Jumat, 23 Oktober 2026
17:42 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada
Jarum rajut

Jarum rajut

Bagikan:
250px-Knitting_needles.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Berbagai jenis jarum rajut
250px-Pink_knitting_in_front_of_pink_sweatshirt.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Orang sedang merajut memakai dua jarum rajut.

Jarum rajut atau hakpen adalah alat yang dipakai sewaktu merajut benang dengan tangan untuk menghasilkan kain rajutan. Bentuknya yang paling umum berupa batang panjang yang meruncing pada salah satu ujungnya, tetapi tidak seruncing jarum jahit. Jarum jenis ini dipergunakan dalam merajut dengan teknik kniitting.

Jarum untuk merenda yang memiliki pengait pada ujungnya disebut disebut jarum renda (hakpen). Jarum jenis ini dipergunakan dalam merajut dengan teknik crochet. Jarum ini sering juga disebut dengan nama crochet hook, yang jika diartikan berarti pengait rajut.

Batang jarum rajut yang panjang "memegang" sederetan tusukan yang sudah jadi namun masih bebas, dan menjaganya agar tidak terlepas. Batang jarum yang runcing dipakai untuk membuat tusukan baru. Tusukan baru dibuat dengan cara memasukkan ujung jarum yang runcing ke dalam lubang tusukan yang masih bebas hingga tercipta lubang tusukan baru yang sekaligus mengikat tusukan sebelumnya.

Ukuran Jarum Rajut

Alat ini tersedia dalam berbagai ukuran berdasarkan diameter dan panjang jarum. Ukuran jarum rajut yang dipakai disesuaikan dengan tebal benang yang ingin dirajut. Besar tusukan baru umumnya ditentukan oleh diameter jarum rajut yang dipakai. Tusukan berukuran besar dibuat dengan jarum bernomor besar, sementara tusukan berukuran kecil dibuat dengan jarum bernomor kecil. Panjang jarum rajut juga menentukan jumlah tusukan bebas yang dapat dipegang oleh sebuah jarum.

Sumber

Konversi Ukuran Hakpen Diarsipkan 2018-09-05 di Wayback Machine

Ikon rintisan

Artikel bertopik alat ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan