Senin, 28 September 2026
00:05 WIB
TERKINI
Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda
Jan Janssonius

Jan Janssonius

Halaman judul Nieuwen Atlas (Atlas Baru) karya Janssonius tahun 1641

Johannes Janssonius (lahir tahun 1588 di Arnhem – dimakamkan 11 Juli 1664 di Amsterdam; nama lahir Jan Janszoon), dalam bahasa Inggris dikenal sebagai Jan Jansson, adalah seorang kartografer dan penerbit Belanda yang hidup dan bekerja di Amsterdam pada abad ke-17.

Biografi

250px-Johannes_Janssonius%27_mark_%281588_%E2%80%93_1664%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lambang penerbitan Johannes Janssonius (dari BEIC)

Janssonius lahir di Arnhem, sebagai putra dari Jan Janszoon yang Tua (the Elder),[1] seorang penerbit dan penjual buku. Pada tahun 1612, ia menikahi Elisabeth de Hondt, putri dari Jodocus Hondius dan Colette van den Keere.[2] Peta pertamanya, yang menggambarkan Prancis dan Italia, ia terbitkan pada tahun 1616. Pada 1623, Janssonius telah memiliki toko buku di Frankfurt am Main, dan kemudian memperluas bisnisnya ke berbagai kota seperti Danzig, Stockholm, Kopenhagen, Berlin, Königsberg, Jenewa, dan Lyon. Istrinya, Elisabeth, meninggal dunia pada tahun 1627. Ia kemudian menikah lagi dengan Elisabeth Carlier pada tahun 1629. Janssonius menjalin kemitraan dengan saudara iparnya, Henricus Hondius,[3] dan bersama-sama mereka menerbitkan atlas-atlas dengan label Mercator/Hondius/Janssonius.

Di bawah pimpinan Janssonius, Atlas Hondius terus diperluas. Setelah berganti nama menjadi Atlas Novus, karya ini terdiri dari tiga volume pada tahun 1638, dengan satu volume khusus didedikasikan untuk Italia. Pada tahun 1646, volume keempat diterbitkan yang memuat "Peta Wilayah County di Inggris", setahun setelah terbitnya atlas serupa oleh Joan Blaeu. Peta-peta Janssonius sering kali mirip dengan karya Blaeu, sehingga ia kerap dituduh menyalin dari saingannya tersebut. Namun, banyak peta Janssonius justru dibuat lebih dahulu atau mencakup wilayah yang berbeda dari peta Blaeu. Pada tahun 1660, atlas ini telah berkembang menjadi sebuah karya monumental berjudul "Atlas Major", yang terdiri dari 11 volume dan memuat karya sekitar seratus penulis serta pengukir ternama. Karya ini mencakup deskripsi "sebagian besar kota di dunia" (Townatlas), peta dunia maritim (Atlas Maritimus dalam 33 peta), dan peta Dunia Kuno (60 peta). Volume kesebelas berjudul Atlas Langit (sebuah bentuk kartografi langit) karya Andreas Cellarius. Edisi atlas ini dicetak dalam bahasa Belanda, Latin, Prancis, dan beberapa kali dalam bahasa Jerman.

Setelah Janssonius wafat, perusahaan penerbitannya dilanjutkan oleh menantunya, Johannes van Waesbergen. Penjual buku asal London, Moses Pitt, berupaya menerbitkan Atlas Major dalam bahasa Inggris, namun terpaksa berhenti setelah volume keempat pada tahun 1683 karena kehabisan sumber daya.

Karya Pilihan

250px-Hondius-Jansson_America_Septentrionalis_1636_UTA.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
America Septentrionalis (Amerika Utara), tahun 1636. Judulnya merujuk pada tujuh bintang rasi bintang Biduk.

· Sueciæ, Norvegiæ et Daniæ Nova Tabula, Amsterdam sekitar tahun 1645. · Tabula exactissima Regnorum Sueciæ et Norvegiæ (1636), yang menggantikan peta karya Hondius II dari tahun 1613. · Gerardus Mercator; Jodocus Hondius I; Jan Janssonius; Pieter van den Keere; Abraham Goos (1628). Atlas minor (dalam bahasa Latin). Amsterdam: Jan Janssonius. LCCN 2017585947. OCLC 1039979074. Wikidata Q130391946. · Episcopatum Stavangriensis, Bergensis et Asloiensis, Amsterdam 1636–1642. Merupakan peta pertama yang menyebutkan nama Fyord Oslo (Oslo Fjord). Peta ini menggambarkan wilayah Norwegia Selatan yang meliputi keuskupan Stavanger serta area keuskupan Bergen dan Oslo.

Lihat pula

· Daftar kartografer · Sejarah kartografi · Willem Blaeu

Referensi

  1. ↑ Vintage Maps. "Johannes Janssonius (*1588–†1664)". Vintage Maps. Diakses tanggal 2 Februari 2012.
  2. ↑ "Venezuela dengan Bagian Selatan New Andalusia". Perpustakaan Kongres, Washington, D.C. 20540 AS. Diakses tanggal 27 November 2023.
  3. ↑ van Egmond, Marco (27 Mei 2024). "'Atlas maior' karya Blaeu: Hasil dari persaingan atlas sejati". Universitas Utrecht (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2 Oktober 2024.

Sumber

· Peter van der Krogt (ed.): Koeman's atlantes Neerlandici, Vol. 1: The folio atlases published by Gerard Mercator, Jodocus Hondius, Henricus Hondius, Johannes Janssonius and their successors, ’t Goy-Houten 1997, ISBN90-6194-268-3


Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Jan Janssonius.


Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan