Sabtu, 07 November 2026
02:12 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis
Jacques Cartier

Jacques Cartier

Bagikan:
Infobox orangJacques Cartier
250px-Jacques_Cartier_1851-1852.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Suntingan nilai di Wikidata
Biografi
Kelahiran31 Desember 1491 Suntingan nilai di Wikidata
Saint-Malo () Suntingan nilai di Wikidata
Kematian24 September 1557 Suntingan nilai di Wikidata (65 tahun)
Rothéneuf (en) Terjemahkan Suntingan nilai di Wikidata
Penyebab kematianPes dan Penyakit Rickettsia Suntingan nilai di Wikidata
Tempat pemakamanKatedral Saint-Malo Suntingan nilai di Wikidata
Governor of New France (en) Terjemahkan
24 Juli 1534 – 15 Januari 1541
← tanpa nilai – Jean-François Roberval (en) Terjemahkan →
Suntingan nilai di Wikidata
Kegiatan
PekerjaanNavigator,pereka cipta,Pelaut,seafarer (en) Terjemahkan,penjelajah,politikus Suntingan nilai di Wikidata
Pangkat militerlaksamana Suntingan nilai di Wikidata
Keluarga
Pasangan nikahMary Catherine des Granches Suntingan nilai di Wikidata
SaudaraJeanne Cartier Suntingan nilai di Wikidata
Penghargaan
Tanda tangan
Find a Grave: 29374454 Modifica els identificadors a Wikidata
250px-Jacques_Cartier_1851-1852.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Foto Jacques Cartier oleh Théophile Hamel, ca. 1844. Tidak ada foto-foto terbaru Cartier yang diketahui.

Jacques Cartier (Saint-Malo, Prancis, 31 Desember 1491 - 1 September 1557) adalah penjelajah berkebangsaan Prancis yang menurut pendapat umum adalah salah satu penemu utama Kanada, atau lebih tepatnya, wilayah-dalam yang akan menjadi bagian wilayah awal yang akan menjadi negeri tersebut.

Raja Prancis François I memilihnya untuk menemukan certaines îles et pays où l'on dit qu'il se doit trouver grande quantité d'or et autres riches choses ("pulau dan tanah yang konon memiliki sejumlah besar emas dan kekayaan lain"). Pada 1534 ia bertolak untuk mencari jalur barat ke Asia. Ia menjelajahi beberapa daerah yang sekarang adalah Newfoundland (mulai tanggal 10 Mei tahun itu) dan Canadian Maritimes dan di suatu tempat ia mendapat tahu tentang adanya sebuah sungai di sebelah barat lagi Sungai St. Lawrence) yang ia yakini adalah jalur barat laut yang dicari banyak orang. Ia berlabuh pertama kalinya di tempat yang sekarang adalah Gaspé, Quebec dan menegakkan salib di situ, mengklaim wilayah tersebut untuk Prancis. Lalu ia berlayar ke Québec City, yang waktu itu bernama Stadacona. Pada perjalanan ini, ia menculik dua putra Kepala Suku Donnacona, Domagaya dan Taignoagny dan membawa mereka pulang ke Eropa.

Cartier memulai pelayaran kedua pada tanggal 19 Mei tahun berikutnya dengan tiga kapal, 110 awak, dan dua anak yang diculik (yang dikembalikan kepada sang kepala suku). Ia berlayar ke hulu, ke desa Stadacona milik suku Huron dan desa Hochelaga milik suku Iroquois (Montreal) dan tiba pada tanggal 2 Oktober 1535. Ia mendapat kabar tentang negeri di sebelah utara bernama Saguenay, yang katanya penuh dengan emas dan kekayaan lain.

Pada 23 Mei 1541 ia berangkat dari St-Malo untuk ketiga kalinya. Kali ini ia mencari Saguenay; tetapi, perjalanannya terhenti di Hochelaga. Setelah melewati musim dingin yang parah di Kanada, ia kembali ke Prancis tahun berikutnya. Sebagian besar pelaut meninggal akibat scurvy ketika kapalnya terperangkap dalam es tanpa makanan cukup. Cartier harus meminta penduduk pribumi untuk obat tradisional setempat, yang diberikan. Cartier melewatkan sisa hidupnya di Saint-Malo dan rumahnya di dekat situ, dan wafat pada 1557. Ia meninggal sebelum terbentuk pemukiman permanen di wilayah temuannya; itu harus menunggu sampai Samuel de Champlain pada 1608

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Jacques Cartier.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan