Minggu, 25 Oktober 2026
08:11 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung
Jamal D. Rahman

Jamal D. Rahman

Bagikan:
Jamal D. Rahman
250px-Jamal_Rahman.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Jamal D. Rahman
Lahir(1967-12-14)14 Desember 1967
PekerjaanSastrawan
Masa aktif1990 - sekarang

Jamal D. Rahman (lahir 14 Desember 1967) adalah sastrawan berkebangsaan Indonesia. Sejak 1993 Jamal menjadi redaktur majalah Horison, dan kini dia memimpin majalah tersebut.[1]

Latar belakang

Jamal D. Rahman lahir dan besar di Lenteng Timur, Sumenep, Madura, 14 Desember 1967. Dia adalah alumnus Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan dan kemudian IAIN (kini UIN Syarif Hidayatullah Jakarta]]. Menyelesaikan S2 pada Fakultas Ilmu Budaya Universitas Indonesia (FIB-UI). Menulis puisi, esai, kritik sastra, masalah kesenian, dan kebudayaan di berbagai media massa.[2]

Ia kerap diundang mengikuti acara-acara sastra di dalam luar negeri antara lain Festival Seni Ipoh III, Negeri Perak, Malaysia (1998), Program Penulisan Majelis Sastra Asia Tenggara bidang Esai di Cisarua, Bogor (1999), Seminar Kritkan Sastra Melayu Serantau, Kualalumpur (2001), dan Pertemuan Penulis Asia Tenggara (South-East Asian Writers Meet) di Kualalumpur (2001), Festival Poetry on the Road di Bremen, Jerman (2004). Puisi-puisinya diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris dan Jerman. Dimuat dalam berbagai antologi.[3]

Karya

Tulisan-tulisannya juga dimuat dalam sejumlah buku, di antaranya Islam dan Tranformasi Sosial-Budaya (1993), Romo Mangun di Mata Para sahabat (1997), Tarekat Nurcholishy (2001), dan Ulama Perempuan Indonesia (2002). Jamal D. Rahman juga menjadi editor (bersama) lebih dari 20 buku, di antaranya Wacana Baru Fiqih Sosial: 70 Tahun KH Ali Yafie (Bandung, Mizan, 1997), Dari Fansuri ke Handayani, Sastra Indonesia dalam Program Sastrawan Bicara Siswa Bertanya (Jakarta, Horison, 2001), Horison Sastra Indonesia 1-4 (Jakarta, Horison, 2002), Kaki Langit Sastra Pelajar (Jakarta, Horison, 2002), dan Horison Esai Indonesia 1-2 (Jakarta, Horison, 2003). Ia juga pernah menjadi redaktur jurnal pemikiran Islam Islamika (1993-1995), wartawan majalah Ummat (1995-1999), dan redaktur majalah sastra Horison (sejak 1993). Kini, dia adalah pemimpin redaksi majalah sastra Horison. Kumpulan puisinya antara lain Airmata Diam (1993), Reruntuhan Cahaya (2003), dan Garam-Garam Hujan (2004). Jamal D. Rahman, pernah menjadi anggota Dewan Kesenian Jakarta periode 2003 - 2006.[4][5]

Lihat pula

Referensi

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan