Minggu, 08 November 2026
16:05 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis
Janjaweed

Janjaweed

Bagikan:
250px-Darfur_report_-_Page_4_Image_1.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Seorang milisi Janjaweed berkuda.

Janjaweed (bahasa Arab:جنجويد, kadang ditranslasikan menjadi Janjawid, Janjawed, Jingaweit, Jinjaweed, Janjawiid, Janjiwid, Janjaweit, dll.) adalah suatu istilah yang merujuk terutama pada orang-orang bersenjata di wilayah Darfur, Sudan bagian barat. Menurut definisi PBB, Janjaweed terdiri dari para pejuang kulit hitam berbahasa Arab,[1] yang intinya berasal dari kaum Abbala (peternak unta) dengan melibatkan kaum Baggara (peternak sapi). Sejak tahun 2003, kelompok ini telah menjadi aktor utama dalam konflik Darfur, yang mempertentangkan kaum Arab Sudan nomaden dengan populasi non-Arab Sudan yang menetap (sedentary) dalam perebutan sumber daya dan alokasi lahan., konflik yang diperparah oleh kekeringan[2] Janjaweed merupakan pemain utama dalam konflik Darfur antara tahun 2003 dan 2020, sebagai oposisi terhadap Gerakan/Tentara Pembebasan Sudan dan pemberontak Gerakan Keadilan dan Kesetaraan. Pada tahun 2013, Pasukan Dukungan Cepat (Rapid Support Forces) muncul dari Janjaweed.

Etimologi

Asal usul kata Janjaweed tidak jelas. Mungkin berasal dari kata Arab jinn (bahasa Arab: جِنّ, harfiahnya 'tersembunyi, yaitu jin, setan, atau orang gila') dan ʾajāwīd (bahasa Arab: أَجاويد, harfiahnya 'kuda, penunggang kuda'), dan dengan demikian telah diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris oleh beberapa sumber sebagai "setan di atas kuda". Sumber lain menunjukkan bahwa mungkin berasal dari kata Persia jangjavi (bahasa Persia: جنگجوی, harfiahnya 'pejuang'), atau gabungan dari tiga kata: جَن (jan) dari bahasa Inggris "gun"; jinn; dan ʾajāwīd. Kata "Janjaweed" digunakan oleh François Tombalbaye, Presiden Kristen Chad, untuk meminggirkan lawan politik Muslimnya. Meskipun terdengar mirip, istilah ini tidak ada hubungannya dengan ganja atau gulma.

Rujukan

Pranala luar


Ikon rintisan

Artikel bertopik Afrika ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan