Selasa, 03 November 2026
19:18 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare
Jabir bin Aflah

Jabir bin Aflah

Bagikan:
250px-Jabir_ibn_Aflah_%28MUNCYT%2C_Eulogia_Merle%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Jabir bin Aflah

Abū Muḥammad Jābir bin Aflaḥ (bahasa Arab:أبو محمد جابر بن أفلح, bahasa Latin:Geber/Gebir; 1100–1150) adalah seorang astronom dan matematikawan Muslim Arab asal Sevilla. Ia meneliti dan mengoreksi pemikiran Ptolemeus, termasuk Almagest. Kerja ilmiahnya dituangkan dalam buku Islah al Majisi (Koreksi terhadap Almagest). Pada beberapa bagian, ia memang mengoreksi pandangan, perhitungan, dan teori Ptolemeus terkait fenomena benda-benda angkasa.

Ia menunjukkan kesalahan sistem planet milik Ptolemeus dan memperbaiki hal terkait letak dua planet kecil di tata surya, yakni venus dan merkurius. Ptolemeus menempatkan kedua planet tadi berada di antara matahari dan bulan. Tindakan tersebut merupakan kritik pertama terhadap Ptolemeus. Pada bagian lain, ia menilai sejumlah perhitungan maupun rumus dasar matematika astronomi dari Prolemeus perlu dikaji kembali. Ia juga membahas tentang perhitungan trigonometri. Ia memelopori penyusunan rumus cos B = cos b sin A, cos C = cos A cos B yang diterapkan pada segitiga siku-siku.[1]

Referensi

Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi mengenai ilmuwan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan