Senin, 28 September 2026
02:42 WIB
TERKINI
Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda
Jacob Burckhardt

Jacob Burckhardt

Jacob Burckhardt
Jacburc2.gif?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
Jacob Burckhardt in 1892
Lahir(1818-05-25)25 Mei 1818
Meninggal8 Agustus 1897(1897-08-08) (umur 79)
PekerjaanHistorian

Carl Jacob Christoph Burckhardt (May 25, 1818–August 8, 1897) adalah seorang sejarawan seni dan budaya.[1] Siegfried Giedion menjuluki Burckhardt's sebagai seorang penemu terbesar dari zaman Renaissans.[1]

Kehidupan Awal

Sebagai putra dari seorang pendeta Protestan, Burckhardt lahir di Basel, di mana ia belajar teologi dengan harapan dapat menjadi seorang pendeta; namun, di bawah pengaruh Wilhelm Martin Leberecht de Wette, ia memilih untuk tidak menjadi seorang pendeta. Dia adalah anggota keluarga bangsawan Burckhardt.

Burckhardt menyelesaikan gelarnya pada tahun 1839 dan pergi ke Universitas Berlin untuk belajar sejarah,[4] terutama sejarah seni, yang saat itu merupakan bidang yang baru. Di Berlin, ia menghadiri kuliah dari Leopold von Ranke, pendiri sejarah sebagai disiplin akademis yang terhormat yang didasarkan pada sumber dan catatan, bukan opini pribadi. Ia menghabiskan sebagian dari tahun 1841 di Universitas Bonn, belajar di bawah sejarawan seni Franz Theodor Kugler, yang mendedikasikan buku pertamanya, Die Kunstwerke der belgischen Städte (1842).

Burckhardt mengajar di Universitas Basel dari tahun 1843 hingga 1855, kemudian di Sekolah Politeknik Federal. Pada tahun 1858, ia kembali ke Basel untuk menduduki jabatan guru besar yang dipegangnya hingga pensiun pada tahun 1893. Dia mulai mengajar sejarah seni pada tahun 1886. Ia dua kali menolak tawaran kursi profesor di universitas-universitas Jerman, yaitu di Universitas Tübingen pada tahun 1867 dan kursi Ranke di Universitas Berlin pada tahun 1872.

Karya

Riwayat Hidup Ringkas

250px-Basel_-_St.-Alban-Tor.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Gerbang Santo Alban di Basel, Swiss, kota kelahiran Jacob Burckhardt.

Carl Jacob Burckhardt lahir di Basel 25 Mei 1818.[2] Ia menimba ilmu dan berlatih di Berlin selama periode besar Universitas di bawah bimbingan Ranke.[2] Dia menjadi seorang pendeta Protestan yang mendedikasikan diri dalam bidang sejarah.[2] Dia menjadi ahli sejarah di tempat asalnya, juga kadang-kadang di Zurich.[2] Buku pertamanya adalah The Emperror Constantine yang terbit pada tahun 1853 sebagai sebuah karya besar yang didukung oleh sejarah Eropa.[2] Karya lainnya adalah Cicerone yang berisi tentang kenikmatan dari pekerjaan seni meliputi lukisan, patung, dan arsitektur di Itali.[2] Lima tahun kemudian ia meneribitkan sebuah karya tentang Budaya Renaisans di Itali.[2] Buku-buku Buckardt banyak diterbitkan dalam bahasa Inggris dan Jerman.[2] Dia juga mengarang buku-buku yang membahas para filsuf Yunani dengan gambar-gambar para filsuf yang ia kumpulkan.[2]

Referensi

  1. 1 2 Jakob Burckhardt Renaissance Cultural History
  2. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 (Inggris)Jacob Buckhardt., The Architecture of the Italian Renaissance. Chicago: University of Chicago Press, 1987, Hal. xvi
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan