Kamis, 05 November 2026
03:08 WIB
TERKINI
Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan

Djalaloeddin Thalib

Bagikan:
Jalaluddin Thaib
PekerjaanPengajar, politisi

Djalaluddin Thalib (EYD: Jalaluddin Thaib) (lahir di Jorong Subarang, Balingka, IV Koto, Agam, Sumatera Barat, 1895 – meninggal di Lubuk Basung, Agam, Sumatera Barat, 1959 pada umur 64 tahun) adalah seorang ulama, tokoh pendidikan dan pejuang kemerdekaan Indonesia.[1]

Jalaluddin Thaib lahir dari pasangan H. Muhammad Thaib Dt . Rajo Malintang dan Sitti Zulekha. Ayahnya adalah seorang pedagang sekaligus penghulu, sedangkan ibunya bersuku Sikumbang. Ketika masih berusia 5-7 tahun, Jalaluddin belajar di surau milik Syekh Daud Rasyidi. Di sinilah ia belajar banyak hal, termasuk silat. Syekh Daud Rasyidi juga merupakan pamannya. Setelah itu, Jalaluddin melanjutkan belajar ke Surau Syekh Muhammad Thaib di Sungayang, Batusangkar.

Ia merupakan salah seorang dari tiga serangkai Persatuan Muslim Indonesia (Permi) bersama Muchtar Lutfi dan Ilyas Ya'kub. Ia pernah dibuang ke Digul oleh penjajah Belanda karena aktivitas perjuangannya dianggap berbahaya oleh pihak penjajah.[2]

Karya tulis

  • Tentang Bahasa Arab (seluk beluk tata Bahasa Arab)
  • Tingkatan Bahasa Arab
  • Tafsir al-Munir
  • Pengasuh Anak-Anak Kepada Agama Islam
  • Pembuka Pintu Kemajuan
  • Semangat Jilid I
  • Semangat Jilid II
  • Peringatan Nasional

Referensi

  1. ↑ JALALUDDIN THAIB (1895–1959) Scribd Inc. Diakses 13 Mei 2013.
  2. ↑ Ulama perempuan Indonesia Edited by Jajat Burhanuddin, Gramedia Pustaka Utama. Diakses 13 Mei 2013.


Ikon rintisan

Artikel bertopik Ulama Nusantara ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan