersifat ugal ugalan. Apalagi orang tuanya juga tidak menyukai Parsudi. Parsudi kemudian merantau ke luar negeri. Kepulangan Parsudi dengan membawa kesuksesan dan perusahaan Irwan tergantung padanya. Parsudi ingin merebut kembali Ida dan anaknya Tita, yang diyakininya anak hasil hubungan gelap sebelum Ida menikah dengan Irwan. Ternyata memang betul Ida hamil sebelum menikah dengan Irwan, dan untuk menutupi aibnya dipilihlah Irwan. Melihat Tita yang menderita kelainan jantung, Parsudi mengurungkan niatnya. Tita akhirnya meninggal dengan boneka pemberiannya.[1]

Referensi

  1. ↑ Laman Jauh di Mata[pranala nonaktif permanen], diakses pada 15 Julli 2010

Pranala luar


Ikon rintisan

Artikel bertopik film Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan