Selasa, 20 Oktober 2026
18:32 WIB
TERKINI
Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari
Jacobus Duivenvoorde

Jacobus Duivenvoorde

Bagikan:

Jacobus Duivenvoorde

Uskup Agung Emeritus Merauke
Mgr._Jacobus_Duivenvoorde.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
GerejaGereja Katolik Roma
Keuskupan agung
Merauke
Penunjukan26 Juni 1972
(43 tahun, 224 hari)
Masa jabatan berakhir
7 April 2004
(75 tahun, 144 hari)
PendahuluHerman Tillemans, M.S.C.
PenerusNicolaus Adi Seputra, M.S.C.
Imamat
Tahbisan imam
5 September 1954[1]
(25 tahun, 294 hari)
Tahbisan uskup
1 Oktober 1972
(43 tahun, 321 hari)
oleh Herman Tillemans, M.S.C.
Informasi pribadi
Nama lahirJacobus Duivenvoorde
Lahir(1928-11-15)15 November 1928
Belanda Beverwijk, Holland Utara, Belanda
Meninggal16 November 2011(2011-11-16) (umur 83)
Belanda Biara Notre Dame,[2] Tilburg, Belanda
DenominasiKatolik Roma
Semboyan"Unitas in Vincula Pacis"
(Kesatuan dalam ikatan damai)

Mgr. Jacobus 'Jaap' Duivenvoorde, M.S.C. (15 November 1928 – 16 November 2011) adalah Uskup Agung Merauke sejak terpilih pada 26 Juni 1972 hingga mengundurkan diri pada 7 April 2004.

Karya

Duivenvoorde mengucapkan kaul pertamanya pada tanggal 21 September 1949.[3] Sejak awal, ia tertarik melakukan kegiatan misi ke Papua. Ketika muda, ia sering berkoresponden dengan rohaniwan di sana. Ia kemudian berkeputusan untuk pergi ke sana. Ia kemudian ditahbiskan menjadi imam pada tanggal 5 September 1954.

Pada tahun 1956, ia diangkat oleh uskup sebagai Sekretaris Keuskupan Agung Merauke. Selain mengerjakan pekerjaan di sekretariat, ia juga bertugas untuk mengajar agama di sekolah dasar, memberi homili di gereja, serta pelayanan pastoral bagi para polisi.

Ia terpilih menjadi Uskup Agung Merauke pada 26 Juni 1972 oleh Paus Paulus VI. Penunjukan ini bersamaan dengan dikabulkannya permohonan pensiun pendahulunya, Mgr. Herman Tillemans, M.S.C. Ia ditahbiskan pada 1 Oktober 1972 oleh Uskup Agung Emeritus Merauke, Mgr. Herman Tillemans, M.S.C. dengan didampingi oleh Uskup Djajapura Mgr. Herman Ferdinandus Maria Münninghoff, O.F.M. dan Uskup Manokwari, Mgr. Petrus Malachias van Diepen, O.S.A.

Selama menjadi Uskup, ia memberi perhatian pada semangat anak-anak muda Papua saat itu yang semangat dalam menjalankan ibadah sebagai bentuk pengabdian kepada Tuhan dan sesama. Gereja saat itu membantu masyarakat setempat menghayati hidup sebagai orang Kristen supaya menjadi nyata dalam keseharian mereka. Gereja juga terlibat aktif dalam proyek pertanian, perikanan, dan kegiatan lainnya yang sejenis.

Ia dikenal juga sebagai "pembangun jembatan" (pontifex). Ia menolak segala embel-embel yang menyusahkannya. Dalam berbagai kegiatan, ia hanya menggunakan cincinnya saja, sementara mitra dan tongkat gembala hanya digunakan dalam beberapa upacara saja.[4]

Bersama dengan Superior Daerah MSC Papua, ia mendirikan Sekretariat Keadilan dan Perdamaian Keuskupan Agung Merauke (SKP KAME) pada 1 Juli 2001, dengan mengangkat R.P. Jus Felix Mewengkang, M.S.C. sebagai Direktur SKP KAME yang pertama dan menjabat hingga tahun 2006.[5]

Mgr. Duivenvoorde menjadi Uskup Penahbis Utama bagi Aloysius Murwito, O.F.M. sebagai Uskup Agats pada 15 September 2002. Ia juga menjadi Uskup Penahbis Pendamping bagi Mgr. Leo Laba Ladjar, O.F.M. sebagai Uskup Auksilier Jayapura bergelar Uskup Tituler Bencenna pada 10 April 1994, Mgr. Hilarion Datus Lega sebagai Uskup Manokwari-Sorong pada 7 September 2003.

Ia menjabat sampai pengunduran dirinya diterima pada tanggal 7 April 2004. Beberapa hari kemudian, ia menjadi Uskup Penahbis Pendamping bagi Mgr. John Philip Saklil sebagai Uskup Timika pada 18 April 2004. Ia juga menjadi Uskup Penahbis Utama bagi penerusnya, Mgr. Nicolaus Adi Seputra, M.S.C. pada 25 Juli 2004. Pada hari Senin, 2 Agustus 2004, Mgr. Duivenvoorde meninggalkan tanah Papua.[6] Ia menempati sebuah bangunan nyaris kosong dan terkesan suram di biara Tilburg Belanda.[7] Ia meninggal dunia dalam usia 83 tahun pada 16 November 2011. Ia dimakamkan pada 21 November 2011 di Tilburg.[3]

Referensi

  1. ↑ "Catholic Hierarchy". Diakses tanggal 12 Januari 2013.
  2. ↑ http://kamerauke.blogspot.co.id/2014/04/kata-hati-mgr-j-duivenvoorde-msc.html
  3. 1 2 "Msgr. Jaap Duivenvoorde msc, Emeritus Archbishop of Merauke, Western Papua" (dalam bahasa Inggris). Missionaries of the Sacred Heart Australia. 27 November 2011. Diarsipkan dari asli tanggal 2016-08-18. Diakses tanggal 2016-08-07.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ "In memoriam Mgr. Jaap Duivenvoorde (2)". Diarsipkan dari asli tanggal 2016-08-10. Diakses tanggal 2016-08-07.
  5. ↑ https://issuu.com/jonastmsc/docs/warta_keluarga_chevalier_edisi_sept
  6. ↑ "Salinan arsip". Diarsipkan dari asli tanggal 2016-10-13. Diakses tanggal 2016-08-07.
  7. ↑ https://eltonpapua.wordpress.com/2010/01/01/duivenvoorde-tidak-berharap-mahkota-dari-tuhan/

Pranala luar

Jabatan Gereja Katolik
Didahului oleh:
Herman Tillemans, M.S.C.
Uskup Agung Merauke
26 Juni 1972 – 7 April 2004
Diteruskan oleh:
Nicolaus Adi Seputra, M.S.C.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan