Sabtu, 24 Oktober 2026
19:43 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung
Jabir bin Hayyan

Jabir bin Hayyan

Bapak Kimia | Ilmuwan Muslim di bidang astrologi, astronomi, farmakologi, filsafat, fisika, geografi, kedokteran, dan kimia | Dokter asal Iran

Bagikan:
Biografi ini tidak memiliki referensi atau sumber sehingga isinya tidak dapat dipastikan. Bantu memperbaiki artikel ini dengan menambahkan sumber tepercaya. Materi kontroversial atau trivial yang sumbernya tidak memadai atau tidak bisa dipercaya harus segera dihapus.
Cari sumber: "Jabir bin Hayyan" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR
(Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)
Biografi ini memerlukan lebih banyak catatan kaki untuk pemastian. Bantulah untuk menambahkan referensi atau sumber tepercaya. Materi kontroversial atau trivial yang sumbernya tidak memadai atau tidak bisa dipercaya harus segera dihapus, khususnya jika berpotensi memfitnah.
Cari sumber: "Jabir bin Hayyan" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR
(Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)
Abu Musa Jabir bin Hayyan
250px-Jabir_ibn_Hayyan%2C_PA04945.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lahir102 H/721 M
Meninggal199 H/815 M
ZamanDinasti Abbasiyah
DenominasiSyiah
Mazhab fikihIjtihad
Minat utamakimia · kedokteran

Abu Musa Jabir bin Hayyan (Bahasa Arab: جابر بن حیان, Bahasa Persia: جابر بن حیان, atau juga nisbahs al-Bariqi, al-Azdi, al-Kufi, al-Tusi dan al-Sufi; fl. c. 721 - c. 815), atau dikenal dengan nama Geber di dunia Barat dan lebih dikenal dengan Jabir bin Hayyan, seorang polymath terkemuka; kimiawan, alkimiawan, ahli astronomi dan astrologi, insinyur, ahli bumi, ahli filsafat, ahli fisika, apoteker dan dokter. Abu Musa Jabir bin Hayyan lahir di Thus, Kurasan, Persia pada tahun 721 Hijriah dan wafat pada tahun 815 Hijriah di Kuffah.[1] Kontribusi terbesar Jabir adalah dalam bidang kimia. Keahliannya ini didapatnya dengan berguru pada Imam Ja'far bin Muhammad AsShadiq keturunan ke 5 dari Nabi Muhammad saw, pada masa pemerintahan Manshur Addawaniqy di Baghdad. [butuh rujukan] Ia mengembangkan teknik eksperimentasi sistematis di dalam maupun di luar penelitian kimia, sehingga setiap eksperimen dapat direproduksi kembali. Jabir menekankan bahwa kuantitas zat berhubungan dengan reaksi kimia yang terjadi, sehingga dapat dianggap Jabir telah merintis ditemukannya hukum perbandingan tetap.[2]

Biografinya

Nasabnya Jabir bin Hayyan bin Abdillah Al-Kufy al-Azdy lahir di kota Kufah Irak. Keluarganya berasal dari Yaman yang hijrah ke Kufah.[3] Abu Musa Jabir bin Hayyan meninggal di Kufah pada usia 94 tahun pada tahun 815 M.[4]

Buku

Karya Jabir antara lain:

Referensi

  1. ↑ Abduh, Bilif (2023). Ensiklopedia Tokoh Islam Dunia. Yogyakarta: Checklist. hlm. 40–42. ISBN 978-602-5479-65-6.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  2. ↑ "Biografi Jabir Ibn Hayan, Bapak Kimia Modern - Pojok IPA". www.pojokipa.my.id. 2014-03-25. Diakses tanggal 2023-01-21.
  3. ↑ جمال الدين فالح الكيلاني جابر بن حيان صوفيا ، مجلة الديار اللندنية 2009
  4. ↑ Amr, S. S., dan Tbakhi, A. (2007). "Arab and Muslim Physicians and Scholars: Jabir ibn Hayyan". Annals of Saudi medicine. 27 (1): 53.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link)
  5. ↑ "Kitāb al-khawāṣṣ al-kabīr كتاب الخواص الكبير Jābir ibn Ḥayyān جابر بن حيان [5v] (19/212)"، Qatar Digital Library (باللغة الإنجليزية)، 09 سبتمبر 2016، مؤرشف من الأصل في 15 مارس 2020، اطلع عليه بتاريخ 15 مارس 2020.
Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Jabir ibn Hayyan.


Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi tokoh Islam ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan